Connect with us

Edu Bisnis

KPK Periksa CEO Perusahaan Pengemplang Pajak

Edupublik.com, Jakarta – Presiden Direktur PT E.K Prima Ekspor Indonesia, Rajesh Rajamohanan Nair diperiksa KPK sebagai tersangka. Dia sudah jadi tersangka kasus dugaan suap pengamanan tunggakan wajib pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia.

Rajesh yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Subdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak, Handang Soekarno itu ogah komentar.

Kelar diperiksa sekitar pukul 17.2 WIB, Rajesh hanya melontar senyuman saat berjalan menuju mobil tahanan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Sebagai informasi, KPK menetapkan Kepala Subdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Handang Soekarno dan Presiden ‎Direktur PT E.K Prima Ekspor Indonesia, Rajesh Rajamohanan Nair‎ sebagai tersangka kasus dugaan suap pengamanan tunggakan wajib pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia.

Handang diduga menerima uang US$ 148.500 atau setara Rp 1,9 miliar dari Rajesh‎ dengan maksud menghapus kewajiban pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia sebesar Rp 78 miliar. Uang Rp 1,9 miliar yang diberikan itu merupakan pemberian pertama dari Rp 6 miliar yang telah disepakati keduanya untuk melapanenamkan kewajiban pajak PT E.K Prima Ekspor Indonesia ini.

Penetapan tersangka ini merupakan hasil operasi tangkap tangak (OTT) yang dilakukan KPK‎ pada Senin 21 November 2016 malam di Springhill Kemayoran, Jakarta Pusat. Selain keduanya, ada pihak lain yang turut diamankan KPK dalam OTT itu, termasuk barang bukti berupa uang US$ 148.500.

Atas perbuatannya, Handang sebagai penerima suap dijerat dengan Pasal 12 ‎huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11‎ Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

‎Sementara Rajesh selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor. (rzy)

Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu Bisnis

inDriver Kini Ada di Kota Bogor dan Tasikmalaya

Published

on

EDUPUBLIK – Aplikasi pemesanan transportasi online internasional asal Rusia, inDriver terus memperluas penawaran layanan pemesanan transportasi di beberapa kota di Indonesia, termasuk Bogor dan Tasikmalaya dengan tersedianya layanan pemesanan ojek online mulai hari ini.

Layanan ojek online dapat dipesan menggunakan Penawaran Waktu Nyata yang unik yang memungkinkan pengguna menikmati layanan transportasi yang terjangkau, sekaligus memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada pengemudi untuk menerima permintaan yang menguntungkan.

“Peluncuran layanan ojek baru di beberapa kota hari ini, termasuk Bogor dan Tasikmalaya, menunjukkan bahwa kami sangat berkomitmen untuk pasar Indonesia. Kami memahami bahwa layanan ojek merupakan bagian penting dari kebutuhan transportasi umum di Indonesia,” ujar Direktur Pengoperasian (COO) inDriver, Egor Fedoro, dalam keterangannya, di Jakarta (28/10).

“Saat kami terus berkembang, kami juga akan terus menawarkan layanan yang akan meningkatkan pengalaman pengguna kami dalam layanan transportasi online. Dengan tambahan layanan ojek, warga Bogor dan Tasikmalaya dapat menikmati fleksibilitas dan kebebasan yang lebih besar dalam mendapatkan layanan transportasi untuk perjalanan sehari-hari, sekaligus membuka peluang baru untuk mendapatkan penghasilan,” imbuhnya.

Aplikasi pemesanan transportasi internasional dengan lebih dari 50 juta unduhan di seluruh dunia telah tiba di kota Bogor dan Tasikmalaya sejak awal tahun ini, dan terus memantapkan diri sebagai layanan pemesanan kendaraan pilihan di antara banyak orang Indonesia karena fleksibilitas, keterjangkauan dan aksesibilitas yang ditawarkan oleh aplikasi.

“inDriver, yang saat ini tersedia di lebih dari 40 kota di Indonesia, berencana menambah layanan ojek di setiap kota tempat aplikasi ini tersedia pada akhir tahun ini,” katanya.

inDriver membedakan dirinya dari layanan pemesanan transportasi online pribadi lain yang tersedia di negara ini dengan memungkinkan penggunanya menawar harga terbaik untuk perjalanan. Dengan fitur Tawaran Waktu Nyata (Real Time Deal) yang unik, penumpang pertama-tama akan menawar tarif untuk permintaan perjalanan mereka, sementara pengemudi terdekat yang menerima pemberitahuan permintaan akan memiliki pilihan untuk menerima tawaran, mengabaikan permintaan tersebut, atau bernegosiasi untuk memperoleh tarif yang lebih menguntungkan.

