Connect with us

Nasional

3,4 Juta Pemudik Melalui Jalur Laut, Menhub Siapkan 1.293 Unit Kapal

photo credit: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi/dok. Dade

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan penyelenggaraan siaga angkutan laut lebaran tahun ini dimulai 31 Mei hingga 1 Juli 2018.

“Guna mengantisipasi lonjakan penumpang telah disiapkan 1293 unit kapal untuk 3,4 juta penumpang,” ujar Menhub Budi, saat memimpin langsung Apel Siaga Angkutan Laut Lebaran 2018, di terminal penumpang pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, (31/5/2018).

Selain itu Menhub Budi berpesan supaya kapal yang digunakan untuk angkutan lebaran nanti sudah dilakukan uji petik kelaikan laut, terutama kapal penumpang.

“Ini menjadi tugas berat bagi perhubungan laut, tapi saya minta bekerja dengan ikhlas, agar para petugas selalu membantu terhadap para pemudik bareng guyub rukun,” kata Menhub.

Dia menambahkan, Agar diperhatikan penumpang dan membantu pemudik. “Dan Jangan ada pungli,” kata Menhub.

Lebih lanjut, Dia mengatakan, bahwa tahun 2018 ini, Kemenhub (Ditjen Hubla) juga menyelenggarakan mudik gratis kapal laut untuk pengendara sepeda motor.

“Saya berharap supaya masyarakat dapat memanfaatkan mudik gratis ini tujuan Priok-Semarang (PP),” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Agus Purnomo mengatakan dengan persiapan kesiap siagaan ini diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudiknya dengan lancar, aman, selamat, tertib dan nyaman.

Dia mengatakan, perjalanan mudik ke kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia pada saat datangnya Hari Raya Idul Fitri.

Pada saat itu, lanjutnya, terjadi perpindahan masyarakat dengan jumlah besar dan dalam waktu yang bersamaan.

“Sebagaimana arahan Menhub pada apel siaga tersebut, dalam kondisi seperti ini tentu saja harus diantisipasi dengan penyediaan sarana angkutan publik yang andal termasuk pada moda transportasi laut,” tandasnya. [dade]

Baca selanjutnya
Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Jokowi: Gerakan Pramuka Harus Merevitalisasi Diri Agar Tahan Banting

Published

on

photo credit: Hari Pramuka, (14/8)/dok. dade

JAKARTA – Gerakan Pramuka di Tanah Air telah turut berkarya dalam pembentukan generasi muda Indonesia yang cinta Tanah Air, yang berdarma bakti bagi kejayaan bangsa dan negara. Oleh karena itu, agar tetap relevan dengan kehidupan generasi muda Indonesia saat ini, Gerakan Pramuka harus direvitalisasi, selama 57 Tahun.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam amanatnya saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Pramuka ke-57, di Lapangan Gajahmada, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018).

“Di masa sekarang Gerakan Pramuka harus merevitalisasi dirinya agar terus dapat membentuk manusia-manusia yang tangguh, yang tahan banting, yang berakhlak mulia, yang inovatif. Revitalisasi Gerakan Pramuka diperlukan karena tantangan yang dihadapi generasi muda sekarang sangat berbeda dengan apa yang kita hadapi di masa lalu,” kata Jokowi.

Pramuka harus dididik bukan hanya bahasa morse, tetapi juga bahasa dan pengetahuan digital. Hal-hal seperti coding, artificial intelligence, advance robotic, dan internet of thing harus dipahami oleh para Anggota Pramuka. Bahasa dan pengetahuan revolusi industri 4.0 yang sudah mulai mengubah wajah peradaban manusia di dunia, kita juga harus tahu.

“Tidak hanya dari sisi digital, Presiden juga mengatakan telah terjadi perubahan dalam bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya. Oleh sebab itu, Presiden melanjutkan, Anggota Pramuka harus terus meningkatkan kedisiplinan dan ketekunan. Bahwa di balik latihan baris berbaris, latihan mendirikan tenda, latihan membuat simpul tali adalah nilai-nilai unggul kedisiplinan, nilai-nilai unggul ketekunan, dan akhlak yang mulia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, nilai-nilai unggul itu yang dibutuhkan oleh generasi muda Indonesia untuk memenangkan persaingan global di masa kini dan di masa depan. Nilai-nilai unggul tersebut, lanjut Presiden, harus ditanamkan oleh Gerakan Pramuka dengan cara-cara yang kreatif, kekinian, dan disenangi serta memikat perhatian generasi Y dan generasi Z.

