Connect with us
data-ad-client="ca-pub-5380071771854709" data-ad-slot="4198541131" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Ekonomi

Budi Waseso Beberkan Strategi Bulog Tahun 2021

photo credit: Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso/dok. ss

EDUPUBLIK – Perum BULOG mengadakan pertemuan virtual direksi dengan rekan-rekan media untuk memperkenalkan susunan direksi baru serta penyampaian strategi Perum BULOG pada tahun 2021 ini.

“Program yang digagas Perum BULOG pada tahun 2021 sesuai dengan tujuannya sebagai stabilitator harga pangan, menjaga ketersediaan pangan dan menjaga cadangan pangan,” ujar Direktur Utama Perum BULOG, dalam acara meeting virtual dengan awak media, Rabu (3/2).

Budi menjelaskan, Bulog mempersiapkan stok pangan di hari-hari besar perayaan agama agar menjaga stabilitas harga pangan.

“Bulog juga menjual beras premium dengan harga medium dengan pembangunan fasilitas rice milling plant dan silo di 13 wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Serta membangun sistem untuk penjualan online, dan membangun gudang modern untuk menjaga pasokan beras dengan biaya yang lebih murah.

“Cadangan beras pemerintah di tahun ini sebesar 950 ribu ton sudah mencukupi alokasi yang dibutuhkan sebesar 800 ribu ton,” katanya.

“Selain itu Perum Bulog juga mengadakan ketersediaan daging, jagung, gula kristal putih dan bilamana masih ada kekurangan, Perum BULOG mendapat jatah kuota impor daging kerbau sebesar 80 ribu ton,” tambahnya.

Dia mengatakan, dalam menjaga kebutuhan pangan nasional, Bulog ikut berperan dalam menjaga swasembada pangan sesuai dengan arahan presiden.

“Peran BULOG sebagai penjaga kebutuhan pangan nasional, melalui program tahun ini ingin mencapai swasembada pangan sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Budi juga memperkenalkan Jajaran Direksi Perum Bulog yang baru, antara lain, Wakil Direktur Gatot Trihargo, Direktur supply chain dan pelayanan publik Mokhamad Suyamto, Direktur human capital Purnomo Sinar Hadi, Direktur bisnis Febby Novita, Direktur keuangan Bagya Mulyanto dan Sekretaris perusahaan Awaludin Iqbal. [ray]

EDUPUBLIK- BERITA TERBARU INDONESIA, DUNIA DAN PENDIDIKAN

Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Pedagang Daging Sapi Besok Mulai Berjualan

Published

on

courtesy of: @fahrul01/acehinfo/via:facebook

EDUPUBLIK – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto memastikan bahwa pedagang daging sapi akan kembali berjualan besok, Jumat (22/1), karena Kemendag telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan pasokan.

“Kami bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) dan PT Suri Nusantara Jaya. Mereka sudah bertemu, mereka sudah komit mulai besok sudah mengisi daging-daging sapi dan kerbau di pasaran,” kata Suhanto melalui keterangannya di Jakarta, (21/1).

Suhanto menyampaikan hal itu usai melakukan kunjungan ke Gudang Daging Sapi milik PT Suri Nusantara Jaya di Bekasi, di mana pemasok dan distributor daging tersebut memiliki cadangan daging sapi dan kerbau hingga 17.000 ton.

Dengan demikian Suhanto menyampaikan stok tersebut akan cukup untuk memenuhi kebutuhan daging hingga sekitar tiga bulan mendatang di DKI Jakarta yang kebutuhannya 5.500 ton daging per bulan.

“Jadi bagi masyarakat tidak perlu khawatir, mulai besok pedagang daging sapi mulai jualan lagi. Stok cukup dan aman,” ujar Suhanto.

Suhanto menyampaikan hal itu terkait beredarnya informasi tentang pedagang daging sapi yang berhenti jualan, sehingga terjadi kekosongan di beberapa tempat.

Melalui koordinasi tersebut, Suhanto mengatakan bahwa pemerintah berupaya menjaga stok daging di masyarakat agar tetap terpenuhi. Sementara itu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra menyampaikan kenaikan harga daging di dalam negeri sedikit banyak dipengaruhi oleh kenaikan harga daging sapi di salah satu negara pengekspor daging sapi ke Indonesia, yaitu Australia.