Fitur RTD juga unik karena pengemudi tidak secara otomatis ditetapkan kepada penumpang. Setelah penumpang menerima tawaran balik dari pengemudi terdekat, mereka dapat dengan bebas memilih pengemudi yang sesuai dengan preferensi mereka – berdasarkan tarif, peringkat pengemudi, perkiraan waktu tiba, atau model kendaraan.

Layanan ini juga berlawanan dengan algoritme yang digunakan oleh perusahaan layanan pemesanan transportasi online pribadi lainnya, yang menaikkan ongkos perjalanan karena jam sibuk, kondisi lalu lintas, dan riwayat permintaan.

Untuk memastikan keamanan pengguna, inDriver menyediakan fitur seperti kemampuan untuk membagikan lokasi GPS dan informasi perjalanan dalam waktu nyata dari aplikasi dengan kontak tepercaya, serta tombol darurat khusus yang akan menghubungkan pengguna secara langsung dengan lembaga penegak hukum jika terjadi keadaan darurat. Layanan pemesanan ojek online dari inDriver tersedia di perbatasan serta pinggiran kota terdekat.

Sementara itu, pengemudi yang mendaftar masuk inDriver dapat menikmati biaya layanan nol selama waktu yang terbatas. Saat ini, perjalanan yang sudah selesai hanya dapat dibayar tunai untuk menghindari biaya tambahan, seperti biaya transaksi atau biaya bank jika membayar dengan kartu debit atau kredit. [moh]

Continue Reading

Edu Bisnis

Menatap Kebangkitan Pariwisata Ramah Muslim Pasca Pandemi COVID-19

Published

on

EDUPUBLIK – Pandemi COVID-19 telah berdampak signifikan bagi industri pariwisata, termasuk pariwisata ramah muslim di Indonesia. Menurunnya angka kunjungan wisatawan nusantara dan juga mancanegara, telah membuat geliat bisnis pariwisata berujung pada krisis yang tak pernah diduga.

Namun, semangat untuk bangkit di balik pandemi ini menjadi perjuangan kolektif yang harus digaungkan banyak pihak. Tidak hanya pelaku usaha, namun juga pemerintah, organisasi profesi, dan tentunya masyarakat sebagai ujung tombak keberhasilannya.

Menebarkan semangat optimisme tersebut menjadi tujuan utama Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) untuk kembali mengusung event “The 2nd International Halal Tourism Summit (IHTS)” yang berlangsung dalam gelaran ”The 7th Indonesia Sharia Economic Festival (7th ISEF)” tahun 2020 ini.

Berbagai acara telahdilangsungkan, seperti diskusi bisnis, focus group discussion dengan para stakeholder pariwisata ramah muslim, virtual exhibition, dan diakhiri dengan konferensi internasional terkait pariwisata halal.

Bekerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Panitia Pelaksana IHTS 2020 dan The 7th ISEF 2020 kembali melaksanakan gelaran konferensi internasional yang bertajuk “Strategic Innovation for Sustainable Muslim Friendly Tourism”.

Pelaksanaan konferensi internasional yang kedua ini merupakan komitmen PPHI dalam menebarkan semangat optimism bagi para pelaku pariwisata, khususnya pariwisata ramah muslim di Indonesia dan juga dunia.

Konferensi ini akan dibuka dengan Keynote Speech oleh Bapak Fadjar Hutomo (Deputy Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf) dan Bapak Dr. Sugeng (Deputi Gubernur Bank Indonesia).

Pada Konferensi Internasional Pariwisata Halal tahun ini, akanhadir beberapa pembicara dari dalam dan luar negeri, yaitu Reem Elshafaki (Senior Associate Dinarstandard – USA), Ufuk Secgin (Chief Marketing Officer HalalBooking.com – UK), Mikhail Melvin Goh (Chief Operating Officer Have Halal Will Travel – Singapore), dan Riyanto Sofyan (Chairman PPHI & Chairman SofyanCorp – Indonesia).

Konferensi internasional ini akan dilaksanakan secara virtual melalui laman www.isef.co.id dan terbuka untuk publik. Bagi peserta yang ingin menghadiri konferensi ini, bisa melakukan pendaftaran pada alamat website tersebut.

Pariwisata Ramah Muslim Indonesia Siap Bangkit! Dalam keterangan yang disampaikan oleh Riyanto Sofyan, Ketua Umum PPHI, para pelaku wisata ramah muslim di Indonesia juga turut merasakan dampak krisis akibat pandemi COVID-19 ini.

Tidak hanya berkurang secara pendapatan, namun bahkan sebagian usaha perjalanan wisata, hotel, penginapan ramah muslim, hingga restoran dan destinasi wisata harus tutup operasional dalam jangka waktu yang cukup lama. Tentu hal ini sangat berdampak pada keberlanjutan bisnis para pelaku usaha di bidang pariwisata ini.