“Hal tersebut mengingat karakteristik mereka yang berbeda dengan karakteristik generasi-generasi sebelumnya. Mereka adalah generasi yang kritis, yang mau bekerja keras, yang perilaku hidupnya sudah semakin digital. Itulah yang harus diperhatikan oleh Gerakan Pramuka agar tetap relevan dengan kehidupan generasi muda Indonesia saat ini,” katanya.

Di penghujung amanatnya, Kepala Negara memberikan tiga pesan untuk seluruh anggota Gerakan Pramuka. Pertama, agar selalu ingat dan menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Karena kalian adalah tunas-tunas manusia Pancasila yang menjaga dasar negara kita dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Kedua, Presiden berpesan agar Anggota Pramuka bisa terus menjadi generasi yang haus akan prestasi dan karya di bidang apapun. Ketiga, jika tiba saatnya generasi kalian untuk memimpin bangsa ini, saya titip masa depan Indonesia. Bawalah bangsa kita ke masa kejayaan yang sudah lama kita nantikan,” kata Jokowi. [dade]

Continue Reading

Nasional

Jokowi Kukuhkan Pakibraka 2018  

Published

on

photo credit: Jokowi kukuhkan Paskibraka 2018, di Istana negara, (15/8)/dok. Seskab.go.id

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pakibraka) yang akan bertugas saat Peringatan Ke-73 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka Jakarta pada 17 Agustus 2018.

“Dengan memohon ridho Allah yang Maha Kuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, semoga Tuhan memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” kata Presiden Jokowi. Kepala Negara mengukuhkan Paskibraka 2018 dalam upacara yang berlangsung di Istana Negara Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Pengukuhan ditandai dengan penyematan lencana dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara secara simbolis sebagai tanda pengukuhan anggota Paskibraka oleh Presiden Jokowi selaku pembina upacara.

Sebelum pengukuhan berlangsung, para anggota Paskibraka 2018 itu mengucapkan Ikrar Pemuda Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh mengungkapkan rasa syukur bahwa pelatihan Paskibraka 2018 telah selesai dengan selamat.

“Pengukuhan ini bermakna bahwa Paskibraka berjiwa ksatria, satu kata dan perbuatan, bertanggung jawab, rela berkorban untuk Ibu Pertiwi, Tanah Air Indonesia,” katanya.

Ia menyebutkan pengukuhan juga ditandai dengan pengucapan Ikrar Pemuda Indonesia.

“Namun sebelum ikrar dibacakan renungkan bersama tentang jati diri Paskibraka dengan segala kemuliaan dan tanggung jawabnya,” katanya.

Ia meminta anggota Paskibraka meneguhkan niat kuat untuk terus berjuang mewujudkan kejayaan bangsa. [rzy]

Continue Reading

Nasional

Jokowi Tinjau Posko Pengungsi Bencana Gempa Bumi Lombok

Published

on

photo credit: Jokowi Tinjau posko pengungsi bencana gempa bumi lombok, (13/8)/dok. Istimewa

LOMBOK UTARA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau posko pengungsi bencana gempa bumi di GOR Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, pada Senin (13/8).

Sebelumnya, Jokowi bersama rombongan lepas landas dari Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menumpang helikopter Super Puma TNI AU dengan durasi penerbangan kurang lebih 24 menit.

Setibanya di sana, Jokowi langsung bergegas menuju lapangan Kantor Bupati Lombok Utara untuk mendengarkan pemaparan penanganan bencana dari Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani.

Seperti diketahui, Lombok Utara merupakan daerah yang paling terdampak bencana oleh karena lokasinya yang amat dekat dengan pusat gempa.

