Connect with us

Edu CEO

Iwan Sunito: Kebijakan Pemerintah Dalam Hal Infrastruktur Sudah Berada Di Arah Yang Tepat

Photo credit: Iwan Sunito, Group CEO dan Komisaris Crown Group / dok. Istimewa

Edupublik.com – Iwan Sunito, Group CEO dan Komisaris Crown Group, sebuah perusahaan pengembang yang berbasis di Sydney, memberikan pandangannya perihal kegiatan pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia.

Iwan Sunito memberikan pendapatnya di sela kunjungan satu harinya di Indonesia ketika diundang menjadi narasumber sebuah acara Talk Show di salah satu televisi swasta di daerah Kedoya, Jakarta Barat (25 /9/2017).

“Ini merupakan kebijakan tepat yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia yang melakukan percepatan pembangunan Infrastruktur di Indonesia, khususnya di Jakarta”

“Meski bertujuan untuk menjawab permasalahan transportasi di Ibukota Negara, namun hal ini juga berdampak pada percepatan pertumbuhan hunian di Jakarta” ungkap Iwan Sunito.

“Kita bisa melihat sudah mulai banyak  hunian vertikal yang tumbuh disepanjang jalur MRT dan LRT yang rencananya akan beroperasi tahun 2019”

“Hunian vertikal semacam ini melahirkan trend baru dalam pembangunan hunian, dimana para pengembang berlomba-lomba membangun hunian vertikal yang terintegrasi dengan fasilitas transportasi masal dan Hal ini tentu saja akan mendorong percepatan pertumbuhan sektor properti di Indonesia”

“Perlu juga diingat perihal laporan oleh departemen ekonomi dan sosial PBB pada tahun 2014 mengenai trend urbanisasi global, memproyeksikan bahwa 66% penduduk Dunia akan tinggal di daerah urban pada tahun 2050”

“Sebuah lonjakan yang sangat tinggi jika membandingkan presentase penduduk Dunia yang tinggal di daerah perkotaan pada tahun 1950 yang hanya mencapai 30%” Iwan mengingatkan.

“Sebuah konsep yang mungkin tidak akan laku terjual 20 atau 30 tahun yang lalu dimana semua orang menghindari memiliki hunian yang berdekatan dengan jalur kereta” tambahnya.

Iwan Sunito juga membandingkan apa yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia saat ini dengan kondisi Australia pada umumnya.

“Jika kita bandingkan dengan Australia, situasi yang dihadapi oleh Indonesia dalam beberapa aspek sangatlah mirip, meskipun Australia sudah melakukannya lebih awal”

“Semenjak Australia, khususnya pemerintah Negara bagian NSW melakukan kebijakan pembangunan infrastruktur banyak sekali pemukiman baru yang muncul baik itu hunian tapak ataupun vertikal yang tumbuh disepanjang jalur transportasi”

“Sehingga saat ini kota Sydney diibaratkan menjadi sebuah jaringan laba-laba raksasa yang menghubungkan semua daerah dengan pusat kota”

“Tentu saja hal ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan industri properti di Sydney hingga saat ini”

“Kami selaku pelaku dalam industri properti tentu saja menyambut gembira dengan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini”

“Hal ini akan berdampak positif bukan saja untuk industri properti nasional namun juga untuk masyarakat umum dimana waktu tempuh yang dibutuhkan dari rumah ke kantor maupun sebaliknya akan jauh lebih cepat dan efisien sehingga akan membuat kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih baik” tutup Iwan Sunito (rls/SA)

Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu CEO

CEO Bukalapak Diganti

Published

on

credit: bukalapak/via: facebook

EDUPUBLIK – Bukalapak mengumumkan akan ada perubahan manajemen di level C mulai Januari 2020, berdasarkan keputusan mereka per sore hari ini.

“Perubahan komposisi di level C-Suite meliputi suksesi persen CEO dari Achmad Zaky, salah satu dari tiga pendiri Bukalapak, ke Rachmat Kaimuddin sebagai CEO baru,” kata Bukalapak dalam keterangan resmi, Senin (9/12).

Pergantian ini terhitung efektif mulai 6 Januari 2020, Zaky akan menjabat sebagai Penasihat dan Pendiri Bukalapak setelah perubahan ini. Selain itu, Zaky juga akan menjadi mentor startup dan Ketua Yayasan Achmad Zaky yang akan segera didirikan.

Zaky, dalam keterangan yang sama, menyebutkan di tangan Rachmat Kaimuddin, Bukalapak akan semakin berkembang.

