Connect with us

Edutainment

JOOX gandeng H&M di We The Fest 2018

JAKARTA – JOOX penyedia layanan musik digital daring terdepan di Asia dan Afrika Selatan bekerjasama dengan H&M, sebuah merek fashion terkemuka di kalangan anak muda yang berasal dari Swedia.

JOOX yang memiliki konsep ‘discover free music for every moment’ dan H&M yang memiliki konsep ‘fashion & quality at the best price in a sustainable way’ merupakan dua brand yang dirasa dapat mewakili ekspresi anak muda di Indonesia.

Kedua brand yang lekat dengan kehidupan kaum muda ini berkolaborasi di salah satu festival musik yang paling ditunggu di Indonesia, We The Fest yang akan kembali hadir di tahun ini pada tanggal 20-22 Juli 2018 di JIEXPO Kemayoran.

Sebagai bagian dari kegiatan Road to We The Fest 2018, JOOX dan H&M akan berkolaborasi untuk memberikan kesempatan untuk pecinta musik dan fashion agar dapat mengekspresikan diri mereka sendiri dengan fashion terkini dan musik yang mereka suka.

“Kerjasama antara JOOX, H&M dan Ismaya melalui We The Fest adalah kerjasama yang menggabungkan tiga hal penting dalam industri musik dan fashion di Indonesia,” ujar Benny Ho, Senior Director of Business Development, International Business Group, Tencent, di Jakarta, (4/7/2018).

Musik dan fashion, lanjutnya, adalah satu kesatuan yang saling menunjang bahkan dapat menciptakan sebuah trend di kalangan anak muda.

“JOOX sangat mendukung kerjasama yang dapat mengakomodasi pecinta musik untuk  mengekspresikan musik dalam  hal-hal yang mereka sukai seperti pertunjukkan  musik dan fashion,” kata Benny.

Dia mengatakan, penyelenggaraannya yang keempat kali ini We The Fest 2018 akan bekerjasama sebagai bagian dari kegiatan Road to We The Fest 2018, JOOX dan H&M akan berkolaborasi untuk memberikan kesempatan untuk pecinta musik dan fashion agar dapat mengekspresikan diri mereka sendiri dengan fashion terkini dan musik yang mereka suka.

Bagi pecinta musik yang ingin turut mengekspresikan karakter diri  mereka dengan cara berfoto dan share lirik card  di booth JOOXxH&M yang tersedia di Grand Indonesia mulai tanggal 1 – 8 Juli 2018 dan di Mall Kota Kasablanka 9 – 14 Juli 2019.

JOOX juga akan menghadirkan para musisi yang  akan tampil di We The Fest 2018 dalam tayangan JOOX Live pada Hari Rabu, 5 Juli 2018 dan menampilkan Andien dan Abenk Alter di area gerair H&M Grand Indonesia dan Hari Rabu, 11 Juli 2015 menampilkan GAC dan Kimokal di area gerai H&M Kota Kasablanka.

Di luar ini, pecinta fashion dan pengguna JOOX dapat menikmati playlist khusus yang disiapkan untuk We The Fest dan H&M di aplikasi JOOX

Sementara itu bagi H&M sendiri, kerjasama ini menghadirkan full experience bagi para konsumennya untuk berekspresi dengan selera fashion trendi dan musik pilihannya.

Karina Soegarda, Communications Manager H&M Indonesia mengatakan,

“Musik dan fashion adalah 2 hal yang tidak terpisahkan dan saling memberikan inspirasi satu sama lain”.

Kolaborasi H&M dan JOOX untuk festival musik We The Fest 2018 merupakan sebuah kolaborasi dari dua brand yang selalu mendukung insan kreatif anak muda di era sekarang.  Such a perfect way to bring fashion and fun to a music festival!.

Bagi Ismaya selaku penyelenggara festival We The Fest, kerjasama dengan JOOX yang telah terjalin 3 tahun terakhir merupakan wujud konsistensi keduanya dalam industri musik di tanah air.

Sarah Deshita selaku Assistant Brand Manager Ismaya Live mengatakan, “Ismaya Live dan JOOX mempunyai visi dan misi yang sama yaitu untuk memajukan industri musik Tanah Air dengan memberikan platform kepada para musisi-musisi untuk berkarya.

Di Road to We The Fest 2018 ini bersama H&M, kami semua mengundang pecinta musik dan fashion untuk datang dan sama-sama menyambut datangnya We The Fest tanggal 20, 21 & 22 Juli nanti.