Rombongan Jokowi, juga meninjau dapur umum, posko pengungsian, ruang gembira anak-anak, dan rumah sakit lapangan yang merawat setidaknya 26 korban bencana gempa.

Usai meninjau penanganan bagi para pengungsi di lokasi tersebut, rombongan kemudian beranjak ke titik peninjauan berikutnya di Dusun Lekok, Desa Gondang, Kecamatan Gangga,

Disana Jokowi, sempat berdialog dengan sejumlah pengungsi mengenai bantuan apa yang paling dibutuhkan dari pemerintah pusat.

Kepada Jokow, salah satu pengungsi mengharapkan bantuan biaya untuk memperbaiki dan membangun kembali rumah mereka yang roboh.

“Nanti gotong royong dan dibantu pemerintah. Yang rusak berat Rp50 juta, yang rusak sedang Rp25 juta,” ujar Jokowi, di Lombok Utara, Senin (13/8/2018).

Dalam tahap rekonstruksi, rumah warga yang roboh akan dibangun kembali dengan bantuan pemerintah daerah dan TNI serta dibimbing Kementerian PUPR karena akan menggunakan teknologi RISHA atau Rumah Instan Sederhana Sehat sebagai solusi rekonstruksi rumah yang tahan gempa.

Didampingi TNI dan konstruksi dari Kementerian PU. Namanya konstruksi RISHA, Rumah Instan Sederhana Sehat, dan tahan gempa.

“Lebih lanjut, Jokowi mengatakan, peninjauan penanganan bagi para pengungsi dan rumah warga yang roboh kemudian dilanjutkan di Dusun Karangkates, Desa Gondang, Kecamatan Gangga.

Di lokasi peninjauan terakhir tersebut, Jokow juga sempat berdialog dengan warga, menghibur anak-anak di tenda pengungsian, dan melaksanakan ibadah salat Magrib berjemaah bersama warga setempat.

Selama dilokasi bencana, Jokowi didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya M. Syaugi, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei. [dade]

Continue Reading

Nasional

Tahun 2019, Dana Alokasi Khusus Kebudayaan Rp1 Triliun

Published

on

photo credit: Mendikbud Muhadjir Effendy, saat acara Workshop Bantuan Pemerintah Fasilitas Sarana Di Satuan Pendidikan Tahun 2018 Tahap II, di Hotel Golden Boutique Hotel Angkasa, Jl. Angkasa No. 1, Gunung Sahari, Jakarta, (18/7) malam/dok. dade (edupublik)

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan pada tahun 2019, pemerintah akan mulai menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kebudayaan.

“Jumlahnya sekitar 1 triliun lebih. Jadi nanti bantuan fasilitasi seperti ini tidak lagi menggunakan dana pendidikan,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy, di Jakarta, Rabu (18/7/2018), malam.

Di tahun 2018, lanjutnya, program bantuan pemerintah yang sudah dilaksanakan selama tujuh tahun terakhir ini diberikan dalam dua tahap. Total satuan pendidikan yang medapatkan bantuan fasilitas kesenian sebanyak 4.537 sekolah

Dia mengatakan, pemberian fasilitas sarana kesenian ini, bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi siswa agar dapat mempelajari seni budaya, khususnya kesenian tradisional. Sehingga tumbuh sikap apresiasi terhadap kesenian tradisional.

Selain itu, lanjut Dia, dukungan terhadap pembelajaran seni budaya dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk melestarikan kesenian tradisional dan perlindungan terhadap kekayaan budaya bangsa.

Muhadjir mengungkapkan penumbuhan kecintaan pada kesenian tradisional Indonesia dan dukungan terhadap ekspresi seni siswa agar sejalan dengan penguatan pendidikan karakter.

“Kesenian ini maksudnya untuk mengasah estetika, kehalusan budi anak, bagian dari penguatan karakter. Ini penting dilaksanakan di jenjang pendidikan dasar,” ungkapnya.

Dia menuturkan, salah satu dampak pembelajaran kesenian adalah terasahnya akal budi siswa, melalui pendidikan seni budaya, maka sikap peserta didik dalam merespon situasi dan menampilkan ekspresi dirinya akan nampak pada sikap dan perilaku yang positif dan mencerminkan keluhuran budi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, mengungkapkan bahwa DAK untuk Kebudayaan tersebut telah disetujui legislatif, kepala negara, dan menteri terkait.

