Connect with us

Edu Tekno

Pemerintah Rampingkan Izin Penyiaran

photo credit: Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Ahmad Ramli/foto: @suprioagung via: twitter

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyederhanakan izin penyiaran dari empat peraturan menteri menjadi satu peraturan menteri serta menerapkan sistem “online single submission” (OSS).

“Peningkatan pelayanan publik dalam sektor penyiaran termasuk dalam agenda keempat dengan melakukan reformasi birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang bebas korupsi dan menciptakan iklim industri penyiaran yang kondusif,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Ahmad Ramli, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Menurutnya, upaya mewujudkan pelayanan perizinan yang prima harus didukung dengan peraturan Menteri Kominfo terbaru.

Dia mengatakan, peraturan itu mencakup pelaporan perubahan data perizinan, biaya izin, sistem stasiun jaringan, daerah ekonomi maju dan daerah ekonomi kurang maju dalam penyelenggaraan penyiaran.

Tujuan penyederhanaan regulasi tersebut, lanjutnya, untuk memastikan efektivitas dan efisiensi, percepatan waktu pelayanan atau proses perizinan penyiaran, adanya kejelasan proses, waktu dan sanksi untuk setiap tahapan proses perizinan.

Selanjutnya, kata dia, memberikan kepastian hukum untuk masyarakat dan industri penyiaran.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan memahami dan mendukung langkah yang diambil oleh Kemenkominfo dalam penyederhanaan perizinan bidang penyiaran,” katanya.

Para pemangku kepentingan, kata Dia, diminta berkomitmen dalam mendukung penyiaran yang sehat, kompetitif, berdaya saing, dan bermartabat serta meningkatkan dan memperkuat tertib administrasi perizinan penyiaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

“Kemudian mendukung percepatan perizinan secara daring dalam rangka menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, transparan dan akuntabel serta menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam pengurusan perizinan penyiaran,” tandasnya. [ant]

Baca selanjutnya
Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu Tekno

Krisis Lahan Subur, BPPT Dorong Masyarakat Konsumsi Pangan Selain Beras

Published

on

photo credit: Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologin (TAB-BPPT) Soni Solistia Wirawan, saat acara "Ketahanan Pangan Dengan Rekayasa Teknologi Pangan Non Beras", di Jakarta, (6/6)/dok. dade

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Pusat Teknologi Agroindustri (PTA) BPPT mengatakan dalam rangka mengatasi ketersediaan pangan pokok, sejak tahun 2015 mengembangkan beras non padi yang berasal dari sumber karbohidrat yang tersedia di negeri ini.

“Sumber karbohidrat yang dimaksud adalah sumber karbohidrat yang berasal dari bahan non padi seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung, sorghum dan sagu,” ujar Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologin (TAB-BPPT) Soni Solistia Wirawan, saat acara “Ketahanan Pangan Dengan Rekayasa Teknologi Pangan Non Beras”, di Jakarta, (6/6/2018).

Dia mengatakan, segala upaya dan sumberdaya yang tersedia dikerahkan untuk menyediakan beras guna mencukupi kebutuhan pangan bangsa Indonesia yang berjumlah 250 juta jiwa lebih.

“Namun kita sadar untuk menyediakan beras 40 juta ton bukan perkara mudah, karena saat ini menghadapi beberapa keterbatasan seperti terbatasnya lahan subur, terbatasnya sumber air, rusaknya saluran air irigasi terbatasnya tenaga kerja petani, dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya perubahan iklim global yang berdampak terhadap penyediaan beras di negeri ini,” kata Dia.

Dia mengatakan, pangan karbohidrat non padi tersebut sebelumnya merupakan bahan pangan di daerah-daerah tertentu yang secara agroklimat tanaman padi kurang dapat tumbuh baik. Pangan karbohidrat non padi tersebut sering di sebut sebagai pangan lokal.

“Masyarakat daerah tertentu sudah terbiasa mengkomsumsi pangan lokal sebagai sumber karbohidratnya, namun keberadaan beras yang melalui program swasembada beras sangat berhasil menggeser keberadaan pangan lokal tersebut,” katanya.

Dia menuturkan, negara dan bangsa yang hanya menghandalkan pada satu bahan pokok saja akan mengalami goncangan politik maupun ekonomi manakala ketersediaan pasokan pangan pokoknya terganggu.

Penyediaan pangan pokok non padi, lanjutnya, menjadi salah satu solusi. Mengingat masyarakat Indonesia sudah terbiasa mengkonsumsi nasi dari beras maka melalui rekayasa teknologi bahan pangan lokal tersebut dibuat menyerupai bulir padat.