“Sekarang, kami mengajak Rachmat Kaimuddin bergabung dengan Bukalapak karena kepemimpinannya bisa mengarahkan Bukalapak ke tingkat yang lebih hebat lagi. Saya percaya Rachmat adalah orang yang tepat, bagian dari tim yang tepat, di posisi yang tepat dan datang pada waktu yang tepat,” kata Zaky.

Setelah perubahan ini, pimpinan Bukalapak terdiri dari CEO Rachmat Kaimuddin, Presiden dan pendiri Fajrin Rasyid, CTO dan pendiri Nugroho Herucahyono, COO Willix Halim dan Chief Financial Officer Natalia Firmansyah.

Selain mereka, juga pimpinan level C juga diisi oleh Chief Strategy Officer Teddy Oetomo dan Chief of Talent Bagus Harimawan. [rzy/ant]

Continue Reading

Edu CEO

Young On Top Tandai Perjalannya yang Ke 10 Tahun

Published

on

photo credit: CEO and Founder Young On Top Billy Boen/dok. istimewa

JAKARTA – Young On Top (YOT) pada Tanggal 6 April 2019, akan menandai perjalanannya yang ke 10 tahun.

Selama 1 dekade tersebut, YOT telah menginspirasi jutaan generasi Millenials Indonesia.

Di tahun kesepuluh ini, YOT sebagai salah satu komunitas anak muda terbesar dan yang paling konsisten  menjalankan visinya yaitu: “to create stronger generations of Indonesia”, kini tersebar di 24 kota di Indonesia.

YOT, mengambil peran aktif dalam menyatukan Indonesia di antara perbedaan-perbedaan dengan mengusung  tema: #MenyatukanINDONESIA.

“Di tahun politik ini, saya berharap seluruh anak muda di Indonesia bersatu dan tidak terpecah belah. Selama 10 tahun, Young On Top sudah membuktikan bahwa perbedaan itu indah dengan menyelenggarakan berbagai event dan program yang menyatukan Indonesia,” ujar CEO dan Founder Young On Top (YOT) Billy Boen, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (01/04/2019).

Organisasi-Komunitas YOT, lanjutnya, menghormati dan berbagi tanpa melihat perbedaan suku, ras, agama, status sosial, jenjang pendidikan, kesuksesan karir, dan lainnya.

Dia mengatakan, bahwa 10 Tahun bukanlah umur yang pendek untuk sebuah brand dan community organization.

Bukan perjalanan yang mudah, lanjut Dia, untuk membuat YOT menjadi sebesar hari ini.

“Banyak perjuangan berat yang mungkin seringkali tidak disadari oleh YOTers yang harus dilewati oleh tim kami,” katanya.

Di tahun ke 10 ini, dia mengatakan, YOT akan menyelenggarakan acara dan program yang pastinya  akan menginspirasi puluhan ribu anak muda secara offline, bahkan jutaan anak muda secara online.

Diantaranya Connext Conference yang akan hadir dan menyebarkan inspirasi ke 10 kota di Indonesia.

Kota-kota yang akan dikunjungi tahun ini adalah Bali, Medan, Palembang, Purwokerto, Bandung, Semarang, Samarinda, Surabaya, Pekanbaru dan Pontianak.

Selain itu, event tahunan terbesar Young On Top, yakni Young On Top National Conference akan diselenggarakan tepat pada hari ulang tahun Young On Top.

Acara yang akan diselenggarakan pada Hari Sabtu, 6 April 2019 mendatang ini akan mengundang pembicara-pembicara inspiratif, diantaranya Billy Boen (Founder YOT), Wishnutama (CEO NET Mediatama), Najwa Shihab (Journalist & Founder Narasi.tv), Chelsea Islan (Founder Youth of Indonesia), Bani Mulia (Managing Director PT Samudera Indonesia Tbk.), Agung Hapsah (Content Creator), William & Winston Utomo (COO & CEO IDN Media), Budi Sadikin (CEO Inalum), Nareend (Profesional Photographer) dan Wulan Tilaar (Vice Chairwoman Martha Tilaar Group)

Billy mengungkapkan, agar dapat mencapai visinya, disamping menyelenggarakan berbagai event tersebut secara offline.

Memasuki dekade kedua ini, YOT akan meluncurkan SocialConnext mobile app dengan tagline “Aplikasinya Generasi Muda Inspiratif Indonesia” yang akan menyatukan seluruh anak-anak muda di Indonesia secara digital.

Sehingga mereka bisa mendapatkan lebih dari 10,000 inspirasi positif dalam bentuk video, podcast, maupun artikel, serta tersambung satu sama lain, kapanpun dan dimanapun mereka berada.

“Karena dengan teknologi digital, kita dapat mengoneksikan seluruh anak muda di Indonesia, sesuai dengan tema yang kami usung di tahun kesepuluh yaitu: #MenyatukanINDONESIA,” ungkapnya.