“Alokasinya berada di luar alokasi anggaran fungsi pendidikan yang saat ini sudah memenuhi 20 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” kata Hilmar.

Saat ini, tambahnya, pembahasan sudah masuk dalam teknis terkait sasaran prioritas, bobot, dan mekanisme.

“Arahan Bapak Presiden prinsipnya jangan dibagi rata. Prioritasnya akan lebih banyak kepada aspek non fisik, bahwa pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan harus menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang akan menjadi salah satu landasan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) berikutnya,” kata Hilmar.

Dia mengatakan, berdasarkan PPKD, pemerintah baik pusat maupun daerah akan lebih mudah dalam melakukan perumusan Strategi Kebudayaan baik daerah maupun nasional. Sehingga mendatang pemberian bantuan dan perumusan kebijakan terkait kebudayaan dapat lebih jelas, tepat, dan konkret.

Targetnya, lanjut Dia, di bulan Agustus ini penyusunan PPKD sudah selesai semua di level kabupaten/kota. Beberapa kabupaten dan kota telah menyelesaikan dan menyerahkan pokok pikiran kebudayaan daerahnya.

“Kita harapkan nanti di bulan November, strategi kebudayaan yang sifatnya nasional akan dapat disahkan oleh Presiden dan disampaikan pada Kongres Kebudayaan. Itu menjadi dasar penyusunan RPJMN,” Hilmar menandaskan. [dade]

Continue Reading

Nasional

BNN dan BPPT Upayakan Penggunaan Drone dalam Pemberantasan Narkoba

Published

on

photo credit: kepala BPPT dan Kepala BNN/dok. dade

JAKARTA – Penggunaan Teknologi dalam menunjang tugas pemberantasan narkoba, yang salah satunya yaitu penggunaan drone atau pesawat nirawak dalam memantau operasi pemberantasan narkoba melalui kerja sama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

“Kami dengan Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), khususnya untuk pemberantasan pengguna drone untuk melacak operasional kita di lapangan. Sebenarnya teknologi semacam itu sudah dimiliki BNN, namun dengan kerja sama BPPT yakin kemampuan BNN akan lebih mumpuni,” ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Heru Winarko, saat acara Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2018, di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Selama ini, lanjutnya, yang kita hanya pakai manual atau yang lainnya dan alat-alat yang ada kita juga ada drone tapi mungkin teknologinya yang belum begitu canggih yang ada di sini BPPT. Kelengkapan operasional BNN seperti laboratorium juga bakal dikembangkan bersama dengan BPPT.

“Kami punya laboratorium khusus narkotika yang bisa kami kembangkan dengan BPPT terutama berkaitan dengan farmasi. Bandar narkoba, yang juga punya laboratorium sendiri perlu counter pakai laboratorium juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Unggul Priyanto menjelaskan BPPT menggelar Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2018, kali ketiga ini mengambil tema “Strategi Implementasi Kebijakan Nasional untuk mendukung Kemandirian Teknologi”, akan berlangsung pada 17-19 Juli 2018.

Topik KTN 2018 ini difokuskan pada bidang Teknologi Industri Pertahanan, Teknologi Kebencanaan, dan Teknologi Material. “Hal ini agar sesuai dengan permasalahan yang dihadapi dan guna mendukung akselerasi program prioritas pembangunan pemerintah,” kata Unggul.

Perkembangan pembangunan dunia secara global, kata Dia, dipengaruhi oleh empat penggerak yakni populasi, teknologi, globalisasi, dan perubahan-iklim yang semakin memicu tingkat kerentanan daya dukung kelestarian pembangunan. Kondisi perekonomian dunia saat ini harus menghadapi berbagai ketidakpastian.

Dia mengatakan, adanya berbagai isu geopolitik, perkembangan teknologi juga turut memberikan dampak pada perubahan sosial dan ekonomi.