“Sebagai perkumpulan pelaku dan pegiat wisata ramah muslim, tentu kami berupaya untuk senantiasa menebarkan semangat optimism tersebut kepada seluruh anggota. Salah satunya melalui kegiatan rangkaian acara Indonesia Halal Tourism Summit (IHTS) 2020 ini. Berbagai acara telah kami lakukan bersama dengan panitia ISEF dan Bank Indonesia, seperti pameran virtual bagi pelaku usaha wisata, diskusi dan temu ramah dengan pemangku kepentingan pariwisata di Indonesia, dan juga beberapa kali kami melakukan sharing business dengan pelaku usaha lainnya dalam mencari strategi terbaik untuk bertahan di tengah krisis saat ini” Ujar Riyanto Sofyan menjelaskan.

Konferensi internasional ini merupakan acara akhir yang tergabung ke dalam IHTS
2020 ini. Oleh karena itu, pada rangkaian akhir ini, panitia menghadirkan beberapa pembicara ahli di bidangnya untuk berbagi strategi dan prediksi dalam menghadapi fenomena baru selepas pandemi nanti.

Ketua pelaksana IHTS 2020, Noveri Maulana juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan konferensi internasional ini sekaligus untuk meneguhkan kembali semangat kebangkitan industry pariwisata halal di Indonesia.

“Kita harapkan, melalui konferensi internasional ini, kita bisa mendapatkan banyak insight bisnis dan strategi terkait pengembangan usaha di bidang industri pariwisata halal di Indonesia. Selain itu, acara ini kita harapkan juga bisa memberi citra positif bagi Indonesia di mata turis Muslim internasional dan diharapkan nanti kunjungan wisatawan mancanegara juga perlahan akan semakin meningkat” Ujar Noveri menjelaskan.

Konferensi Internasional Pariwisata Ramah Muslim ini juga didukung oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan juga didukung penuh oleh Bank Indonesia selaku tuan rumah pelaksana Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020. [**]

Continue Reading

Edu Bisnis

Klinik Spa untuk Bayi, Peluang Usaha Prospektif Pasca Pendemi Covid 19

Published

on

photo credit: pelatihan dan peluang usaha Baby Spa/dok

EDUPUBLIK – Layanan Spa sekarang tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa. Bagi para bayi, Spa ternyata memiliki banyak manfaat, diantaranya memberi efek melancarkan peredaran darah, sehingga perkembangan si kecil akan lebih pesat pada usia pertumbuhannya.

“Kalau layanan Spa diberikan secara rutin, akan berpengaruh pada sistem metabolisme tubuh dan bisa meningkatkan daya tahan tubuh si kecil agar tidak mudah terserang penyakit,” ujar Arief Rahman Hakim, praktisi pelatihan Baby Spa dari Kusuma Global dan Insed Education, Selasa, (20/10/20).

Menurut Arief, Spa juga bisa memberikan efek relaksasi, sehingga si kecil bisa tumbuh dengan ceria dan membantu membentuk pribadi, ceria, supel dan mandiri, serta bisa meningkatkan kualitas tidur. “Seperti kita ketahui, perkembangan otak bayi terjadi selama masa tidurnya. Jadi ini penting buat anak-anak,” tambahnya.

Kini, layanan Spa untuk bayi sudah banyak tersedia di beberapa rumah sakit. Paketnya pun bermacam-macam seperti pijat bayi umur 0-2 tahun. Ada juga pijat bayi plus berenang.

Layanan Spa bayi juga tersedia yang dibuka oleh kalangan sendiri dengan membuka klinik di perumahan. “Usaha klinik Baby Spa sangat prospektif. setelah ikut pelatihan, saya langsung buka dan sambutan masyarakat ternyata sangat antusias,” Dewi Ritnowati, S.SiT perempuan asal Pati Jawa Tengah yang pernah mengikuti pelatihan Mom and Baby Spa.

Dewi tidak mau menyebut berapa nominal usaha klinik Spa Bayi yang dia miliki. “Ya setara dengan harga Honda Beat lah,” ucapnya.

Nah, bagi Anda kalangan praktisi kesehatan dan masyarakat umum yang ingin memiliki kemampuan profesional di bidang baby spa, Insed Education akan menyelenggarakan pelatihan Mom and Baby Spa pada tanggal 7- 8 Nopember 2020 di Hotel HOM Bekasi.

Ada biaya investasi untuk pelatihan, dari investasi itu, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas menarik, mendapat materi teori, praktik pijat dan spa bayi, serta pelayanan kesehatan untuk ibu menyusui.

Disamping itu, peserta juga akan mendapatkan bimbingan terus menerus oleh pelatih pasca kegiatan melalui grup whatsapp. Sehingga bisa menjadi profesional yang terampil dan bisa mendirikan klinik Spa secara mandiri.

Arief yakin usaha di bidang baby spa akan menjadi favorit pasca pandemi. “Karena masyarakat kita kan semakin peduli dengan masalah kesehatan,” pungkas dia. [th]

penulis: kontributor

Continue Reading

Terpopuler