“Dengan membentuk bulir seperti beras maka diharapkan ketersediaan beras non padi dapat diterima oleh konsumsi di negeri ini,” katanya.

Dia mengungkapkan, data yang diperoleh dari Outlook Pangan Karbohidrat menyebutkan bahwa pada tahun 2015 di Indonesia ini terdapat 7 Provinsi yang mengalami difisit neraca beras padi.

“Ketujuh Provinsi tersebut adalah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Riau, Jambi, Bangka Belitung, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari ke 7 Provinsi tersebut defisit berasnya mencapai 1,4 juta ton,” tandasnya. [dade]

Continue Reading

Edu Tekno

Penumpang Go-Jek Bisa Dengar Musik Gratis dari Joox

Published

on

photo credit: @gojekindonesia/via: instagram

EDUPUBLIK.COM, Jakarta – Menyambut kehadiran tahun baru 2018, penyedia layanan musik digital daring terdepan di Indonesia berkolaborasi dengan penyedia layanan on-demand terkemuka, meluncurkan kampanye Free Ride Free Music, yang bertujuan untuk memberikan musik dan tumpangan gratis bagi pengguna layanan tersebut.

“Baik JOOX maupun GO-JEK memiliki daya tarik yang mirip bagi target sasar kami dan kami juga telah sama-sama sukses muncul menjadi salah satu app signifikan yang digunakan sebagai gaya hidup urban saat ini di Indonesia. Kemitraan ini menjadi patokan baru dalam pemenuhan kepuasan pelanggan bagi kedua belah pihak,” ujar Senior Director of Business Development, International Business Group, Tencent Benny Ho, melalui keterangnnya, di Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Kedua layanan tersebut, lanjut Benny, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup baru masyarakat urban di Indonesia. GO-JEK merupakan solusi kebutuhan hidup sehari-hari bagi masyarakat mulai dari layanan transportasi, logistik, layanan delivery makanan dan kebutuhan belanja harian, dan beragam layanan lainnya. Saat menggunakan layanan transportasi, salah satu aktivitas favorit masyarakat urban, rupanya adalah mendengarkan musik dari layanan musik digital daring semacam JOOX.

Dengan penetrasi ponsel pintar dan kepadatan lalu lintas yang semakin tinggi di Indonesia, JOOX dan GO-JEK kini menjadi bagian dari gaya hidup tak terpisahkan dari masyarakat. Terlebih JOOX menghadirkan ragam pilihan musik sesuai selera para penggunanya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer GO-JEK Piotr Jakubiwski, menyatakan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin. “Kerja sama ini sejalan dengan semangat kami untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Melalui kerja sama ini, pengguna GO-JEK dapat menikmati beragam program menarik yang kami tawarkan bersama JOOX,” kata Piotr.

Dia menjelaskan, Free Ride Free Music adalah kerja sama saling menguntungkan yang diadakan dua pihak dimana JOOX akan menyediakan musik gratis bagi pengguna GO-JEK dan di sisi lain GO-JEK akan memberikan tumpangan gratis bagi pengguna JOOX.

“Paket JOOX VIP 1 minggu akan diberikan kepada pengguna baru GO-JEK yang melakukan booking perdananya saat periode promo 20 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018. Voucher JOOX akan didistribusikan pada pengguna GO-JEK yang memenuhi syarat di laman “my voucher”,” jelasnya.

Pengguna GO-JEK, lanjutnya, akan menerima pesan in-app mengenai voucher JOOX untuk mereka dan lalu dapat menebusnya di aplikasi JOOX melalui mekanisme biasa.
Di sisi lain, GO-JEK akan menyediakan voucher GO-PAY (kode unik) senilai Rp. 25,000 bagi pengguna JOOX membeli paket JOOX VIP selama 1 minggu atau lebih.

JOOX akan memilih secara acak pengguna yang beruntung mendapatkan voucher GO-PAY dan menghubungi mereka melalui inbox pesan JOOX.

Dengan voucher GO-PAY, pastinya pengguna JOOX yang beruntung bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan tumpangan gratis atau memanfaatkan layanan GO-JEK lainnya.

“Kami berharap kampanye ini dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan setia saat menggunakan layanan kami. Kami sendiri selalu berusaha mencari cara-cara yang menarik untuk meningkatkan kepuasan pelanggan kami, ” tutupnya. [ab]

Continue Reading

Edu Tekno

Kongres Teknologi Nasional ke 2 akan Diselenggarakan di Jakarta oleh BPPT

Published

on

Edupublik.com, Jakarta – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), menyatakan Kongres Teknologi Nasional (KTN) ke 2, akan berlangsung di Jakarta pada 17-19 Juli mendatang. KTN kedua ini mengambil tema “Inovasi Teknologi untuk Daya Saing dan Kemandirian Bangsa”.

