Connect with us
data-ad-client="ca-pub-5380071771854709" data-ad-slot="4198541131" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

International

[HONGKONG RIOT] Polisi Kepung Mahasiswa Di Kampus Universitas Politeknik

credit: @AJenglish/via: twitter

EDUPUBLIK – Para pengunjuk rasa anti-pemerintah yang berada di sebuah universitas Hong Kong mencari jalan keluar pada Selasa setelah lebih dua hari bentrokan dengan polisi, yang ditandai dengan antara lain penangkapan lebih 1.000 orang dalam waktu 24 jam.

Sekitar 100 pemrotes terperangkap di Universitas Politeknik sehari setelah para mahasiswa, sebagian kelelahan dan takut akan penyerbuan kampus itu oleh polisi, berusaha meloloskan diri.

Polisi memukuli bagian belakang sejumlah mahasiswa dan menembakkan peluru-peluru karet, gas air mata dan menyemprotkan air ke arah mahasiswa.
Sebanyak 235 orang yang luka-luka dibawa ke rumah sakit pada Selasa, kata pengelola rumah sakit.

“Saya ingin pergi, saya merasa sangat lelah,” ujar Thomas, 20 tahu, mahasiswa di univeristas lain yang sudah berada di kampus itu sejak pengepungan dimulai. “Saya tidak melempar molotov. Saya disini dukung protes.”

Dia kemudian berjalan pelan, bersama dengan 10 mahasiswa lainnya, ke arah polisi, yang menggeledah dan menangkapnya. Ia memiliki menyimpan nomor-nomor telepon pengacara yang ditulis di bagian tangan kanannya.

Pada malam hari, sekelompok kecil mahasiswa berusaha lari melalui gerbang utama kampus itu. Sebagian besar, jika tidak semua, kembali ke dalam kampus ketika polisi berteriak ke arah mereka dan mengarahkan lampu senter mereka daripada melepaskan tembakan.

Polisi mengatakan hampir 800 orang sudah meninggalkan kampus itu dengan damai pukul 23.00 waktu setempat dan akan diperiksa, termasuk hampir 300 mahasiswa yang berumur di bawah 18 tahun. Sekitar 20 orang sukarelawan yang memberikan bantuan medis juga sudah pergi.

Sekitar 1.100 orang telah ditangkap dalam 24 jam belakangan ini atas tuduhan termasuk melakukan pengrusakan dan kepemilikan senjata serang, kata polisi. Sejak protes-protes mulai terjadi pada Juni, lebih 5.000 orang ditahan.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan dia berharap masalah yang terjadi dapat teratasi dan mengatakan kepada polisi untuk bertindak manusiawi.

Lam mengatakan hal itu setelah kepala kepolisian yang baru di kota yang diperintah China menyerukan dukungan dari semua warga agar mengakhiri demonstrasi yang sudah berlangsung selama beberapa bulan. Aksi tersebut dipicu oleh ketakutan akan tindakan pemerintah pusat China membatasi kebebasan dan otonomi khusus bekas koloni Inggris itu, termasuk peradilannya yang independen.

China mengatakan pihaknya berkomitmen kepada formula “satu negara, dua sistem”. Hong Kong kembali ke bawah kekuasaan China tahun 1997, dan menuding negara-negara asing menyulut peristiwa-peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini. [reuters]

Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

International

Norwegia Menutup Perbatasan

Published

on

Photo credit: Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg/@jennhroach/via: twitter

EDUPUBLIK – Norwegia akan menutup perbatasannya bagi semua pengunjung, kecuali mereka yang memiliki keperluan mendasar, kata Perdana Menteri Erna Solberg pada Rabu (27/1).

Dengan demikian, Norwegia memperketat pembatasannya pada kegiatan perjalanan –salah satu yang paling ketat di Eropa.

“Pada praktiknya, perbatasan akan ditutup untuk siapa pun yang tidak tinggal di Norwegia,” kata Solberg dalam konferensi pers.

Meski pengecualian akan berlaku untuk beberapa kelompok, termasuk pekerja kesehatan dari beberapa negara, kebanyakan pekerja migran akan dicegah untuk datang, katanya.

“Apa yang kami lihat adalah bahwa virus yang bermutasi telah menyebar secara signifikan di banyak negara yang tidak memantau tingkat mutasi dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Norwegia, Denmark, dan Inggris,” kata Solberg tentang alasan mengapa langkah-langkah terbaru diterapkan.

Negara yang bukan anggota Uni Eropa itu pada Sabtu (23/1) mengumumkan karantina wilayah pada ibu kotanya setelah kemunculan wabah varian virus corona yang lebih menular, yang pertama kali diidentifikasi di Inggris.

Di antara tindakan yang diterapkan pada 23 Januari, toko-toko nonesensial di dan sekitar Oslo untuk saat ini ditutup –pertama kalinya selama pandemi.

Norwegia mengalami penurunan tingkat infeksi virus corona, kata Solberg.

Tingkat reproduksi kabupaten, yang menunjukkan berapa banyak rata-rata orang yang terinfeksi menularkan virus, berada di angka 0,6, tambahnya.

Norwegia mencatat salah satu tingkat infeksi baru terendah di Eropa per 100.000 penduduk, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa.

