Connect with us

Edu Wisata

Eka Santosa Beri Catatan, Terkait Air Terjun Cisarua Garut – Jangan Salah Kaprah

EDUPUBLIK.COM, Garut  – Terkait peresmian air terjun Cisarua di Desa Sukamurni Kec. Cilawu Kab. Garut (12/11/2017). Air terjun atau curug yang berada di ketinggian 1.400 M DPL, dengan tinggi sekitar 40 M terdiri atas dua undakan, berlatar batuan raksasa era “jurrasic park”, terbilang eksotis karena selama ini cukup tersembunyi. “Sayangnya, saat saya ke sana hari itu usai diresmikan Kadisparbud Kab. Garut, kebetulan turun hujan. Mendadak, airnya keruh. Ini pertanda curug ini mulai sakit,” paparnya yang ditemui sedang berada di Bojong Koneng Kab. Tasikmalaya (13/11/2017).

photo credit: Eka Santosa ketua umum Gerakan Hejo / dok. Harri

Catatan lainnya menurut Eka masih ditemukan sampah plastik di area yang seharusnya steril dari limbah. Selain itu para pedagang makanan, ketaknya terlalu dekat ke obyek. “Katanya, pada malam hari sebelumnya di area ini ada genset segala. Bila prinsip konservasi dipegang teguh, ini tak boleh terjadi”, begitu ujarnya sambil menguraikan prinsip keseimbangan buhun dari masyarakat adat Sunda -“Harus ada keselarasan antara mahluk eling (manusia), nyaring (hewan & tumbuhan), serta cicing (alam benda). Biarkan semua berkelindan secara alami. Jangan salah kaprah …”

Lebih jauh saran Eka, sebagai patokan konservasi curug ini: “Hadirkan Perdes yang rinci mengatur konservasi ini.Atur penataan lingkungan, batas pengunjung harus membuka sepatu atau sandal, boleh mandi di sekitar curug namun tak boleh memakai sabun atau odol. Penggantinya, tawarkan alat pembersih tubuh yang ramah lingkungan, dan banyak lainnya.”

Edukasi, Ekologi, dan Ekonomi

Menyinggung saat peresmian curug ini, ada pejabat setempat yang berinisiatif ingin membuat taman bunga, dan arena bermain bagi anak-anak dan orang dewasa, seketika Eka tertawa.”Curug dengan eko sistemnya sudah merupakan taman ‘surgawi’ bagi mahluk di sekitarnya. Janganlah, membuat sesuatu yang bertabrakan dengan prinsip konservasi.”

Menyoal pentingnya penerapan konservasi yang benar, masih kata Eka yang sejak 2016 mencanangkan kondsi Jabar Darurat Lingkungan, serta pada 2017 menyatakan perang terhadap penjahat lingkungan. “Segera saya perintahkan ke Gerakan Hejo di Garut bersama pihak tetkait, melakukan pendidikan konservasi bagi warga di sekitar curug Cisarua.”

Keyakinan Eka pentingnya pendidikan konservasi itu, didukung fakta masyarakat adat di Jabar hingga saat ini dengan prinsip ‘pamali’ di antaranya mampu menjaga keseimbangan alam di sekitarnya. “Lihat saja masyarakat adat Cikondang di Kabupaten Bandung. Lalu, warga Kampung Adat Kuta di Ciamis, dan warga Kampung Adat Dukuh di Cikelet Garut. Saya tidak omong kosong loh ?!” Keyakinan lainnya, menurut Eka bahwa warga di sekitar curug Cisarua itu amatlah penurut. Ia yang sempat berbincang dengan pengunjung dan pimpinan formal maupun in formal setempat:”Mereka mendukung kala ide dasar ini dilontarkan. Yang tak ada itu keteladanan dari pimpinan setempat. Yakin, bisa semua ini terwujud.”

‘Akan’ Ditindaklanjuti ?

Mengklarifikasi catatan Eka terkait nasib curug Cisarua yang menurut Eka sudah mulai ‘sakit’ dari segi lingkungan hidup, redaksi menghubungi Wa Ratno Ketua DPD Gerakan Hejo Kab. Garut. “Benar, apa yang dikemukakan Pak Eka. Koreksi dan saran itu akan segera ditindaklanjuti di lapangan.”

photo credit: Wa Ratno Ketua DPD Gerakan Hejo Kab. Garut / dok. Harri

Menurut Wa Ratno diakui tahap peresmian ini, tak lain sebagai entry point untuk pembenahan terkonsep di masa mendatang. “Secara konseptual, sudah kami ungkapkan ke warga dan pihak tetkait. Beri kami waktu sejenak mewujudkannya,” pungkasnya sambil menambahkan -“Konservasi alam seperti di Korea, China, juga di Australia nanti akan dilakukan. Maaf, kemarin waktu peresmian masih banyak kekurangan.” [HS]

Baca selanjutnya
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu Wisata

Taman Margasatwa Ragunan Siap Sambut Liburan Natal dan Tahun Baru

Published

on

credit: grafik gambar Taman Margasatwa Ragunan/dok. facebook

JAKARTA – Pusat Konservasi Taman Margasatwa Ragunan atau Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan menyatakan kesiapannya untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2020 dan untuk itu rapat internal sudah dilakukan.