Oleh sebab itu, Dia mengatakan, untuk menjawab tantangan tersebut dan dalam rangka mendukung misi pemerintahan memperkuat kemampuan, kapasitas dan kemandirian industri dalam negeri, mewujudkan kemandirian dan daya saing bangsa.

“Untuk itu kita perlu mempersiapkan berbagai terobosan inovasi teknologi antara lain di bidang teknologi industri pertahanan–keamanan, kebencanaan dan material,” katanya.

Dia mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk memberikan Rekomendasi Teknologi yang diperlukan, untuk memperkuat peran dan eksistensi teknologi dalam mendukung pengembangan industri nasional, peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa, sesuai dengan program pemerintah yang tertuang dalam Program Nawacita dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahap II 2020 -2024.

“Untuk KTN 2018 Bidang Teknologi Industri Hankam bertema Strategi Implementasi Kebijakan untuk Mendukung Kemandirian Industri Pertahanan, bekerjasama dengan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) selaku Co-Host penyelenggaraan KTN 2018 Bidang Teknologi Industri Hankam,” tandasnya. [dade]

Continue Reading

EduOto

Eduoto7 hari lalu

Rivaldi Pengemudi Truck Volvo Terbaik Indonesia Asal Kalimantan Selatan

JAKARTA – Setelah menempuh perjuangan berat di babak seleksi nasional dan final nasional Volvo Trucks Indonesia Driver Challenge 2018 di...

Eduoto3 minggu lalu

Ini Pemenang Volvo Trucks Indonesia Driver Challenge 2018

JAKARTA – 8 pengemudi truk terbaik dari Indonesia berkumpul di Sirkuit Internasional Sentul untuk bersaing di ajang Volvo Trucks Indonesia...

Eduoto4 minggu lalu

Volvo tantang Pengemudi Truk Terbaik Indonesia, Tiket ke Swedia Menanti

JAKARTA – Volvo Truck Indonesia dan PT Wahana Inti Selaras menyelenggarakan Kompetisi langsung dengan mengemudikan Volvo FH, Volvo FM dan...

Eduoto3 bulan lalu

PMJ ingatkan Cara Aman Mudik Bagi Pengendara Sepeda Motor

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombespol Argo Yuwono mengingatkan cara aman mudik yang menggunakan sepeda...

Eduoto6 bulan lalu

Benarkah Calon Pembeli Tesla Berpaling Ke Chevrolet Bolt, Ini Penjelasannya

EDUPUBLIK.COM, SAN FRANCISCO – Mobil listrik dari General Motors, Chevrolet Bolt, mendapatkan angin segar menyusul terus tertundanya produksi Tesla Model...

Eduoto6 bulan lalu

SUV termewah Mazda Mengaspal di Bandung, Ini Targetnya

EDUPUBLIK.COM, BANDUNG – Distributor resmi Mazda di Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), mulai memasarkan SUV termewah dalam jajaran produk...

Eduoto7 bulan lalu

Sukses Memperkuat Penjualan, IGNIS Tampil Istimewa

EDUPUBLIK.COM, Bandung – Peluncurannya pada April 2017 lalu mencuri perhatian pencinta otomotif di Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan Suzuki...

Eduoto1 tahun lalu

MCI Siap Promosikan Pariwisata dan Budaya Indonesia melalui Touring

Edupublik.com, Jakarta – Ketua Moge Club Indonesia (MCI) Brader Indra menyatakan di Tahun 2017 ini MCI akan mengadakan Tour Pariwisata...

Eduoto2 tahun lalu

Ini Kata Jokowi Terkait Tingginya Biaya Administrasi STNK

Edupublik.com, Pekalongan – Presiden Jokowi menepis sejumlah anggapan yang beredar bahwa terjadi kesimpangsiuran informasi yang masuk kepadanya terkait dengan penyesuaian...

Eduoto2 tahun lalu

Ini Alasan Pemerintah Menaikan Biaya Administrasi STNK

Edupublik.com, Jakarta – Pemerintah menaikan biaya administrasi pengurus STNK, SIM, dan BPKB. Beberapa poin peningkatan layanan menjadi keuntungan yang didapat...

Advertisement banner 300x250

Terpopuler