Connect with us

Edu Citizen

Karyawan PT MTI Menanam Benih Mangrove Di Hutan Ekowisata PIK

photo credit: karyawan PT Multi Terminal Indonesia menanam benih mangrove di Hutan Ekowisata Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, (9/5)/dok. dade

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Keberadaan Hutan Mangrove di daerah Jakarta khususnya di pesisir utara tentunya sangat di perlukan bagi Masyarakat sekitar.

Selain Melindungi garis pantai yang rentan dari hempasan gelombang, akar mangrove dapat menahan tanah juga dapat mencegah erosi pantai.

Sejalan dengan hal tersebut PT Multi Terminal Indonesia (MTI) melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang lingkungan melakukan penanaman benih mangrove di Ekowisata Pantai Indah Kapuk (PIK), sebagai kepedulian Perusahaan terhadap lingkungan.

Direktur Keuangan dan SDM PT MTI Miftahul Huda yang menghadiri kegiatan itu disambut baik oleh Kepala Bidang Kehutanan Provinsi DKI Jakarta Jaja Suarja yang turut mendampingi kegiatan Penanaman Mangrove.

“Kegiatan Penanaman benih mangrove ini merupakan bagian dari program CSR Perusahaan, dengan melakukan penanaman Mangrove diharapkan memiliki dampak yang baik bagi lingkungan kita,” kata Miftahul, di Jakarta, (9/5/2018).

Dia mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, kita tahu hutan mangrove mempunyai banyak sekali manfaat bagi ekosistem tidak hanya sebagai penahan abrasi air laut, tetapi juga tempat tinggal hewan dan tumbuhan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Bidang Kehutanan Provinsi DKI Jakarta yang sudah memfasilitasi kegiatan ini, hal ini merupakan kontribusi perusahaan terhadap kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sehat khususnya di daerah Jakarta,” katanya.

Pada kesempatan itu Kepala Bidang Kehutanan Provinsi DKI Jakarta Jaja Suarja menyampaikan Luas hutan mangrove PIK ini sekitar 337 hektar cukup luas jika dilihat dari letak geografis Jakarta utara, tetapi jika dilihat luas keseluruhan DKI Jakarta masih sangat kecil, baru sekitar 0,04 persen untuk ukuran Ruang Terbuka Hijau (RTH). DKI Jakarta saat ini memiliki RTH 11 persen.

“Masih jauh dari target untuk kualifikasi persyaratan kota sehat yaitu RTHnyamencapai 30 persen. Tentunya dengan keberadaan hutan Mangrove sebagai Ruang Terbuka ini sangat di perlukan oleh masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan, banyak masyarakat maupun instansi yang berkunjung ke kawasan ekowisata PIK ini untuk melakukan beberapa kegiatan.

“Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih kepada PT MTI yang peduli terhadap lingkungan khususnya keberadaan hutan mangrove ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Miftahul mengungkapkan, Multi Terminal Indonesia menanaman sebanyak 200 benih mangrove yang dilakukan oleh pekerja MTI.

“Dengan penanaman ini Perusahaan berharap dapat memberikan dampak positif bagi kelangsungan ekositem dan ikut serta dalam melestarikan alam,” ungkapnya. [dade]

Baca selanjutnya
Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EduOto