“Di Australia, karena mereka ada semacam regenerasi populasi sapi mereka, sehingga mereka agak sedikit menahan, bukan menghentikan ekspor mereka. Sehingga, memang gejala supply demand ini agak berubah. Kalau suplainya agak tertahan, harganya akan naik,” ungkap Syailendra.

Namun, lanjut dia, Pemerintah Indonesia tidak tinggal diam, dengan mencari alternatif sumber daging sapi dari negara lain, misalnya dari India, Brazil, dan bahkan sapi dari Meksiko. “Ini yang sedang kami jajaki ke depan, bukan hanya dalam jangka pendek, namun juga dalam rangka mengisi stok Ramadhan dan Idul Fitri,” pungkasnya. [rzy/ant]

Continue Reading

Ekonomi

Jokowi: OJK Harus Mengeluarkan Taringnya

Published

on

photo credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi)/via: facebook

EDUPUBLIK – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jangan sampai “mandul” dan “masuk angin” serta harus mengeluarkan taringnya dalam mengawasi industri jasa keuangan.

“Transaksi keuangan yang menjurus ke fraud harus ditindak tegas. Pengawasan OJK juga tidak boleh mandul, tidak boleh masuk angin, harus mengeluarkan taringnya, dan menjaga kredibilitas dan integritas. Ini sangat penting,” kata Presiden Jokowi secara virtual dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 di Jakarta.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa OJK dan pelaku industri jasa keuangan harus menjaga kepercayaan pelaku pasar dan masyarakat umum. Hal itu ditempuh dengan memastikan tidak ada lagi praktik industri keuangan yang merugikan masyarakat.

“Kita harus membangun sebuah sistem internal yang baik, membangun sebuah sistem yang berstandar internasional sehingga meningkatkan kepercayaan dunia internasional pada industri jasa keuangan kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden mengapresiasi kerja sama yang erat antara OJK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan LPS dalam mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 sejak 2020.

“Kemarin kerja sama antara pemerintah, Kemenkeu, OJK, BI, LPS, berjalan beriringan dengan baik. Setiap masalah selalu direspons dengan cepat, dan untuk tahun ini pemerintah ingin agar kerja sama itu bisa dilanjutkan,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden menyatakan berbagai kebijakan untuk menopang perekonomian pada 2021 telah disiapkan, terutama dengan telah rampungnya Undang-Undang Cipta Kerja. Dengan penerapan aturan perundang-undangan terbaru itu, diharapkan kegiatan dan produk ekonomi Indonesia akan semakin kompetitif di pasar global.

“Kita juga bersyukur UU Cipta Kerja telah diundangkan dan peraturan turunannya, PP atau Perpres, segera terbit dalam waktu secepatnya, agar kita semakin kompetitif di pasar, utamanya di pasar global,” kata Presiden Jokowi. [rzy/ant]

Continue Reading

Ekonomi

Harga Tahu dan Tempe Naik 10 persen

Published

on

ilustrasi: tempe dan tahu kedelai/via: facebook

EDUPUBLIK – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat memastikan produk tahu dan tempe telah tersedia di pasar-pasar Jakarta Barat meski harga jualnya lebih tinggi 10-20 persen dibanding sebelum aksi mogok produsen tahu dan tempe yang berlangsung empat hari.

“Dari hari Senin ketersediaan tahu dan tempe hasil pemantauan sudah tersedia, namun dengan penyesuaian harga baru,” ujar Kepala Sudin KPKP Iwan Indriyanto di Jakarta, (6/1).

Iwan mengatakan terdapat kenaikan harga pada tempe dari Senin sekitar 20 persen dari harga awal, akibat lonjakan bahan baku kedelai. Demikian pula dengan harga tahu yang naik sekitar 10-20 persen dari harga jual biasanya.

Pantauan ketersediaan tahu dan tempe tersebut dilakukan pada Minggu (3/1) hingga Selasa (5/1) di sejumlah pasar tradisional diantaranya Pasar Slipi Palmerah, Pasar Ganefo Kalideres, Pasar Pos Pengumben Kebon Jeruk, Pasar Kemiki Kembangan dan Pasar Tomang Barat Grogol Petamburan. [rzy/ant]

Continue Reading

Terpopuler