Connect with us
data-ad-client="ca-pub-5380071771854709" data-ad-slot="4198541131" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Eduoto

Kapolri : Kenaikan Tarif STNK Usulan DPR

Edupublik.com, Jakarta – Kenaikan tarif STNK menuai berbagai kritik. Nilai kenaikan biaya yang terbilang besar membuat masyarakat resah. Di sisi lain, Presiden Joko Widodo juga mempertanyakan kenaikan itu.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kenaikan ini berkaitan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kenaikan. Tarif ini juga merupakan bagian dari usulan Komisi III DPR dan Badan Anggaran DPR.

“Itu kan sudah lintas sektoral dan sudah dibicarakan cukup panjang dengan komisi III dan Banggar. Itu usulan itu banyak juga dari banggar. Intinya adalah untuk pelayanan publik lebih baik,” kata Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Tito menjelaskan, sudah 6 tahun tidak ada kenaikan biaya padahal di waktu bersamaan harga material dalam mengurus perpanjangan surat-surat itu terus merangkak naik. Di sisi lain, peningkatan pelayanan berupa sistem pengurusan online juga sangat mempermudah warga.

Sebut saja pengurusan SIM. Dengan sistem online, masyarakat tidak perlu pulang ke Papua hanya untuk memperpanjang SIM. Bila dibandingkan dengan kenaikan tarif dengan ongkos pulang ke Papua tentu sangat jauh berbeda.

“Pulang pergi Rp 5,6 juta. Iya kan, dia harus perpanjang Rp 5,6 juta. Tapi sekarang kalau dengan SIM, dia online, dia bisa perpanjang ke Daan Mogot dengan bayar uang yang standar, sekitar Rp 200 ribu. Jadi bisa hemat dengan banyak dengan sistem online,” jelas Tito.

Hal serupa juga berlaku untuk STNK. Mantan Kepala BNPT itu menilai sistem online ini bisa menghindari penyalahgunaan wewenang karena biaya yang dibayarkan masyarakat langsung melalui bank.

“Otomatis biaya tambahan yang lebih dari itu membuat STNK motor diminta lebih dari itu dengan sekarang online yang kita buat otomatis akan bayar ke bank akan kurangi beban biaya tambahan,” imbuh Tito.

Aturan ini akan diberlukan pada Januari 2017. Jakarta dipilih menjadi pilot project dari aturan ini. Peningkatan pelayanan ini sebagai pengembangan dari sistem online pada SIM yang sudah berjalan dan diikuti oleh sistem e-tilang.

“Januari ini sudah mulai pilot project di jakarta. Kemudian setelah itu berkembang ke polda lain. Sama dengan SIM kan. SIM ini sudah online hampir di 33 kota kalau enggak salah. Nah kemudian e-tilang, elektronik tilang sudah enggak boleh lagi bayar ke polisi di jalan ke pengadilan. Kita butuh waktu tenaga, dengan e-tilang ini kita cukup bayar di bank selesai urusan,” pungkas Tito. [rizky]

Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eduoto

April Honda Pasarkan Skuter Listrik

Published

on

credit: Skuter Listrik Honda/dok. capture

EDUPUBLIK – Honda menyatakan akan mulai memasarkan skuter listrik BENLY e: Series pada April mendatang, dengan target 200 unit untuk tahun pertama di pasar lokal Jepang.

BENLY e: Series dikembangkan dengan konsep skuter listrik bisnis untuk layanan pengiriman barang dan menarget pasar perusahaan atau bisnis.

BENLY e: Series dilengkapi dengan sistem EV (electric vehicle) kompak yang mudah ditangani untuk berbagai jenis layanan pengiriman di Jepang.

Honda akan terus berkontribusi mewujudkan lingkungan yang lebih tenang dan lebih bersih untuk kehidupan sehari-hari masyarakat dengan semakin mempopulerkan sepeda motor dan skuter listrik, kata Honda dalam pernyataannya dikutip, Senin.

Skuter listrik ini dilengkapi dek belakang yang besar dan datar yang memudahkan pengguna muat barang yang akan dikirim ke pelanggan. BENLY e: juga mudah diputar balik di tempat yang sempit atau permukaan miring.

Skuter ini dirilis dalam empat varian, yakni BENLY e: I, BENLY e: II, BENLY e: I Pro dan BENLY e : II Pro, yang didasarkan pada model masing-masing dan menampilkan bagasi besar di depan dan belakang, pengait, serta sistem rem kaki sebagai perlengkapan standar.

BENLY e: model ini ditenagai oleh dua unit baterai Honda Mobile Power Pack (MPP) yang dapat dilepas dan mudah diganti.

Selain ramah lingkungan dan tidak bising, skuter ini juga diklaim mengasilkan tenaga dan torsi besar, sehingga punya tenaga kuat saat menanjak meskipun membawa beban pengendara dan barang.

Skuter ini mampu menjangkau 43 hingga 60 km untuk satu kali pengisian daya baterai penuh, tapi tergantung pada kecepatan saat berkendara.

Di Jepang, skuter ini dipasarkan dengan harga 737.000 yen hingga 748.000 yen atau sekitar Rp91,9 juta sampai Rp93 juta. [rzy/ant]

Continue Reading

Eduoto

2020 Harley Davidson Luncurkan 2 Motor Mesin Terbaru

Published

on

credit: milik harley davidson/via: facebook

EDUPUBLIK – Pabrikan motor besar Harley-Davidson bakal merilis dua sepeda motor kelas menengah terbaru yang mengusung mesin anyar Revolution Max V-Twin dalam dua varian kapasitas berbeda.