“Siang ini kita gelar rapat internal, segala macam persiapan kita bahas dalam rapat ini,” kata Ketut Widarsana selaku Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan, saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Senin (9/12).

Menurut Ketut, persiapan menghadapi natal dan tahun baru kali ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, di antaranya penyiapan personel, penambah jumlah operasional loket pelayanan dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas maupun rambu-rambu petunjuk jalan.

Ia mengatakan pada hari biasa jumlah petugas pelayanan yang dikerahkan sebanyak 30 orang, jika pada saat musim liburan (peak season) bisa mencapai 100 orang.

“Petugas itu terdiri atas petugas pelayanan seperti pengatur parkir kendaraan, petugas pemandu masuk kendaraan, petugas kebersihan dan macam-macam terkait layanan,” kata Ketut.

Sementara itu, untuk loket pelayanan pada hari biasa hanya dibuka di pintu masuk Timur dan Barat dengan jumlah antara enam sampai tujuh loket masuk.

“Kalau peak season gini kita buka semua loket, ada 57 loket masuk,” kata Ketut.

Ragunan merupakan kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, berdiri sejak 1864 memiliki luas sekitar 147 hektare dengan koleksi satwa sebanyak 2.100 ekor satwa.

“Selain satwa kita juga punya koleksi tanaman, juga ada pohon-pohon jumlahnya mencapai 50 ribuan,” katanya. Ragunan juga dilengkapi sejumlah wahana seperti Taman Satwa Anak-Anak, pusat primata termasuk di dalamnya terdapat Gorila.

Menurut Ketut, jika libur biasa jumlah kunjungan tertinggi bisa mencapai 20 ribu orang, tapi jika musim libur seperti tahun baru jumlah pengunjung Ragunan bisa mencapai 100 ribu orang dalam satu hari.

“Biasanya puncak kunjungan itu tanggal 1 Januari, pengunjung bisa mencapai 100 ribu orang,” kata Ketut. [ant]

Continue Reading

Edu Wisata

Tips Persiapan Liburan Dengan Harga Gledek

Published

on

ilustrasi: foto milik @mulkisalman via: instagram

JAKARTA – Liburan saat ini menjadi agenda wajib bagi hampir sebagian masyarakat. Kapan pun dan ke mana pun tujuannya, melepaskan penat dari rutinitas adalah sensasi terbaik yang ingin didapatkan dari setiap liburan.

Agar tujuan liburan bisa diwujudkan sesuai perencanaan serta lancar, ada baiknya persiapkan dulu segala sesuatunya sebelum liburan.

Berikut tips liburan dengan harga gledek dari tiket.com:

Tentukan Destinasi Liburan

Hal yang harus dilakukan adalah tentukan dulu destinasi liburanmu. Setiap orang memiliki preferensi tipe lokasi apa saja yang ingin dikunjugi, baik gunung ataupun pantai.

Pilih Jenis Transportasi untuk Liburan

Setelah memutuskan destinasi liburan, saatnya untuk memilih jenis transportasi yang akan digunakan. Pilih transportasi sesuai bujet maupun kebutuhan waktu.

Apabila durasi perjalanan yang menjadi pertimbangan silakan untuk memilih transportasi pesawat, apabila bujet yang menjadi pertimbangan silakan untuk memlih transportasi kereta api yang lebih ekonomis.

Penting untuk mengetahui detail jadwal dari masing-masing transportasi sebelum memutuskan transportasi apa yang akan dipilih melalui penyedia jasa online travel agent (OTA).

Tepat Memilih Lokasi Hotel

Di zaman yang serba praktis, akses informasi terkait destinasi serta akomodasi dapat dengan mudah didapatkan secara online.

Setelah mengetahui destinasi apa saja yang akan dituju, ada baiknya menyesuaikan lokasi hotel yang letaknya berada di tengah atau area destinasi yang akan dikunjungi.

Aplikasi OTA tiket.com membantu memberikan para pelancong kemudahan informasi lokasi hotel melalui fitur maps hotel untuk mengetahui lokasi ataupun destinasi liburan apa saja yang terdekat dengan hotel dipilih.

Setelah ketiga poin di atas telah dipersiapkan, hal yang utama yang pastinya akan menentukan jadi atau tidaknya liburanmu adalah pembelian tiket.

Tiket pesawat dan hotel adalah faktor pengeluaran yang paling besar, jadi yang harus dilakukan adalah mencari tiket murah.

Nah untuk mencari tiket murah, kini tak perlu cemas lagi, karena sebentar lagi tiket.com akan menghadirkan kembali promo harga gledek.

