Connect with us

Peristiwa

Ini Penyebab Ambruknya Balkon Gedung BEI

photo credit: selasar gedung Bursa Efek Indonesia Ambruk, Senin (15/1).

EDUPUBLIK.COM, Jakarta – Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merilis hasil laporan sementara terhadap kegagalan bangunan gedung tower II Gedung Bursa Efek Indonesia yang terjadi pada Senin 15 Januari 2018. Kegagalan bangunan tersebut menyebabkan 72 orang mengalami luka-luka.

Dari hasil investigasi, Kementrian PUPR menyimpulkan dugaan sementara yakni beban yang terkonsentrasi di satu titik selasar menyebabkan salah satu penggantung terlepas dan memicu penggantung lainnya terlepas. Selain itu beban yang ada pada saat peristiwa tidak mampu dipikul oleh tumpuan pada dinding vertikal sehingga memicu kegagalan bangunan. Dugaan kegagalan bangunan gedung pada selasar Lobi Gedung BEI terjadi karena: (a) sling putus, (b) penjepit sling terlepas, (c) baut tidak kencang, (d) baut patah, (e) penurunan kekuatan sling, baut, atau penjepit akibat korosi, (f) robeknya pertemuan baja dengan beton kolom dan/atau balok.

Investigasi tersebut dikembangkan melalui data yang dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan visual, serta analisis terhadap foto dan video CCTV yang beredar. Selain melakukan observasi selama tiga jam di lokasi kejadian, tim juga melakukan wawancara dengan pengelola Gedung Bursa Efek Indonesia, narasumber yang mengaku sebagai anggota Real Estate Indonesia (REI), serta AKBP Maruli (Polres Jakarta Selatan).

Selanjutnya, tim akan melakukan tindakan lebih lanjut terhadap kegagalan bangunan BEI ini. Tim akan melakukan pengamatan lebih dekat, terutama pada area yang diperkirakan sebagai titik pemicu kegagalan bangunan. Selain itu kajian lebih lanjut akan dilakukan terhadap dokumen pembangunan gedung. Tim juga berencana akan melakukan simulasi rekonstruksi pembebanan untuk menilai kemampuan struktur dalam memikul beban yang terjadi. [ria]

Baca selanjutnya
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Gerhana Matahari Cincin Cuaca Diperkirakan Cerah

Published

on

credit: via twitter

EDUPUBLIK – Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan menjelang gerhana matahari cincin yang terjadi siang ini, cuaca di daerah dengan posisi pengamatan terbaik Siak di Riau dan Singkawang di Kalimantan Barat diperkirakan akan cerah berawan pada siang hari saat fenomena itu terjadi.

“Secara umum menjelang siang itu masih cerah berawan hingga berawan di wilayah Siak dan Singkawang. Potensi yang agak mendung di Kalimantan Utara tapi di Singkawang sendiri masih cerah berawan. Siak dan Tanjung Pinang sendiri potensinya masih cerah berawan,” ujar prakirawan BMGK Tomi ketika dihubungi dari Jakarta pada Kamis (26/12).

Menurut pantauan cuaca di situs BMKG, Banda Aceh, di Aceh akan mengalami cerah berawan di siang hari sementara Medan di Sumatera Utara dan Pekanbaru di Riau akan mengalami hujan di beberapa daerahnya.

Sementara itu, BMKG memperkirakan langit di Batam di Kepulauan Riau akan tertutup awan pada siang hari.Di Pontianak, Kalimantan Barat diperkirakan langit akan cerah berawan sementara matahari akan tertutup awan di Tarakan di Kalimantan Utara, dan hujan akan mengguyur beberapa wilayah Balikpapan di Kalimantan Timur.

Di Jakarta, yang dapat melihat gerhana matahari parsial, pada siang hari tampaknya akan sedikit sulit mengamati fenomena gerhana matahari karena BMKG memperkirakan menjelang siang akan berawan dan setelahnya terjadi hujan ringan.