“BPPT mengajak berbagai pihak untuk dapat berpartisipasi dalam KTN, yang merupakan forum pertemuan para pakar baik dari kalangan Pemerintah, BUMN, Swasta, maupun para praktisi nasional dan internasional. Kongres kali ini difokuskan tiga bidang, yakni Teknologi Kesehatan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Teknologi Transportasi,” kata Ketua Panitia KTN, Deputi Bidang Teknologi, Energi dan Mineral (TIEM BPPT) Hammam Reza, di Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Saat ini negara di dunia menaruh perhatian yang besar pada strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonominya, terutama dalam menghadapi persaingan global seperti ASEAN Free Trade Area (AFTA)dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Setiap tahun, masing-masing negara menyusun statistik untuk menghitung pertumbuhan ekonominya dan membuat perbaikan bila strategi yang telah ditempuh belum memuaskan.

“Masih lemahnya peran dan eksistensi inovasi teknologi dalam mendukung perkembangan industri nasional, pada hakikatnya tidak terlepas dari permasalahan Sistem Regulasi Teknologi Nasional dan hubungan kemitranaan dengan industri terkait. Permasalahan lain yaitu Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas Iptek) dalam mendukung ekonomi berlandaskan IPTEK (Knowledge Based Economy) belum terimplementasi dengan baik dalam berbagai sektor,” ujarnya.

Demikian halnya penerapan dan penguasaan teknologi dalam mengatas rendahnya daya saing produk masih terbatas, perlu dicarikan solusinya. Untuk itu, KTN 2017 juga akan menghadirkan pakar serta praktisi teknologi di bidang Kesehatan, TIK dan Transportasi baik dari kalangan akademisi, industri maupun pemerintahan dari dalam negeri dan lembaga riset internasional seperti AIST-Jepang, KRIBB-Korea, PNORS Australia, ASEAN CIO Association, University of Queensland, dan Principal technology provider lainnya.

“Sebagai informasi KTN 2017 ini juga akan di buka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, serta dihadiri Menteri PANRB, Menteri Ristek dan Dikti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, dan Sekretaris Kabinet. KTN 2017 untuk bidang teknologi Kesehatan akan meluncurkan Outlook Kesehatan, yang memuat tentang analisa kepakaran BPPT terkait permasalahan dan solusi teknologi di bidang kesehatan,” ungkap Hammam.

Lebih lanjut, pembahasan terkait Arah Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan dan Kemandirian Industri Farmasi Nasional, Penguatan Inovasi Teknologi dalam Pengembangan Industri Biofarmasi Nasional, serta Penguatan Inovasi Teknologi dalam Pengembangan Industri Alat Kesehatan Nasional. Kemudian untuk Bidang TIK, materi penting yang akan dibahas adalah Pengamanan Infrastruktur TIK Kritis dan Data Pemerintah, TIK Untuk Sistem Transportasi, serta Invosi TIK dalam Mendukung Kemandirian Pengamanan Data dan Informasi.

“Selanjutnya di bidang Transportasi, juga akan dilakukan pembahasan mendalam dalam hak Kebijakan Transportasi Untuk Konektivitas dan Logistik Nasional, Reaktualisasi dan Revitalisasi Peran Perkeretaapian dalam Transportasi Nasional, Inovasi Teknologi Transportasi untuk Mendukung Konektivitas dan Logistik Nasional serta Tantangan dan Peluang Transportasi Perkotaan,” kata Hammam.

Sementara itu, KTN ini merupakan rangkaian kegiatan HUT BPPT Ke-39 dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas). Informasi selengkapnya dan pendaftaran peserta KTN 2017 dapat di akses pada website htt://ktn.bppt.go.id, semoga BPPT melalui KTN 2017 ini dapat menghasilkan rekomendasi solusi teknologi yang baik untuk Indonesia. [dade]

Continue Reading

Edu Tekno

Nusanet Merambah Sistem Komunikasi Perhotelan Jabar 

Published

on

edupublik — Gelaran silaturahmi PT. Media Antar Nusa (Nusanet) dan buka bersama pengurus IHGMA (Indonesian Hotel General manager Assosiation) chapter Parahyangan di Hotel Grand Pasundan, Bandung, Jumat (10/06/2017).