Lewat promo Online Tiket Week (OTW) kamu akan bisa menemukan tiket pesawat dan tiket hotel dengan “harga gledek”.

Akan ada banyak rute penerbangan baik domestik maupun internasional serta hotel yang akan mendapatkan promo ini.

Untuk itu tunggu rute kemana saja dan hotel apa saja yang akan ada promo besar-besaran.

Merencanakan liburan dengan menghemat biaya tiket pesawat dan tiket hotel, dapat dimulai dengan mengecek secara rutin aplikasi tiket.com.

karena akan ada banyak diskon penerbangan serta hotel di kota besar Indonesia hingga destinasi luar negeri di minggu ini.                          

Jadi, untuk Anda yang belum punya aplikasi tiket.com, langsung saja mengunduhnya secara gratis di Google Playstore dan App Store.

Gaes, mau ke mana? semua ada tiketnya!. [aa]

penulis: Alissa A

Continue Reading

Edu Wisata

5 Tempat Wisata Kekinian Di Kota Bandung, Gratis?

“Tempat-tempat menarik di sekitar Kota Bandung yang cocok dikunjungi bersama kerabat di akhir pekan”

Published

on

foto milik: @mulkisalman/via: instagram

BANDUNG selalu jadi destinasi favorit untuk mengisi akhir pekan. Kamu yang mau liburan murah meriah bisa banget deh! Kota Bandung selalu menarik minat wisatawan untuk menghabiskan liburan dan akhir pekan bersama keluarga. Tidak semua tempat wisata di Bandung yang kekinian, mengharuskan pengunjung untuk membayar lho.

Ada banyak alternatif tempat wisata gratis dan kekinian yang bisa dikunjungi. Melansir dari blog tiket.com dengan artikel yang berjudul Ide Liburan Weekend Murah Meriah di Bandung”, berikut daftar lokasi wisata kekinian yang bisa dikunjungi ketika berlibur ke daerah Bandung:  

1. Museum Konferensi Asia Afrika

Di museum ini, kamu bisa merasakan semangat negara-negara di kawasan Asia dan Afrika dalam melawan penjajahan. Salah satu ruangan yang menjadi favorit para pengunjung, tentu saja ruang konferensi dengan deretan bangku dan mimbar, yang membuat seolah kita kembali pada saat penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika di tahun 1955. Cukup mengisi buku tamu dan tidak dipungut biaya, kamu bisa menjelajahi museum bersejarah ini sampai puas.

2. Lapangan Alun-alun Bandung

Lapangan alun-alun terletak di pelataran Masjid Raya Bandung. Lapangan dengan rumput sintetis ini merupakan favorit warga dan para Turis yang datang kesini. Kamu bisa puas bermain dan berfoto di tempat ini. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke dalamnya, tapi segala jenis alas kaki seperti sandal dan sepatu wajib dilepas.

3. Taman Tematik

Taman Tematik di Kawasan Balaikota Bandung, terdapat aneka taman tematik dengan aneka fasilitas yang menarik. Ada beberapa taman di kawasan ini, yaitu Taman Sejarah, Taman Labirin, Taman Badak dan Taman Dewi Sartika. Yang menarik, di kawasan ini terdapat kolam dangkal dengan air yang jernih dan bersih, dan pastinya menjadi favorit anak-anak untuk bermain. Selain itu, taman-taman ini juga dilengkapi dengan free Wi-fi.

4. Teras Cihampelas

Jika ingin membeli aneka souvenir atau mencicipi aneka kuliner lezat khas Bandung, bisa ditemukan di Teras Cihampelas. Di teras Cihampelas memang diperuntukkan untuk menampung para pedagang yang seblumnya berdagang di pinggir jalan. 

Skybridge yang membentang di atas jalan Cihampelas ini, juga memiliki aneka spot foto yang menarik. Di beberapa spot juga terdapat live music dari para musisi jalanan yang kreatif. Beberapa cafe dan toko di sepanjang jalan Cihampelas juga sudah membuka akses agar dapat langsung di masuki dari Teras Cihampelas.

5. Hutan Kota Babakan Siliwangi

Bagi kamu yang ingin menghirup udara segar dan menjauhkan diri dari kebisingan, bisa datang ke hutan kota ini. Yang menarik dari hutan kota ini, terdapat skybridge yang membentang di sepanjang area hutan yang memudahkan pengunjung untuk menjelajahi kawasan ini. Area parkirnya cukup luas, dan tidak perlu kuatir jika tidak membawa kendaraan pribadi, sebab area ini juga dilewati oleh kendaraan umum.

Selain kawasan di atas, sebetulnya masih banyak objek wisata menarik di Bandung yang dapat di akses oleh traveler. Ada Museum Gedung Sate, Bandung Planning Gallety, Teras Cikapundung dan masih banyak lagi.

Selamat Berlibur.

Penulis: Yosi Maharyati

Continue Reading

Terpopuler