Connect with us
data-ad-client="ca-pub-5380071771854709" data-ad-slot="4198541131" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

NEWS

Menhub Angkat Bicara Terkait Ancaman Mogok Karyawan dan Pilot Garuda Indonesia

“Kita sebaiknya menghindari hal yang tidak diinginkan agar transportasi udara tidak terganggu yang merugikan kita semua,” kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Menhub Budi Karya Sumadi

EDUPUBLIK.COM, BEKASI – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan jajaran direksi dan semua pihak di Garuda Indonesia Airways bisa menyelesaikan masalah internal sehingga pelayanan penerbangan tidak terganggu yang pada akhirnya bisa merugikan masyarakat dan negara.

Hal ini Dia sampaikan, terkait ancaman mogok para pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda dan Serikat Karyawan Garuda atau Sakarga.

“Garuda adalah bendera penerbangan nasional yang harus tetap ada dan saya menginginkan masalah internal bisa selesai,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi, di Bekasi, Kamis (3/5/2018).

Budi Karya mengaku agak prihatin dengan adanya masalah itu dan berharap bisa dilakukan dialog bersama untuk mencari solusi yang bisa saling menguntungkan.

“Kita sebaiknya menghindari hal yang tidak diinginkan agar transportasi udara tidak terganggu yang merugikan kita semua,” katanya.

Dia pun meyakini bahwa masalah di tubuh Garuda Indonesia bisa segera berakhir dan tidak ada lagi ancaman-ancaman mogok dari karyawannya.

“Saya optimistis masalah di Garuda bisa diselesaikan dengan baik,” katanya. [ant]

Baca selanjutnya
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Begini Komitmen Listyo Sigit Jika Menjadi Kapolri

Published

on

photo credit: Komjen Listyo Sigit/ss

EDUPUBLIK – Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan delapan komitmen yang akan dijalankannya apabila dirinya menjadi Kapolri, salah satunya menjadikan Polri sebagai institusi yang “Presisi”.

“Pertama, menjadikan Polri sebagai institusi yang prediktif, responsibilitas, transparan dan berkeadilan atau Presisi,” kata Listyo dalam uji kelayakan calon Kapolri di Ruang Rapat Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, (20/1)

Kedua menurut dia, menjamin keamanan untuk mendukung program pembangunan nasional; dan ketiga, menjaga soliditas internal Kepolisian. Komitmen keempat menurut Listyo, meningkatkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

“Dan bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan kementerian/lembaga lain-lain untuk mendukung dan mengawal program pemerintah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, komitmen kelima adalah mendukung terciptanya inovasi dan kreatifitas yang mendorong kemajuan ekonomi Indonesia. Listyo menjelaskan, komitmen keenam adalah menampilkan kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.

“Ketujuh, mengedepankan pencegahan permasalahan keadilan dengan mengedepankan keadilan restoratif atau ‘restoratif justice’ dan menyelesaikan masalah atau ‘problem solving’. Lalu setia kepada NKRI, dan senantiasa merawat kebhinekaan,” ujarnya. [rzy]

Continue Reading

NEWS

BNPB: 150 Lebih Bencana Alam Di Awal Tahun 2021

Published

on

ilustrasi

EDUPUBLIK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 154 bencana alam yang terjadi di Indonesia dalam tiga pekan pertama tahun 2021.

“BNPB mencatat dalam rentang dari 1-18 Januari sebanyak total 154 bencana alam terjadi di Indonesia. Kebanyakan adalah berbentuk banjir, angin ribut dan longsor,” Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 BNPB Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Graha BNPB Jakarta, (19/1).

Dari sekian banyak bencana alam tersebut, sudah ada 140 korban meninggal dan 776 orang luka-luka.

“Curah hujan yang tinggi saat ini dan cuaca ekstrim menyebabkan banjir di beberapa tempat seperti Malang dan Puncak, Bogor,” tambah Wiku.

Bencana tersebut, menurut Wiku, menunjukkan Indonesia secara geografis dan geologis memang rawan bencana alam.

“Untuk mengurangi dampak bencana, sudah menjadi kewajiban masyarakat khususnya yang tinggal di rawan bencana untuk meningkatkan rasa kesiapsiagaan sesuai surat edaran Kemendagri, pemerintah daerah juga diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan serta memobilisasi segala kekuatan dalam rangka penanggulangan bencana,” ungkap Wiku.

Presiden Jokowi juga sudah mengunjungi langsung dua lokasi bencana yaitu Kabupaten Mamuju di Sulawesi Barat yang terdampak Gempa dan kabupaten Banjar di Kalimantan Selatan yang terkena bencana banjir.

Bencana banjir setidaknya terjadi di Kepulauan Bangka Belitung; kabupaten Bener Meriah dan Aceh Timur, Aceh; Kabupaten Jember, Jombang dan Sampang, Sidoarjo, Jawa Timur; Kabupaten Indramayu, Jawa Tengah; Kalimantan Barat; 10 kabupaten di Kalimantan Selatan; Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat; Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat; Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara; Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara; Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara; kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat; Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Selanjutnya puting beliung juga melanda di Cirebon, Jawa Barat; Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau; serta sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh.

Tanah longsor terjadi di Batam, Kepulauan Riau; Cianjur, Sumedang Jawa Barat; Manado, Sulawesi Utara; Kabupaten Lues, Aceh.

Masih juga ada bencana gunung meletus yaitu Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan Semeru di Jawa Timur serta gempa bumi di Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat. [rzy/ant]

Continue Reading

Ekonomi

Jokowi: OJK Harus Mengeluarkan Taringnya

Published

on

photo credit: Presiden Joko Widodo (Jokowi)/via: facebook

EDUPUBLIK – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jangan sampai “mandul” dan “masuk angin” serta harus mengeluarkan taringnya dalam mengawasi industri jasa keuangan.

“Transaksi keuangan yang menjurus ke fraud harus ditindak tegas. Pengawasan OJK juga tidak boleh mandul, tidak boleh masuk angin, harus mengeluarkan taringnya, dan menjaga kredibilitas dan integritas. Ini sangat penting,” kata Presiden Jokowi secara virtual dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 di Jakarta.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa OJK dan pelaku industri jasa keuangan harus menjaga kepercayaan pelaku pasar dan masyarakat umum. Hal itu ditempuh dengan memastikan tidak ada lagi praktik industri keuangan yang merugikan masyarakat.

“Kita harus membangun sebuah sistem internal yang baik, membangun sebuah sistem yang berstandar internasional sehingga meningkatkan kepercayaan dunia internasional pada industri jasa keuangan kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Presiden mengapresiasi kerja sama yang erat antara OJK, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan LPS dalam mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19 sejak 2020.

“Kemarin kerja sama antara pemerintah, Kemenkeu, OJK, BI, LPS, berjalan beriringan dengan baik. Setiap masalah selalu direspons dengan cepat, dan untuk tahun ini pemerintah ingin agar kerja sama itu bisa dilanjutkan,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden menyatakan berbagai kebijakan untuk menopang perekonomian pada 2021 telah disiapkan, terutama dengan telah rampungnya Undang-Undang Cipta Kerja. Dengan penerapan aturan perundang-undangan terbaru itu, diharapkan kegiatan dan produk ekonomi Indonesia akan semakin kompetitif di pasar global.

“Kita juga bersyukur UU Cipta Kerja telah diundangkan dan peraturan turunannya, PP atau Perpres, segera terbit dalam waktu secepatnya, agar kita semakin kompetitif di pasar, utamanya di pasar global,” kata Presiden Jokowi. [rzy/ant]

Continue Reading

Terpopuler