Sebagai ISP (Internet Service Provider) terkemuka di Indonesia Nusanet berkomitmen tingkatkan pelayanan Wi-Fi hotel melalui jaminan service yang prima bagi manajemen dan tamu hotel dengan memberikan jaminan kecepatan internet sebesar 1,5 Mbps/pengguna. “Dari hasil riset kami, bahwa sebagian besar guest hotel saat berada di restoran ataupun di kamar hotel, mereka sangat memerhatikan koneksi wifi internet di hotel tersebut,” kata M. Rully Sumbayak, President Director Nusanet.

photo credit: M. Rully Sumbayak, President Director Nusanet / dok. Akbar

Tidak hanya itu, agar kualitas pemakaian wifi hotel dapat terjaga, Nusanet controling sistem untuk memantau koneksi internet bagi para tamunya. “Kedepan, manajemen hotel akan tahu lebih dulu ada kerusakan pada wifi nya sebelum digunakan oleh tamu,” ujar Rully.

Sementara, General Manager Hotel Grand Pasundan yang juga pengurus IHGMA Fery Ferdiansyah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Nusanet bersama dengan rekan-rekan General Manager hotel se-Jawa Barat. “Teman-teman menyambut dengan positif,” kata Fery.

Sambutan positif juga diikuti dengan respon yang yang baik dari para GM, menurut Fery, Nusanet memiliki responsibility yang cepat dalam menangani kendala teknis jaringan, lalu anggota tim yang banyak mampu bekerja efektif menangani keluhan pelanggan. “Selain itu, kantor nusanet berada hotel Grand Pasundan pelayanan pun akan prima diberikan kepada hotel-hotel, kami pun jadi mitra pertama nusanet untuk wilayah Jawa Barat,” tutur Fery.

Nusanet pun telah siap meluncurkan Cloud PBX, yaiti sistem jaringan yang terintegrasi antara gaming, browsing, dan voice atau telefon. Nusanet menawarkan solusi mudah dan murah namun berkualitas agar sistem jaringan di hotel tidak mengamburkan biaya yang besar. “Mereka (pihak hotel) cukup investasi yang lebih ringan tidak perlu tambahan PBX lagi karena PBX-nya sudah di Cloud hanya perlu extensionnya saja,” kata Rully.

Diharapkan Fery, dengan hadirnya Nusanet sangat membantu aktifitas yang diselenggarakan di hotel melalui komitmen Nusanet agar pelayanan Hotel tetap terjaga dengan baik. (SA)

Continue Reading

Edu Tekno

YourWeekdays Aplikasi Kuliner Mobile Resmi Diluncurkan di Bandung

Published

on

edupublik – Kini hadir “YourWeekdays” Aplikasi Mobile yang diperuntukkan bagi para pecinta kuliner akhirnya resmi diluncurkan, Rabu, (31/5/2017), di Kapulaga Indonesian Bistro jalan Dayang Sumbi no.03 Bandung.

Turut hadir di acara peluncuran YourWeekdays, Direktur PT Lapi Divusi Dion L. Pramudyo, Marketing Communication YourBandung Devi Hervianti, dan Marketing Communication YourWeekdays Fajar Zulkifar.

“Mudah mudahan aplikasi kuliner YourWeekdays dapat berjalan dengan baik,” kata Direktur PT Lapi Divusi Dion L. Pramudyo dalam sambutannya, “Semoga warga dan wisatawan dapat menikmati kota Bandung melalui aplikasi YourWeekdays,” ujarnya.

Marketing Communication YourWeekdays Fajar Zulfikar mengatakan, pihaknya lega akhirnya aplikasi kuliner YourWeekdays resmi diluncurkan di Platform Android dan IOS.

“Aplikasi kuliner YourWeekdays dihadirkan bagi pecinta kuliner yang memiliki aktivitas padat saat Weekdays dan mengalami kebingungan saat mencari tempat kuliner terdekat yang memiliki menu lezat namun dengan budget lebih hemat,” kata Fajar.

photo credit: fajar zulfikar, marketing communication yourweekdays / dok. akbar

Lebih lanjut Fajar mengatakan, kini pecinta kuliner tidak perlu bingung lagi mencari tempat makan, karena semua kebutuhan sudah ada dalam genggaman, “Dengan satu sentuhan, berbagai menu kesukaan siap menjadi santapan hanya dengan satu aplikasi YourWeekdays di dalam Smartphone,” ujarnya.

Fajar menjelaskan, YourWeekdays merupakan aplikasi Mobile yang dikembangkan oleh YourBandung (penyedia peta wisata) untuk mempermudah warga dan wisatawan di kota Bandung dalam mencari tempat-tempat makan atau akomodasi yang menyediakan potongan harga mulai dari 40 persen selama Weekdays (Senin hingga Jumat).