Sementara para pelaut di kapal dagang masih diizinkan melakukan perjalanan, Asosiasi Pemilik Kapal Norwegia (NSA) mempertanyakan rencana perdana menteri tersebut.

“Ini akan sangat sulit,” kata Kepala Eksekutif NSA Harald Solberg. “Kami membutuhkan keputusan cepat, dan perbaikan, kompensasi bagi semua orang yang sekarang akan menghadapi konsekuensinya,” katanya. [rzy]

Continue Reading

International

PM Ardern: Pintu Masuk Selandia Baru Mungkin Terus Tertutup Di 2021

Published

on

photo credit: PM Selandia Baru Jacinda Ardern/courtesy of @ajplus/via: twitter

EDUPUBLIK – Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, bahwa pintu masuk ke negara itu akan terus ditutup pada 2021 atas pertimbangan pandemi COVID-19 yang masih terjadi di negara-negara dunia.

“Dengan adanya risiko di seluruh dunia serta ketidakpastian tersedianya vaksin secara global, kami dapat mengatakan bahwa pintu masuk ke negara kami akan terdampak pada sebagian besar tahun ini,” kata Ardern dalam sebuah konferensi pers, (26/1).

Untuk memulihkan kembali perjalanan, otoritas harus yakin bahwa orang-orang yang telah divaksin tidak akan menularkan COVID-19 kepada orang lain–yang sejauh ini belum diketahui apakah memang demikian.

Atau, otoritas harus memastikan bahwa telah ada cukup banyak orang yang divaksin sehingga mereka bisa memasuki Selandia Baru dengan aman.

Bagaimanapun, kedua kemungkinan itu juga akan membutuhkan waktu yang lama, menurut Ardern.

“Sementara itu, kami akan terus mengejar (kesepakatan) koridor perjalanan dengan Australia dan negara Pasifik, namun negara-negara lainnya memberikan risiko yang terlalu besar bagi kesehatan dan ekonomi kami untuk mengambil risiko itu dalam tahap ini,” kata Ardern.

Selandia mengonfirmasi satu kasus infeksi pada seorang perempuan yang kembali ke Selandia Baru pada 30 Desember 2020, yang teruji positif COVID-19 varian virus Afrika Selatan setelah meninggalkan karantina wajib 14 hari.

Atas kasus itu, Australia segera menangguhkan koridor perjalanan dengan Selandia Baru selama 72 jam.

Otoritas kesehatan diperkirakan akan menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 secepat-cepatnya pada pekan depan, seiring dengan munculnya tekanan agar Selandia Baru segera memulai vaksinasi terkait konfirmasi satu kasus baru penularan lokal tersebut usai berbulan-bulan nihil infeksi.

Ardern menyebut bahwa saat ini regulator obat-obatan, Medsafe, tengah bekerja untuk memberikan jaminan penggunaan darurat untuk vaksin Pfizer-BioNTech.

Kiriman vaksin pertama dijadwalkan tiba di Selandia Baru pada akhir kuartal pertama, namun pemerintah menginginkan segala sesuatunya telah siap sebagai antisipasi vaksin tersebut dapat datang lebih awal.

Selandia Baru mengonfirmasi dua kasus baru COVID-19 di fasilitas isolasi negara itu pada Selasa, tanpa kasus penularan lokal. Saat ini, ada 65 kasus aktif dengan jumlah kasus seluruhnya tercatat 1.934 kasus disertai 25 kematian. [reuters]

Continue Reading

International

India Blokir Tiktok dan 58 Aplikasi Video Dari China

Published

on

ilustrasi/courtesy of varietydotcom/via:.twitter

EDUPUBLIK – Kementerian elektronik dan teknologi informasi India telah mengeluarkan pemberitahuan baru untuk memberlakukan larangan permanen pada aplikasi video TikTok dan 58 aplikasi China lainnya pada bulan Juni.

Ketika pertama kali memberlakukan larangan, pemerintah India memberi 59 aplikasi tersebut kesempatan untuk menjelaskan posisi mereka tentang kepatuhan terhadap persyaratan privasi dan keamanan.

Perusahaan, termasuk platform distribusi video populer TikTok milik ByteDance, platform perpesanan WeChat milik Tencent dan peramban UC Browser milik Alibaba, juga diminta untuk menanggapi daftar pertanyaan soal privasi dan keamanan.

“Pemerintah tidak puas dengan tanggapan/penjelasan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan ini. Oleh karena itu, larangan 59 aplikasi ini sudah permanen sekarang,” surat kabar India melaporkan, menurut sumber yang mengetahui pemberitahuan tersebut, dikutip dari reuters, (26/1).

Kementerian ITE India, pada Juni, mengeluarkan perintah pemblokiran dengan menyatakan bahwa aplikasi-aplikasi tersebut “merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum.”

Perintah, yang oleh India disebut sebagai “serangan digital,” merupakan buntut dari bentrokan pasukan China di perbatasan Himalaya yang menewaskan 20 tentara India.

Pada bulan September, India memblokir 118 aplikasi seluler lainnya, termasuk video game populer dari Tencent, PUBG, yang meningkatkan tekanan pada perusahaan teknologi China.

Perwakilan TikTok, menurut media India, mengatakan sedang mengevaluasi pemberitahuan tersebut dan akan menanggapinya sebagaimana mestinya. [reuters]

Continue Reading

Terpopuler