Connect with us

Politik

PAN Jawab Tuduhan PSI Terkait Asman Abnur

photo credit: Asman Abnur Menpan RB/foto source via - twitter

JAKARTA – Wakil Sekjen PAN Faldo Maldini membantah pernyataan Sekjen PSI Raja Juli Antoni yang menuduh PAN tidak menarik menterinya dari kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai partai yang inkonsisten.

“PSI kan partai baru ya. Seharusnya fokus mengambil hati rakyat, jangan malah ikut kepada serang menyerang yang tidak produktif. Sumbang aja idenya, tidak terlalu memikirkan partai lainya,” ujar Waksekjen PAN Faldo Maldini, dalam Keterangannya, di Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Dia menilai, keberadaan PSI sebagai partai baru seharusnya memberikan pencerahan bagi masyarakat.

Dia juga mengaku, tidak ambil pusing dengan pernyataan Raja. Menurutnya, PAN selama ini sudah sangat konsisten mempertahankan nilai-nilainya.

“Ya, kita biarkan saja. Kami tidak membangun loyalitas kepada orang perorangan. Tidak pernah berlebihan dukung tokoh A atau tokoh B. Benci tokoh A atau B. Kami terus menjaga nilai. Kalau ada yang melenceng harus diingatkan. Koalisi bukan “yesman” ya,” katanya.

Dia mengatakan, partainya menjaga demokrasi pikiran, bukan fansclub.

“Kalau dibilang tidak konsisten, terus yang ngedukung orang yang abis diteriaki intoleran namanya apa? Salah sasaran ini namanya,” ketusnya.

Dia menegaskan, mundurnya Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara (Menpan RB) Asman Abnur merupakan upaya untuk menjaga etika.

“Kader PAN itu memegang etika publik dan politik. Apalagi yang dikasih untuk membantu presiden, pasti yang terbaik, agar Presiden Jokowi makin dicintai rakyat. Kalau prestasi dan profesionalisme Pak Asman jangan diragukan lah, Beliau sangat membantu Presiden untuk menerjemahkan UU ASN yang sempat bikin pusing. Saya abis ketemu Bang Ali Mukhtar Ngabalin, juga ngomong begitu,” kata Faldo.

Dia mengatakan, dalam sistem presidensial tidak ada istilah oposisi. Menurutnya, semua partai dapat berkolaborasi untuk bekerja bersama dan menjalankan peran yang diamanahkan UU.

“Sebagai ahli ilmu politik, Bung Raja harusnya paham. Dalam presidensial tidak ada istilah oposisi. Partai koalisi itu harus menjalankan fungsi kontrol. Jadi, konsistensi partai bukan diukur seberapa loyal kepada penguasa, tetapi seberapa besar gagasan dan kontrol yang dilakukan kepada pemerintah yang sedang bekerja,” tandasnya.

Menpan RB Mundur

Setelah mendapat desakan dari berbagai kalangan, akhirnya Menpan RB Asman Abnur mengundurkan diri dari Kabinet Kerja.

Jokowi menunjuk Wakapolri Komjen Syafruddin menggantikan Asman Abnur. [dade]

Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EduOto