“Aplikasi YourWeekdays dirancang untuk membantu menemukan Cafe dan Resto terdekat,” kata Fajar, “Fitur ini memberi keleluasaan untuk memilih tempat makan yang dekat dengan tempat beraktivitas warga dan wisatawan,” ungkapnya.

Fajar menegaskan, aplikasi YourWeekdays juga dirancang atas dasar kebutuhan Food & Beverage Industry guna mengundang pelanggan untuk datang berkunjung di hari selain Weekend, “Setiap Merchant dapat mempertahankan stabilitas transaksinya,” ungkap Fajar.

“Untuk saat ini aplikasi YourWeekdays sudah bisa di-Download melalui Playstore dan Appstore,” tegasnya

“Aplikasi YourWeekdays dapat menjadi media yang tepat bagi Cafe dan Resto untuk memperkenalkan menu baru kepada para pelanggan potensial,” pungkas Fajar.(SA)

 

Continue Reading

Edu Tekno

Indonesia Kembangkan Teknologi Penambangan Emas Tanpa Mercuri

Published

on

Edupublik.com, Jakarta – Indonesia melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan teknologi pengelolaan penambangan emas tanpa merkuri bagi pertambangan skala kecil. Tercatat 850 lokasi penambangan emas skala kecil dan terus menerus memakai teknik merkuri, BPPT terus mendorong agar pengolahan tambang emas tidak memakai merkuri.

“Selama dua tahun, BPPT telah melakukan kajian, inovasi teknologi pengelolaan emas yang bebas merkuri, dan akan diterapkan kepada pertambangan skala kecil, namun berdasarkan kajian dan data yang dimiliki, mayoritas penambangan emas skala kecil atau rakyat masih menggunakan teknik amalgamasi menggunakan merkuri,” kata Direktur Pusat Teknologi Sumberdaya Mineral Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Dadan M. Nurjaman (5/4/2017), saat acara Jumpa Pers BPPT dengan tema “Stop Penambangan Emas dengan Merkuri”, di Kantor BPPT, Jl. MH Thamrin No 8 Jakarta.

Padahal, untuk penambangan skala besar atau industri, teknik amalgamasi telah ditinggalkan karena berbahaya dan tidak efisien dan sebenarnya ada alat pengolahan dalam pertambangan emas yang tidak membahayakan. Misalnya untuk tipe endapan emas sekunder yang terdapat di sungai, pemisahannya cukup menggunakan grafitasi, tanpa menggunakan bahan kimia, karena secara alamiah sudah terpisahkan dari butir-butir yang lebih besar, dan bisa dilakukan pembakaran langsung untuk mendapatkan emasnya.

“Untuk endapan emas primer yang ukurannya sangat halus, tidak bisa dilakukan secara grafitasi dan pelarutnya menggunakan bahan kimia, diantaranya sianida. Kita dengan pendekatan terintegrasi antar pengolah dan proses kimia dengan dampak penanganan lingkungan, agar supaya bahan kimianya sebelum dilepas ke ke lingkungan sudah aman,” ujarnya.

Secara ekonomi penggunaan merkuri dengan bahan kimia, berdasarkan penelitian menggunakan merkuri recoverynya sangat rendah, emas terektrasi oleh merkuri di bawah 50 persen, tetapi dengan menggunakan bahan kimia bisa 80 persen. Berarti, perolehan emasnya lebih banyak dengan menggunakan bahan kimia, walaupun investasi segi peralatannya lebih tinggi dibanding dengan merkuri.

“Lebih lanjut, di sisi lain banyak keuntungan, disamping masalah ekonomi, juga dampak terhadap lingkungan. Kalau dengan non merkuri itu bisa di atasi, tapi kalau merkuri dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan berdampak pada kesehatan. Pusat Teknologi Sumberdaya Mineral BPPT, berupaya untuk mencari reagen untuk memisahkan emas secara aman. Pendekatan reagen yang berbahaya harus ada antisipasi bagaimana pengolahannya supaya dampaknya tidak merusak lingkungan,” ungkap Dadan.

Pada tahun 2017 ini, BPPT akan melakukan uji coba pengelolaan penambangan emas tanpa merkuri di Pacitan, dan Banyumas, bekerjasama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM-RI). Merkuri tergolong logam yang berbahaya dan beracun. [dade]

Continue Reading

Edu Tekno

Telkom Indonesia: Satelit Telkom 3S Siap Mengorbit

Published

on

Edupublik.com, Kourou – Jelang peluncuran Satelit Telkom 3S milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), yang menurut rencana akan dilakukan pada tanggal 15 Februari 2017 pukul 04.39 WIB, sejumlah kegiatan akhir telah diselesaikan.  Di antara bagian akhir dari persiapan peluncuran ini adalah general rehearsal dan lunch readiness review.