Di dalam mobile app ini, kata Billy, nantinya YOTers dapat berinteraksi (chat) langsung dengan sesama YOTers, diskusi secara langsung dengan para mentor YOT yang dikurasi secara profesional dalam fitur AskMentor, dan mendapatkan puluhan ribuan konten inspiratif secara eksklusif, serta banyak penawaran menarik dari YOT dan mitra-mitra yang bekerjasama.

“Mau sukses di usia muda? Ayo jadi bagian dari “YOT 2.0. Jangan lagi ada batasan dalam belajar dan berbagi. Sekarang sudah jamannya terkoneksi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 365 hari setahun,” ucap Billy.

“Dengan mengusung #MenyatukanINDONESIA, harapan saya untuk YOT dan YOTers satu: Mari kita bersatu dan jadikan Indonesia negara maju,” tambahnya.

Seperti yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, “Siapa yang siap untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0? Anak-anak muda Indonesia, YOTers!”, harap Billy Boen lewat akun Twitternya @billyboen.

“Young On Top mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh perusahaan/brand berikut yang telah menyatakan dukunganya untuk seluruh inisiatif dan program Young On Top selama tahun 2019, diantaranya: Sosro Grup, Optik Seis, GDILab, Top Karir, Bank BRI, HERE Technologies Indonesia, GK-Plug and Play Indonesia, dan Twitter Indonesia,” tandasnya. [fbl]

Penulis/Kontributor: Fabiola

Continue Reading

Edu CEO

Ini Pesan Jokowi Kepada Para CEO

Published

on

photo credit: Jokowi CEO Forum/akun @jokowi/via: twitter
JAKARTA – Presiden Joko Widodo berharap para pimpinan perusahaan atau CEO tetap optimistis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global ditengah perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok.

“Jangan lupa dan tidak takut, tetap optimis bahwa dalam kesempitan selalu ada kesempatan. Bahwa Dalam tiap kesulitan selalu ada peluang. Biasanya CEO seperti ini,” kata Presiden saat acara Kompas 100 CEO Forum di Jakarta, Selasa, (27/11/2018).

Kepala Negara mengungkapkan saat dirinya hadir di KTT APEC yang diselenggarakan di Port Moresby, Papua Nugini dua pemimpin negara dari dua ekonomi, nomor satu dan dua di dunia (AS dan Tiongkok) bersitegang dan sulit dipersatukan.

“Indonesia saat itu mencoba buat jembatan supaya bisa sambung, tapi sampai jam 14.30 (waktu setempat) gagal. Sana ucapkan terima kasih, sini ucapkan terima kasih. Bilang Indonesia telah berusaha dengan baik. Sini juga. Terima kasih tapi gagal,” kata Jokowi.

Dengan kondisi ini, lanjutnya, ekonomi dunia saat ini masih berpotensi dilanda ketidakpastian karena perang dagang AS dan Tiongkok masih berlanjut.

“Tapi Semoga ada keajaiban di G20 bisa sambung. Tapi ‘feeling’ (perasaan,red) saya kok tidak. Perasaan saya mengatakan seperti itu. Dan ini terjadi di saat Bank Sentral AS, Fed, masih menaikkan suku bunga dolar,” kata Jokowi.

Untuk itu, Presiden berharap para CEO melihat kondisi ekonomi global seperti ini memiliki pemikiran bisa melihat celah peluang yang bisa dimanfaatkan.

“Peluangnya apa? Saya peroleh banyak laporan dari menteri dan dibisiki dari beberapa pengusaha banyak minat, beberapa pabrik yang mereka ingin pindah ke negara ASEAN, termasuk Indonesia agar terhindar dari tarif impor mitra perang dagang,” katanya.

Jokowi mengatakan bahwa ada peluang bagi pengusaha Indonesia untuk ekspor, yakni mengisi potensi pasar mereka.

“Misalnya dulu pasar itu diisi ekspor dari china ke Amerika, tapi karena ekspor nggak mau diisi mitra perang dagangnya, nah ini peluang, kita bisa isi,” kata Presiden yang juga disampaikan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia yang diselenggarakan di tempat yang sama.

Untuk itu, Presiden meminta para CEO yang hadir menelusuri peluang apa yang kira-kira semakin terbuka lebar yang bisa diambil saat perang dagang AS-Tiongkok masih berlangsung.

“Di tengah kisruh global dan kisruh regional justru kita Jangan lengah, jangan kehilangan fokus. Kita harus fokus pada peluang yang ada di depan kita,” kata Jokowi. [rizky]

Continue Reading

Terpopuler