“Untuk hari ini di wilayah DKI Jakarta, diprakirakan cuacanya masih potensi hujan di siang hingga sore hari, dengan menjelang siang masih cerah berawan hingga berawan,” tegas Tomi.

Sementara itu, di daerah-daerah lain yang dapat melihat gerhana matahari parsial atau sebagian seperti Padang di Sumatera Barat, Manado di Sulawesi Utara, dan Makassar di Sulawesi Selatan diperkirakan pada siang hari akan mengalami hujan lokal.

Surabaya di Jawa Timur, Kupang di Nusa Tenggara Timur, Ambon di Maluku serta Jayapura di Papua diperkirakan akan mengalami cuaca berawan.

Gerhana matahari cincin adalah fenomena ketika bulan berada segaris dengan bumi dan matahari, serta bulan berada pada titik terjauh dengan bumi. Inilah yang menyebabkan piringan bulan akan terlihat lebih kecil daripada matahari dan tidak akan menutupi piringan matahari sepenuhnya.

Di Siak, gerhana matahari cincin akan dimulai pukul 12.15 WIB, memasuki fase puncak pada pukul 12.17 WIB, dan berakhir pada pukul 12.19 WIB, menurut rilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). [rzk/ant]

Continue Reading

Peristiwa

Pulau Ambon Alami 54 Kali Gempa Susulan

Published

on

ILUSTRASI - Photo via Facebook/PH

AMBON – Pulau Ambon di Provinsi Maluku pada Kamis hingga pukul 13.00 WIT menghadapi 54 gempa susulan setelah gempa dengan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah itu pada pukul 08.45 WIT menurut data Stasiun Geofisika Kelas I Karang Panjang-Ambon.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Karang Panjang-Ambon Sunardi, magnitudo gempa-gempa susulan itu rata-rata 3 sampai 4. Hanya ada satu gempa susulan yang magnitudonya 5,6.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi tersebut termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa Ambon dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar mendatar. Menurut hasil pemodelan, gempa bumi itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Sunardi mengimbau warga tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

Kekuatan getaran gempa bumi dengan magnitudo 6,5 berkisar antara VI dan VII Modified Mercalli Intensity (MMI) dan mengakibatkan kerusakan jembatan dan bangunan di wilayah Ambon menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Gempa itu, menurut Dinas Sosial Maluku, juga mengakibatkan tiga warga meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan bangunan. (Ant/Rizky)

Continue Reading

Peristiwa

Pembakaran Mapolsek Metro Ciracas, 3 Polisi Terluka

Published

on

photo credit: Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono/foto search: via twitter

JAKARTA – Tiga anggota polisi mengalami luka-luka sehingga dilarikan ke rumah sakit akibat perusakan yang dilakukan oleh sekelompok massa di Polsek Ciracas Jakarta Timur.

“Ada tiga anggota yang sakit. Dua sudah rawat jalan, yang satu masih dirawat di RS Polri Kramat Jati,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Diantara tiga anggota kepolisian yang terluka, termasuk diantaranya adalah Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar.

“Iya, Kapolsek Ciracas,” ujar Kombes Argo membenarkan.

Kombes Argo mengatakan saat ini Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widar masih mendapat perawatan di RS Kramat Jati dengan luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.

Sebelumnya, Polsek Ciracas Jakarta Timur dibakar dan dirusak sekelompok orang tidak dikenal diduga terkait pengeroyokan beberapa warga terhadap aparat di kawasan Cibubur kemudian ditangani Polsek Ciracas, Senin (10/12).

Usai pengeroyokan itu diduga sekelompok orang mendatangi Polsek Ciracas guna memastikan warga yang terlibat pengeroyokan tersebut menjalani penahanan atau tidak.

Namun secara mendadak, sekelompok massa tersebut merusak markas Polsek Ciracas dan sejumlah kendaraan operasional kepolisian. [seno]

Continue Reading

Terpopuler