Kerjasama antara JOOX, H&M dan We The Fest ini diharapkan dapat menjadi salah satu jembatan pengguna JOOX untuk dapat bertemu langsung dengan musisi favorit mereka dan menjadi salah satu sarana untuk mendukung ekosistem industri musik di Indonesia. [mc]

EDUPUBLIK- BERITA TERBARU INDONESIA, DUNIA DAN PENDIDIKAN

Baca selanjutnya
Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edutainment

Boundless Love, Produksi Film Indonesia – China: Libatkan Kota Bandung

Published

on

EDUPUBLIK.COM, Bandung – Ungkapan bernuansa filosofis, memaknai pentingnya persahabatan antara dua negara Indonesia dan Tiongkok, dikemukakan bintang film senior Ray Sahetapi. Ini terjadi kala digelar konperensi pers di Jl Kencana No 3 Kota Bandung (8/1/2018). Hari itu insan pers diberi akses melihat ‘dapur’, dan lokasi pengambilan gambar di kota Bandung, selain di Palembang dan Jakarta, untuk film bertajuk Boundless Love.

“Bangsa kita itu kaya. Jangan seperti utara memandang selatan. Harus juga, berani sebaliknya. Ini ibarat Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi satu,”kata Ray.

Sepertinya, Ray ikut terhanyut secara intensif atas produksi film antara dua negara, walaupun dibuat berlandaskan azas B to B – “Inilah kekayaan bangsa kita. Dunia harus tahu, melalui film Boundless Love karya dua bangsa RI dan China. Indonesia itu amat kaya …dan orangnya senang bersahabat. Dahsyat kan?”

Tepatnya paparan di atas dilontarkan Ray, kala digelar konperensi pers di Jl Kencana No 3 Kota Bandung (8/1/2018). Para pewarta diberi akses melihat ‘dapur’, dan lokasi pengambilan gambar di kota Bandung. “Ini selain di Palembang dan Jakarta. Tayangnya, nanti akhir 2018,” tutur pemandu acara ini.

photo credit: (tengah ) bintang film senior Ray Sahetapi bersama rekan media/ dok .akbar

“Ini ke-46 kalinya bongkar pasang skrip, tiga kali saya bolak-balik di dua negara. Ini bukan film drama komersial biasa, nanti hasilnya selama 90 menit akan spesial. Pertama, diikursertakan ke Cannes Film Festival (Perancis), dan Sundance Film Festival (Amerika Serikat), di antaranya,” jelas Wing Yiming, sutradara film Boundless Love –“Saya suka akhirnya dengan kuliner dan budaya, juga suasana kota Bandung yang penuh oleh insan kreatif.”

Ikhtisarnya, film ini melibatkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Red and White China, serta PT. Kamala Media Cipta. Katanya, ‘gambar hidup’ ini mengungkap kisah seru, berbalut asmara antara wanita Indonesia, dengan pria asal China. Sang pria China ini diangkat dari kisah nyata, teknisi yang bekerja di Proyek PLTU di Palembang. Teknisi ini berkiprah di anak perusahaan Shenhua Group di Indonesia, yakni PT. GH EMM.

Pemilihan lokasi syuting di Palembang, menurut pemandu film ini, dianggap sebagai promosi kota, penyelenggara Asian Games 2018.

“Kota Bandung dipilih, karena kaya nuansa. Contoh, bangunan tua (heritage) di Jl. Kencana No.3 tidak ada duanya. Belum lagi PM Chou En Lai tahun 1955, pernah berkunjung dalam rangka Konperensi Asia Afrika,” kata Wing Yiming melalui penerjemahnya.

Gemerlap Bintang   

Setidaknya ada 50 pemain film, masing-masing 25 setiap negara. Film ini menelan biaya Rp  4 M. Terdapat gemerlap nama-nama bintang film dari Indonesia selain Ray Sahetapi sebagai Ayah (Budi), ada Putri Ayudya sebagai Nova, dan Nungki Kusumastuti sebagai Ibu (Duma). Lainnya, ada  Otig Pakis sebagai Hendra, Ade Firman Hakim sebagai Adi, dan Maryam Supraba sebagai Anna.

“Di film kami berperan sebagai keluarga warga Batak yang tinggal di Palembang,” jelas Ray saat memperkenalkan apa dan siapa pemerannya.

Sekilas tentang sutradara Wang Yimin, ia telah meraih lebih dari 60 jenis penghargaan di dalam dan luar negaranya sendiri. Sebagian itu, antara lain sutradara terbaik kategori film berbahasa Mandarin di Miami Film Festival; sutradara pendatang terbaik di China Image Film Festival; film dan naskah terbaik di Berlin Chinese Film Festival.