Dua model baru itu bakal dirilis pada akhir 2020 untuk memperluas segmen pasar baru merek ikonik ini, menurut Harley-Davidson dalam pernyataan resminya, dikutip Rabu (18/12).

Mesin Revolution Max 1250cc bakal disematkan pada Harley-Davidson Pan America, sedangkan yang 975cc akan dipasangkan pada Harley-Davidson Bronx.

Pan America didedikasikan bagi penggemar Harley-Davidson yang suka berpetualang. Ini merupakan sepeda motor touring serba guna, bandel, dan siap untuk menjelajah.

Sementara Bronx merupakan model streetfighter kelas menengah dengan kinerja yang sudah disesuaikan.

Mesin baru Harley-Davidson, Revolution Max, menurut Harley, dirancang untuk menawarkan kinerja fleksibel dengan kekuatan yang luas dan daya RPM tinggi.

Mesin ini bobotnya telah diminimalkan, sementara kinerjanya dimaksimalkan. Dari bentuknya juga dibuat kompak dan tidak sebesar generasi sebelumnya sehingga lebih terintegrasi dengan rangka kendaraan guna meningkatkan pusat grafitasi dan handling.

Powertrain yang sepenuhnya seimbang memiliki counter balancer internal yang mengurangi getaran engine primer untuk meningkatkan kenyamanan pengendara dan meningkatkan daya tahan kendaraan.

“Desainnya berani dan berkontur, klasik dan kontemporer, kuat dan langsing–representasi dari kinerja dan gaya Harley-Davidson,” kata Harley-Davidson.

Mesin Revolution Max 1250cc menawarkan tenaga maksimum 145 tenaga kuda dan torsi puncak 90 ft lbs, sedangkan yang 975cc menghasilkan tenaga hingga 115 tenaga kuda serta torsi 70 ft lbs.

Sejak 1909, mesin V-Twin telah menjadi pusat perhatian untuk sepeda motor Harley-Davidson® yang legendaris, dan sekarang dibawa ke ruang kinerja kelas menengah melalui Revolution® Max.

Sudut silinder 60 derajat memberikan ruang bagi throttle draft turun ke bawah yang memaksimalkan aliran udara dan meningkatkan kinerja.

Pendinginan dengan cairan mempertahankan suhu mesin yang terkendali untuk kinerja yang konsisten dalam mengubah lingkungan dan situasi berkendara.

Untuk mengoptimalkan kinerja model Pan America ™ dan Bronx ™ yang baru, Harley-Davidson® memanfaatkan keahlian para produsen komponen kelas dunia untuk memberikan solusi khusus untuk kinerja pengereman dan ban.

Harley-Davidson® berkolaborasi dengan Brembo® untuk menciptakan kaliper empat piston monoblock radial baru yang menggabungkan tepi tajam dengan kurva yang lebih lembut yang dirancang untuk memberikan rasa dan kemampuan pengereman yang luar biasa.

Untuk ban, Michelin® dan Harley-Davidson® telah bekerjasama mengembangkan ban merek-bersama untuk setiap model sepeda motor yang mengoptimalkan kinerja, rasa dan cengkeraman dalam segala kondisi. [*]

Continue Reading

Eduoto

Transaksi IIMS Capai Rp 11Miliar

Published

on

credit: IIMS/via facebook

JAKARTA – Gelaran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) yang telah berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, mengklaim bahwa jumlah transaksinya mencapai Rp11 miliar selama tiga hari pameran, pada 29 November-1 Desember.

“Pencapaian IIMS Motobike Expo 2019 sebagai event perdana cukup fenomenal,” ujar Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo dan Project Director IIMS Motorbike Expo 2019, Hendra Noor Saleh melalui keterangan resmi yang diterima awak media, Selasa (3/12).

Lebih lanjut, ia mengatakan jumlah unit motor yang terjual tercatat sebanyak 133 unit dengan nilai transaksi Rp9,4 miliar.

Sementara, dari after market tercatat transaksi sebanyak Rp1,6 miliar sehingga total transaksi adalah Rp 11 miliar.

Sedangkan dari sisi pengunjung, IIMS Motobike 2019 berhasil menggaet sebanyak 30.800 orang selama tiga hari pameran, hingga Minggu (1/12) sore.

“Dengan persiapan kurang lebih empat bulan, hasil ini bisa menjadi tolak ukur bagi penyelenggaraan berikutnya,” kata Hendra

Bicara mengenai kemungkinan adanya IIMS Motobike di tahun 2020, pria yang akrab disapa Ko Hen itu menyatakan bahwa sudah ada rencana untuk mengadakan pameran tersebut dalam waktu dekat.

“Tahun depan kami mengubah nama event ini menjadi IIMS Motobike Show 2020. Kami tetapkan Juli 2020 sebagai bulan penyelenggaraan,” ujar dia.

“Harapan kami, antusiasme peserta dan pengunjung lebih meningkat dibandingkan tahun ini,” kata Hendra menambahkan.

Gelaran IIMS Motobike 2019 sendiri diikuti 16 brand motor seperti Benelli, BMW Motorrad, Cleveland, Honda, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Lambretta, Peugeot Scooters, Piaggio, Triumph Motorcycles, Vespa, dan Yamaha.

Sedangkan dari segmen merek motor listrik, terdapat nama BF Goodrich, Gesits dan Selis. Tak lupa, industri aksesoris juga ikut hadir di IIMS Motobike Expo 2019 mulai dari helm, apparel dan lainnya. [ant]

Continue Reading

Terpopuler