Connect with us

Edu Tekno

Pemerintah Rampingkan Izin Penyiaran

photo credit: Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Ahmad Ramli/foto: @suprioagung via: twitter

EDUPUBLIK.COM, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyederhanakan izin penyiaran dari empat peraturan menteri menjadi satu peraturan menteri serta menerapkan sistem “online single submission” (OSS).

“Peningkatan pelayanan publik dalam sektor penyiaran termasuk dalam agenda keempat dengan melakukan reformasi birokrasi untuk mewujudkan birokrasi yang bebas korupsi dan menciptakan iklim industri penyiaran yang kondusif,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo Ahmad Ramli, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Menurutnya, upaya mewujudkan pelayanan perizinan yang prima harus didukung dengan peraturan Menteri Kominfo terbaru.

Dia mengatakan, peraturan itu mencakup pelaporan perubahan data perizinan, biaya izin, sistem stasiun jaringan, daerah ekonomi maju dan daerah ekonomi kurang maju dalam penyelenggaraan penyiaran.

Tujuan penyederhanaan regulasi tersebut, lanjutnya, untuk memastikan efektivitas dan efisiensi, percepatan waktu pelayanan atau proses perizinan penyiaran, adanya kejelasan proses, waktu dan sanksi untuk setiap tahapan proses perizinan.

Selanjutnya, kata dia, memberikan kepastian hukum untuk masyarakat dan industri penyiaran.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan memahami dan mendukung langkah yang diambil oleh Kemenkominfo dalam penyederhanaan perizinan bidang penyiaran,” katanya.

Para pemangku kepentingan, kata Dia, diminta berkomitmen dalam mendukung penyiaran yang sehat, kompetitif, berdaya saing, dan bermartabat serta meningkatkan dan memperkuat tertib administrasi perizinan penyiaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

“Kemudian mendukung percepatan perizinan secara daring dalam rangka menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, transparan dan akuntabel serta menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam pengurusan perizinan penyiaran,” tandasnya. [ant]

Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EduOto