General rehearsal menjadi bagian terpenting yang harus dilewati sebagai pengecekan akhir terhadap seluruh kondisi teknis satelit sebelum diluncurkan. Pengecekan dilakukan dengan pengetesan sesuai cek list yang telah disiapkan. Cek list tersebut memastikan bahwa spesifikasi teknis dan fungsi-fungsi seluruh bagian satellit berada dalam kondisi baik dan dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Sedangkan Launch Readiness Review (LRR) merupakan pengecekan dan pengetesan seluruh elemen dan perangkat pendukung peluncuran, mulai dari kondisi roket sebagai launch vehicle yang siap meluncur hingga perangkat pendukung lainnya di area peluncuran.

“Syukur alhamdulillah kedua tahapan akhir yang sangat krusial telah terlewati. Hasil pengetesan semua item teknis launch vehicle dalam kondisi on track dan hijau. Tidak ada kondisi yang mempengaruhi jadwal peluncuran, dan telah diambil keputusan untuk go ahead sesuai jadwal”, ungkap Direktur Network, IT and Solution Telkom Abdus Somad Arief yang telah berada di Guiana Space Center, Kourou Frech Guiana, usai mengikuti Launch Readiness Review (LRR) meeting dengan sejumlah personil penanggung jawab peluncuran dari Thales Alinea Space sebagai produsen pembuat satelit Telkom 3S maupun dari Ariane Space sebagai perusahaan peluncur satelit.

Pada kesempatan tersebut juga, Abdus Somad Arief yang akrab disapa ASA didampingi tim teknis dari Telkom diberi kesempatan untuk membubuhkan tanda tangannya di atas fairing (tempat satelit) sebelum diletakkan di ujung roket peluncur.  Prosesi ini biasa dilakuan menyambut hari peluncuran Satelit yang menandakan satelit beserta roket peluncurnya telah siap diluncurkan.

“Kami sangat berharap doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia dimanapun berada agar Satelit Telkom 3S dapat diluncurkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, hingga pada akhirnya berada di orbit di atas Indonesia dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk memberikan layanan telekomunikasi yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar ASA. [azr]

Continue Reading

Edu Tekno

Kapolri Luncurkan Program Polisi Kita

Published

on

Edupublik.com, Medan – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meluncurkan program “Polisi Kita” yang merupakan konsep “e-policing” atau pelayanan kepolisian terpadu berbasis elektronik di jajaran Polda Sumatera Utara.

Peluncuran program di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Minggu itu disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asmam Abnur, Gubernur Sumut HT Erry Nuradi, Kasdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Tiopan Aritonang, anggota Komisi III DPR RI Hasrul Azwar, dan sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Polda Sumut yang telah menyiapkan konsep e-policing untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari institusi kepolisian.

Program e-policing tersebut, katanya, sesuai dengan isi poin pertama konsep Nawacita yang diusung Presiden Joko Widodo agar instrumen negara selalu hadir dalam kehidupan masyarakat.

Dengan adanya program tersebut, katanya, ada keinginan untuk memenuhi kebutuhan mendasar dari masyarakat, yakni adanya upaya cepat dari kepolisian atas pengaduan dan informasi yang diberikan.

“Jadi, masyarakat tidak perlu repot-repot lagi ke kantor polisi, 2-3 jam menunggu, cukup menggunakan handpone,” kata Tito.

photo credit: aplikasi polisi kita via: googleplay

photo credit: aplikasi polisi kita via: googleplay

Namun selain peluncuran program e-policing, Kapolri juga berharap adanya perubahan cara kerja di jajaran Polda Sumut sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin meningkat.

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjelaskan program e-policing yang diberi nama “Polisi Kita Sumatera Utara” itu juga dilaksanakan di 33 kabupatren/kota di Sumut.

Pelayanan secara elektronik itu adalah penjabaran dari arahan Presiden Joko Widodo dan program prioritas Kapolri untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkau pelayanan kepolisian.

Program e-policing itu terintegrasi dengan seluruh polres di Sumut dan dapat diakses masyarakat secara mudah dengan menggunakan telepon seluler jenis android.

“Kami menghadirkan layanan kepolisian yang dapat diakses masyarakat dimana saja dan kapan saja,” katanya.

Untuk mendapatkan aplikasi program itu, masyarakat perlu mengunduhnya di google play store dengan nama “Polisi Kita”, setelah itu mendaftarkan diri dengan mencantumkan nama, surat elektronik, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Aplikasi tersebut berisi fitur seperti berita dan agenda, pengaduan, saber pungli, serta city guide untuk mengetahui kantor kepolisian dan fasilitas umum terdekat.

