Connect with us

Musik

Paramore Band Asal Amrik Bakal Konser di Indonesia, Jangan Lupa Catat Tanggalnya

photo source: akun twitter @paramore/via twitter

EDUPUBLIK.COM – Band asal Amerika Serikat (AS) Paramore akan kembali menggelar konsernya di Jakarta pada 16 Februari 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten.

Ini adalah konser ketiga paramore yang beranggotakan Hayley Williams (vokal), Taylor York (gitar) dan Zac Farro (drum).

Sebelumnya, Paramore pernah menggelar konser di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, pada 17 Agustus 2011. Konser kedua mereka bertempat di Pantai Carnaval, Ancol, Jakarta, pada 19 Agustus 2011.

Konser “Paramore Tour Four Indonesia” merupakan bagian rangkaian tur promosi album ke-5 mereka, “After Laughter” yang telah menduduki posisi nomor satu Billboard’s 25 Best Rock Albums 2017: Critics’ Picks.

Album Paramore yang dirilis pada 12 Mei 2017 berisi sederet lagu andalan, seperti “Hard Time”, “Told You So” dan “Fake Happy”.

Paramore pernah mendapatkan beberapa penghargaan lain seperti tiga NME Awards (Best Intenational Band dan Hottest Female), dua People’s Choice Award (Favorite Rock Band), satu Teen Choice Awards (Choice Rock Group), dua Kerrang! Awards (Best Album, Hottest Female) serta satu Grammy Awards (Best Rock Song).

Konser ketiga ini adalah hasil kolaborasi antara MCM Live, Sonic Live Asia, Gudlive Pro, dan Pop Entertainment.

Tiketnya mulai dijual pada 29 Desember 2017 start jam 14.00 WIB melalui BookMyShow. Tersedia 2000 tiket early bird dengan Rp1.000.000 untuk early bird Festival A dan Rp850.000 untuk Earlybird Festival B. Setelah tiket early bird habis, harganya naik menjadi Rp1.500.000 untuk Festival A dan Rp1.250.000 untuk Festival B. [ant]

Baca selanjutnya
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Musik

Konser K-Pop Super Junior di ICE BSD City 

Published

on

EDUPUBLIK – Grup idola K-pop Super Junior kembali mengajak para penggemar mereka atau disebut E.L.F sesaat terlarut pada nostalgia di sela konser bertajuk “Super Show 8: Infinite Time” di ICE, BSD City, Tangerang pada Sabtu (11/1).

Dari hampir 30 lagu yang para personel grup nyanyikan, separuhnya lagu-lagu lawas populer mereka di masa lalu, seakan membawa E.L.F ke konser Super Show terdahulu.

Detik-detik menjelang penampilan perdana, lagu “Superman” diputar, mengingatkan penggemar pada sosok idola mereka di tahun 2011, di era album “Mr. Simple”, disusul “A Man in Love” yang pernah Super Junior hadirkan antara lain di Super Show 4 pada 2012 dan Super Show 2 pada tahun 2009 (walau tidak digelar di Indonesia).

“Bonamana” dan “No Other”, lagu yang populer di tahun 2010 juga kembali Leeteuk, Siwon, Eunhyuk, Shindong, Donghae, Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung nyanyikan. “Bonamana” setidaknya pernah mereka tampilkan di konser Super Show 7S pada Juni 2019 dan Super Show 5 serta 4.

Tak hanya itu, masih ada sederet lagu lawas yang Super Junior juga hadirkan, dua di antaranya, lagu balada “My All Is In You” dan “Love Disease” dari album “It’s You” versi kemas ulang yang dirilis pada tahun 2009. [ant]

Continue Reading

Musik

Menjadi Penyanyi Pop Isyana Semula Ragu

Published

on

credit: @isyanasarasvati/akun twitter

EDUPUBLIK – Isyana Sarasvati mengaku sempat ragu ketika memulai karir sebagai penyanyi dan pencipta lagu pop, karena sedari belia ia menggeluti musik klasik dan tak berniat menjadi musikus non-klasik.

“Mayoritas orang menganggap aku sebagai penyanyi pop padahal aku merintis musik dari kecil di klasik dan enggak pernah terpikir terjun ke dunia komersil dan aku enggak pernah berminat jadi penyanyi non-classical,” kata Isyana dalam acara “Sunsilk #TakTerhentikan” di Jakarta, Senin (7/10).

Alumni Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura dan Royal College of Music, Inggris, itu kemudian mendapat tawaran untuk membawakan musik pop, yang membuatnya dihadapkan pada dua pilihan yakni menerima kesempatan yang datang atau meneruskan impiannya.

“Aku berpikir lagi, dari kecil aku nyiptain lagu sendiri, aku bernyanyi, aku main klasik dari kecil. Tapi klasik kan memang segmented banget. Aku juga sebenarnya pemalu dan introver,” ujar pelantun “Keep Being You” itu.

“Kalau komersil kan dunianya beda dengan klasik. Kalau klasik aku hanya diam sampai semua selesai. Kalau komersil saat tampil kita harus mengajak penonton ikut nyanyi. Aku 50:50, aku suka ciptain lagu juga, jadi kayak ambil enggak ya,” lanjutnya.

Akhirnya Isyana menerima tawaran dari salah satu label Tanah Air untuk terjun ke musik pop. Dia merasa beruntung karena diberi kebebasan untuk mengekspresikan musiknya.

“Kita diajak ngobrol bareng-bareng seperti apa musiknya, aku pengin seperti apa. Mereka juga tahu dan memperlakukan aku bukan sebagai penyanyi tapi musisi. Setelah itu aku jadi bersyukur banget,” ujarnya. [ria]

Continue Reading

Musik

Smashing Pumpkins Keluarkan Album Baru

Published

on

photo credit: vokalis smashing pumpkins billy corgan/source - via: twitter
EDUMUSIKNEWYORK – Hampir dua dekade setelah bubar secara tidak baik, personel lama Smashing Pumpkins mengumumkan mereka telah merekam sebuah album baru bersama-sama, Jumat (14/9/2018).

Ikon alternative rock yang digawangi vokalis Billy Corgan itu mengatakan album tersebut berjudul, dengan satu frasa yang unik, “Shiny and Oh So Bright, Vol. 1 / LP: No Past. No Future. No Sun” yang akan dirilis pada 16 November.

Mereka juga merilis satu lagu dari album itu, “Silvery Sometimes (Ghosts)”, didominasi iringan gitar yang mengingatkan pada musik pop yang mereka mainkan di akhir tahun 1990-an.

youtube

Pengumuman tersebut disampaikan setelah Corgan bereuni dengan gitaris James Iha dan pemain drum Jimmy Chamberlin untuk pertama kalinya sejak tahun 2000 untuk tur yang hanya berfokus pada lagu-lagu terlaris Smashing Pumpkins.

Corgan tetap melakukan rekaman sebagai Smashing Pumpkins sejak 2000 tetapi dengan personel musisi baru.

Namun, tidak tampak kehadiran basis D’arcy Wretzky, yang memiliki hubungan paling buruk dengan Corgan dan memiliki masalah dengan narkoba.

Pumpkins sebelumnya meluncurkan lagu baru yang akan hadir dalam album itu, “Solara”, didominasi dengan alunan gitar metal. [ant]

Continue Reading

Terpopuler