“Jadi tak sembarangan kan? Film ini di China akan ditonton banyak orang dari negara berpenduduk 1,5 milyar. Belum lagi di Indonesia yang berpenduduk sekitar 260 juta jiwa,” jelas pemandu konpers ini, ketika meringkas penjelasan Wang Yimin dan pemeran China lainnya.

Kota Bandung & MoU …

photo credit: Kadisbupar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari / dok .akbar

Menarik disimak, saat konpers hadir Kadisbupar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari beserta staf-nya. Menurutnya, ia sangat terbuka dengan bentuk kerjasama ini. Bila Kota Bandung, makin sering digunakan sebagai lokasi syuting film layar lebar.

“Ini membuka peluang bagi banyak pihak. PAD (pendapatan asli daerah) pun bertambah,” tuturnya sambil menambahkan – “Di film ini saja ada 250-an orang warga lokal terlibat. Belum lagi job creator lainnya, pasti akan bermunculan.”

Masih menurut Kenny yang selama di Jl. Kencana No 3 sempat berkeliling lokasi syuting dan berkenalan dengan para pemain serta crew film:”Kesediaan kota Bandung untuk hal ini, beberapa waktu lalu sudah diperluas hingga ke 5 kawasan di sekitarny. Kini, sudah mencakup Bandung Raya.”

Diakui ini kejasama atau MoU (memorandum of understanding) film pertama di kota Bandung yang dibantu Bekraf di Jakarta dengan negara China. “Tak menutup kemungkinan, di masa depan cakupannya diperluas ke bidang musik, drama, teater, dan lainnya. Intinya, di tahap awal ini, bagaimana supaya mereka ini betah dan enjoy. [HS]

Continue Reading

Edutainment

Trans Studio Bandung Gelar Kungfu Shaolin & Magic Cube – Bukan Sekedar Sirkus ….

Published

on

EDUPUBLIK.COM, Bandung – Pastilah, kita sudah sangat familiar menyimak aksi pendekar Shaolin.  Rata-rata kehebatan seni bela diri Kungfu, sudah kita tahu semua. Di samping kehebatan kungfu itu,  adakah yang tahu tentang atraksi Aerial Magic Cube?

Demi memuaskan rasa ingin tahu tentang apa itu aksi Aerial Magic Cube? Makanya, pada masa liburan akhir tahun 2017, Trans Studio Bandung menggelar pertunjukan sirkus internasional Sword Master. Asal tahu saja ini bukan sekedar sirkus …

Dijamin, pengunjung akan disuguhi aksi menegangkan dari seorang ahli sword swallower Alex Magala. Pun, aksi ini akan menampilkan kehebatan pendekar Shaolin memperagakan aksi Kungfu, plus akrobatik dari China. Kehebatan dan kelenturan badan mereka dalam aksi Aerial Magic Cube, High Chair dan Rolling Lamps, djamin tersaji apik penuh kekaguman.

Bocorannya, pada awal pertunjukan Swor Master ini, beberapa pendekar Shaolin  menunjukan aksi kungfu nan piawai. Aksi para pendekar Shaolin ini dikemas dengan kostum dan latar belakang mahluk api yang menampilkan aneka gerakan ekstrim. Penggunaan alat seperti pisau, toya, kampak, pedang, tombak berpadu dengan seru.

Adegan lanjutannya,  aksi para bidadari yang piawai melipat badan,   dikombinasikan dengan keseimbangan menahan alat di tubuhnya. Lalu, muncul atraksi Aerial Magic Cube sebagai atraksi tarian di udara yang indah. Para penari Aerial unjuk kabisa menampilkan koreografi di ketinggian,  mereka bergantung pada tali, dan juga rangkaian kotak yang akan membentuk formasi khusus.

Adegan terakhir, ini yang paling menegangkan dan berbahaya, tak lain aksi menelan pedang. Alex Magala sebagai seorang ahli Sword-swallower dari Rusia melakukan aksi ini sambil mempertunjukan tarian yang dilakukan pada sebuah tiang  – biasa dinamakan  Pole Dance.

Sekali lagi, dimana pertunjukan Sword Master ini dapat kita saksikan, tak lain  di Amphiteater Trans Studio Bandung mulai 23 Desember 2017 hingga  1 Januari 2018.  Khusus periode liburan 16 Desember 2017 – 7 Januari 2018, tiket masuk Trans Studio Bandung dibanderol  Rp. 280,000. Harga ini sudah termasuk bermain di semua wahana dan menyaksikan semua pertunjukan. Nah, tunggu apa lagi, bergegaslah … (SA/rls)

Continue Reading

Edutainment

Ini Alasan The Sacred Riana Incar Jay Park

Published

on

photo credit: grafis foto: edupublik - Jay Park/axn - @thesacredriana rianariani/via: instagram

EDUPUBLIK.COMJakarta – Ilusionis The Sacred Riana melibatkan Jay Park, salah satu juri Asia’s Got Talent 2, dalam aksinya di acara result show yang diunggah di YouTube, Kamis (14/12).