Di bagian bawahnya ada tombol respons cepat untuk mendapatkan bantuan segera bagi warga yang membutuhkan.

Gubernur Sumut HT Erry Nuradi berharap sistem aplikasi itu dapat mendukung pelayanan kepolisian yang prima guna merealisasikan poin pertama Nawaciata Presiden Jokowi.

Pihaknya mengapresiasi program tersebut karena akan mempercepat respons kepolisian atas pengaduan masyarakat tanpa menunggu waktu yang lama. [ba-01]

photo credit: polisi kita/via: googleplay

photo credit: polisi kita/via: googleplay

Continue Reading

Edu Tekno

Bagaimana Cara Pemerintah Menangkal Berita Bohong

Published

on

Edupublik.com, Jakarta – Kondisi komunikasi di media sosial saat ini rentan terhadap konflik, sehingga beberapa media mengatakan Indonesia “Darurat Hoax”.

Kemajuan teknologi memberikan kemudahan terhadap akses informasi yang lebih beragam dan cepat, namun kelemahannya berdampak pada akurasi dari informasi tidak menjadi prioritas.

Tantangan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk kembali menata pengelolaan komunikasi dan informasi.

Melalui Focus Group Discussion “Pemetaan Permasalahan Komunikasi dan Informasi” yang dihadiri oleh perwakilan Patria Ginting (Tim Komunikasi Presiden), Whisnu (Kantor Staf Presiden), Nukman Luthfie (Pakar Medsos), Ismail Fahmi (Founder Awesometric) dan Freddy H Tulung (Pakar Komunikasi) yang diharapkan dapat memetakan permasalahan informasi dan komunikasi.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo, Rosarita Niken Widyastuti menyampaikan bahwa saat ini media sedang bermetamorfose dengan perkembangan IT, perkembangan politik dan perkembangan ekonomi yang pada akhirnya mengubah budaya berkomunikasi, terutama dalam kehidupan dunia maya yang berdampak pada relasi kehidupan nyata.

“Tentu hal tersebut memberikan efek pada kepentingan-kepentingan nasional. Konflik sangat mungkin terjadi di media sosial yang dapat berdampak pada dunia nyata”, kata Dirjen IKP Kemkominfo Rosarita Niken Widyastuti di Jakarta (6/1/2017).

sementara itu, “Literasi pada masyarakat, menggandeng orang-orang aktif dimedia sosial yang bersebrangan dan pembekalan terhadap humas pemerintah mengenai kehidupan media sosial urgent dilakukan”, hal ini disampaikan oleh Nukman Lutfi, Pakar Media Sosial.

Hal tersebut pun di amini oleh Wishnu, “Proses literasi perlu dilakukan tidak hanya pada masyarakat namun juga pada aparatur pemerintah untuk mengindari kekacauan komunikasi”.

Freddy H Tulung menyatakan perlunya edukasi literasi secara terus menerus yang harus dilakukan pemerintah dan masyarakat, “Masyarakat tidak hanya diedukasi untuk menseleksi sebelum sharing namun menciptakan masyarakat yang produktif dalam berkomunikasi,” kata Freddy.

Patria menyampaikan bahwa literasi dapat dimulai dengan mengecek pada sumber-sumber media mainstream sebelum dishare. “Perlu ada upaya untuk menggiring masyarakat untuk kembali percaya pada media-media mainstream diluar permasalahan kapitalisme media”, ungkap Patria.

Hal tersebut sesuai dengan data yang disampaikan Nukman, bahwa sebagian besar generasi muda saat ini lebih memilih mencari informasi di media sosial dibanding media mainstream.

“Proses demokrasi tetap perlu dijaga melalui proses counter narrative yang kredibel secara cepat dengan bahasa medsos, menjalin dengan komunitas medsos dan rutin melakukan ‘act checking’ via situs”, timpal Ismail Fahmi. [azr]

photo credit: dok kemkominfo FGD

photo credit: dok kemkominfo FGD

Continue Reading

Edu Tekno

Jokowi: Banyak Informasi Media Online Meresahkan

Published

on

Edupublik.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait antisipasi perkembangan media sosial.

Jokowi ingin ada evaluasi bagi media online yang sengaja menyebarkan berita bohong tanpa sumber yang jelas.

Jokowi mengatakan teknologi informasi termasuk media sosial juga memiliki dampak negatif. Dampak inilah yang harus diantisipasi sehingga tidak semakin meluas.