Manajer Bow Vernon mewakili Riana dalam membeberkan alasan ilusionis memilih Jay Park.

“Dari sebelum-sebelumnya, kita mau memberikan yang orang enggak expect,” kata Bow di Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Pilihan itu memang tak disangka-sangka karena biasanya Riana mengincar Anggun, juri lain yang kerap ketakutan melihat trik yang dilakukan sang ilusionis. Ketika Riana menyebut nama Jay Park, Anggun pun ikut terkejut dan bersorak lega.

Dalam ajang pencarian bakat itu, The Sacred Riana berhasil keluar sebagai pemenang.

Di luar panggung Asia’s Got Talent, ilusionis The Sacred Riana tetap mempertahankan karakternya sebagai gadis misterius yang nyaris tak pernah bicara.

Bow mengungkapkan para peserta lain di ajang pencarian bakat sempat mengira Riana akan keluar dari karakter selama di luar panggung. Mereka mencoba berinteraksi dengan Riana, mulai dari mengajak berbicara hingga berfoto bersama. Namun, Riana tetap bergeming.

“Peserta lain berpikir di ruang tunggu mereka bisa ajak ngobrol Riana,” kata Bow.

Hanya ada satu orang yang berhasil berteman dengan Riana, yakni bocah pemain ukulele dari Taiwan bernama Feng E. Bow mengatakan ini kali pertamanya melihat The Sacred Riana mau berteman dengan orang lain.

Menurut Bow, pada dasarnya Riana memang orang yang pendiam dan pemalu. Saat mengadakan pertemuan dengan tim kreatifnya, ada kalanya Riana hanya mau merespons ucapan dari segelintir orang, salah satunya Bow sendiri.

Interaksi dengan juri pun sama sekali tidak terjadi, bahkan tidak ada obrolan yang terjalin antara Riana dan Anggun yang sama-sama berasal dari Indonesia.

Komitmen Riana berada dalam karakter The Sacred Riana sepanjang waktu juga mendapat acungan jempol dari David Foster, juri Asia’s Got Talent.

Setelah dinyatakan menang, David melihat The Sacred Riana masih terus mempertahankan karakter tersebut meski sudah tidak berada di atas panggung.

“Dia takjub, kagum dan berpikir dia pantas menang,” kata Bow. [ant]

Continue Reading

Edutainment

Gracia Indri Kini Tampil Lebih Kurus dan Cantik Dengan Sulam Alis

Published

on

gracia indri - foto: dade

EDUPUBLIK.COM, Jakarta – Aktris dan Presenter Gracia Indri Sari Sulistyaningrum atau Gracia Indri mengakui alasannya melakukan sulam alis bukanlah karena masalah rumah tangga yang menerpanya.

Namun, alasan Gracia menyulam alis ingin tampil lebih kurus dan cantik setelah sempat berat badannya naik, agar supaya percaya diri.

“Mempercantik diri itu untuk aku, untuk pekerjaan aku, untuk kalian semua yang melihat, agar supaya kelihatan aku percaya diri karena kemaren kan berat badanku sempat naik bikin aku nggak pede,” ujar Gracia Indri kepada wartawan saat ditemui di Sulam Tatto Ali, di JCC, (14/10/2017).

Gracia mengungkapkan, tubuhnya sempat terlihat agak gemuk karena berat badannya sempat naik 78kg, itu yang membuat kepercayaan diri dia berkurang dan setelah kurus ini dia ingin mempercantik diri.

Gracia tidak mau ambil pusing terhadap masalah yang ada media sosial, nama nya juga media kan orang bebas mengatakan apapun. Lebih lanjut, kata gracia, hati-hati saja jangan sampai menjadi boomerang dan intinya aku ingin mempercantik diri aku, yang tak mau banyak membahas lebih lanjut.

Saat ini proses perceraian David Noah dan Gracia Indri masih terus berjalan di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat sejak pemilik nama asli Gracia Indri Sari Sulistyaningrum itu, lewat pengacaranya, menggugat cerai David NOAH pada 4 Juli 2017, Gracia Indri dan David Noah menikah di Gereja Katedral Bandung, Jawa Barat pada 28 Desember 2014 yang lalu. [dade]

Continue Reading

Edutainment

MLTR Bakal Manggung Di Palembang

Published

on

@officialMLTR/via: twitter

EDUPUBLIK.COM – Grup band pop rock asal Denmark, Michael Learns to Rock dijadwalkan konser di Palembang pada Jumat (6/10) malam dalam rangkaian tur keliling Asia.

Tiga personel MLTR, Jascha Richter (vocal/keyboard), Mikkel Lentz (gitar), dan Kare Wanscher (drum) telah tiba di Palembang, Rabu pagi setelah menjalani perjalanan udara dari Dermark ke Indonesia selama 35 jam.

Jascha dalam konferensi pers mengatakan sangat terkesan saat pertama kali tiba di Palembang.

“Kota ini sangat ramah. Saat break makan pagi, saya mengecek koran dan ternyata sudah banyak berita-berita tentang konser kami. Begitu pula di jalan-jalan, sudah ada spanduknya,” kata Jascha memberikan keterangan ke puluhan wartawan, (4/10/2017).

MLTR dijadwalkan akan tampil di gedung Palembang Sport And Convention Center yang kapasitas 4.000 tempat duduk.

Grup band yang populer di awal tahun 90-an ini direncanakan akan tampil dalam durasi dua jam menyanyikan sebagian besar lagu lawas mereka.

Meski enggan memberikan bocoran, pengebuk drum MLTR Kare Wanscher menjanjikan akan memberikan performa terbaik mereka seperti layaknya tampil di Jakarta dan kota-kota lain di dunia.

“Justru kami memiliki semangat lebih tampil di Palembang karena ini untuk kali pertama. Kami juga ingin melihat seberapa banyak fans kami, apakah sama seperti di Jakarta,” kata Kare Wanscher.

Ketertarikan MLTR untuk memasukkan Kota Palembang dalam rangkaian tur “Eternal Asia Tour 2017” karena kota ini akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. [ant]

Continue Reading

EduOto

Eduoto1 bulan lalu

PMJ ingatkan Cara Aman Mudik Bagi Pengendara Sepeda Motor

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombespol Argo Yuwono mengingatkan cara aman mudik yang menggunakan sepeda...

Eduoto5 bulan lalu

Benarkah Calon Pembeli Tesla Berpaling Ke Chevrolet Bolt, Ini Penjelasannya

EDUPUBLIK.COM, SAN FRANCISCO – Mobil listrik dari General Motors, Chevrolet Bolt, mendapatkan angin segar menyusul terus tertundanya produksi Tesla Model...

Eduoto5 bulan lalu

SUV termewah Mazda Mengaspal di Bandung, Ini Targetnya

EDUPUBLIK.COM, BANDUNG – Distributor resmi Mazda di Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), mulai memasarkan SUV termewah dalam jajaran produk...

Eduoto6 bulan lalu

Sukses Memperkuat Penjualan, IGNIS Tampil Istimewa

EDUPUBLIK.COM, Bandung – Peluncurannya pada April 2017 lalu mencuri perhatian pencinta otomotif di Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan Suzuki...

Eduoto1 tahun lalu

MCI Siap Promosikan Pariwisata dan Budaya Indonesia melalui Touring

Edupublik.com, Jakarta – Ketua Moge Club Indonesia (MCI) Brader Indra menyatakan di Tahun 2017 ini MCI akan mengadakan Tour Pariwisata...

Eduoto2 tahun lalu

Ini Kata Jokowi Terkait Tingginya Biaya Administrasi STNK

Edupublik.com, Pekalongan – Presiden Jokowi menepis sejumlah anggapan yang beredar bahwa terjadi kesimpangsiuran informasi yang masuk kepadanya terkait dengan penyesuaian...

Eduoto2 tahun lalu

Ini Alasan Pemerintah Menaikan Biaya Administrasi STNK

Edupublik.com, Jakarta – Pemerintah menaikan biaya administrasi pengurus STNK, SIM, dan BPKB. Beberapa poin peningkatan layanan menjadi keuntungan yang didapat...

Eduoto2 tahun lalu

Kapolri : Kenaikan Tarif STNK Usulan DPR

Edupublik.com, Jakarta – Kenaikan tarif STNK menuai berbagai kritik. Nilai kenaikan biaya yang terbilang besar membuat masyarakat resah. Di sisi...

Eduoto2 tahun lalu

Standar Khusus Armada Bus Transjakarta

Edupublik.com, Jakarta – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana membuat standar atau klasifikasi khusus untuk seluruh armada bus yang akan dipesan...

Terpopuler