“Seperti yang kita lihat akhir-akhir ini banyak berseliweran informasi yang meresahkan, mengadu domba, yang memecah belah. Muncul ujaran-ujaran kebencian, pernyataan-pernyataan yang kasar, yang mengandung fitnah, yang provokatif,” kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Jokowi juga resah dengan bahasa yang digunakan di media sosial. Bahasa yang digunakan justru semakin menjauhkan masyarakat dari jati diri bangsa.

“Kalau kita lihat bahasa-bahasa yang dipakai juga bahasa-bahasa yang misalnya bunuh, bantai, gantung. Sekali lagi ini bukan budaya kita, bukan kepribadian kita, dan oleh sebab itu jangan sampai kita habis energi untuk hal-hal seperti ini,” lanjut Jokowi.

Karena itu, Jokowi meminta ada evaluasi lebih lanjut agar segala hal negatif bisa diredam. Termasuk evaluasi terhadap media online yang sengaja menyebarkan berita bohong.

“Saya minta penegakan hukum harus tegas dan keras untuk hal ini. Dan kita harus evaluasi media-media online yang memproduksi berita-berita bohong tanpa sumber yang jelas, dengan judul yang provokatif, mengandung fitnah,” tegas Jokowi.

Selain itu, harus ada gerakan masif untuk memberikan edukasi sehingga masyarakat bisa menggunakan media sosial dengan benar dan beradab. Kampanye kepada masyarakat untuk menggunakan media sosial ke arah yang lebih baik juga harus digalakan.

“Saya juga minta gerakan yang masif untuk melakukan literasi, edukasi, dan menjaga etika, keadaban kita dalam bermedia sosial. Gerakan ini penting untuk mengajak netizen mengkampanyekan bagaimana berkomunikasi melalui media sosial yang baik, yang beretika, yang positif, yang produktif, yang berbasis nilai-nilai budaya kita,” pungkas Jokowi. [rzy]

Continue Reading

EduOto

Eduoto2 minggu lalu

PMJ ingatkan Cara Aman Mudik Bagi Pengendara Sepeda Motor

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombespol Argo Yuwono mengingatkan cara aman mudik yang menggunakan sepeda...

Eduoto4 bulan lalu

Benarkah Calon Pembeli Tesla Berpaling Ke Chevrolet Bolt, Ini Penjelasannya

EDUPUBLIK.COM, SAN FRANCISCO – Mobil listrik dari General Motors, Chevrolet Bolt, mendapatkan angin segar menyusul terus tertundanya produksi Tesla Model...

Eduoto4 bulan lalu

SUV termewah Mazda Mengaspal di Bandung, Ini Targetnya

EDUPUBLIK.COM, BANDUNG – Distributor resmi Mazda di Indonesia, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), mulai memasarkan SUV termewah dalam jajaran produk...

Eduoto5 bulan lalu

Sukses Memperkuat Penjualan, IGNIS Tampil Istimewa

EDUPUBLIK.COM, Bandung – Peluncurannya pada April 2017 lalu mencuri perhatian pencinta otomotif di Indonesia. Siapa yang tidak kenal dengan Suzuki...

Eduoto1 tahun lalu

MCI Siap Promosikan Pariwisata dan Budaya Indonesia melalui Touring

Edupublik.com, Jakarta – Ketua Moge Club Indonesia (MCI) Brader Indra menyatakan di Tahun 2017 ini MCI akan mengadakan Tour Pariwisata...

Eduoto1 tahun lalu

Ini Kata Jokowi Terkait Tingginya Biaya Administrasi STNK

Edupublik.com, Pekalongan – Presiden Jokowi menepis sejumlah anggapan yang beredar bahwa terjadi kesimpangsiuran informasi yang masuk kepadanya terkait dengan penyesuaian...

Eduoto1 tahun lalu

Ini Alasan Pemerintah Menaikan Biaya Administrasi STNK

Edupublik.com, Jakarta – Pemerintah menaikan biaya administrasi pengurus STNK, SIM, dan BPKB. Beberapa poin peningkatan layanan menjadi keuntungan yang didapat...

Eduoto1 tahun lalu

Kapolri : Kenaikan Tarif STNK Usulan DPR

Edupublik.com, Jakarta – Kenaikan tarif STNK menuai berbagai kritik. Nilai kenaikan biaya yang terbilang besar membuat masyarakat resah. Di sisi...

Eduoto2 tahun lalu

Standar Khusus Armada Bus Transjakarta

Edupublik.com, Jakarta – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana membuat standar atau klasifikasi khusus untuk seluruh armada bus yang akan dipesan...

Terpopuler