Connect with us

Edu Info

UPDATE: Korban Tsunami Selat Sunda, 431 Meninggal Dunia, 7.200 Luka-luka dan 15 Orang Hilang

ILUSTRASI

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan jumlah korban tsunami di Selat Sunda 431 orang meninggal dunia, 7.200 orang mengalami luka-luka, 15 orang hilang dan 46.646 orang masih mengungsi di berbagai tempat yang tersebar.

“Tim pencarian dan pertolongan gabungan terus mencari korban yang berada di bawah puing-puing material hanyutan tsunami,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, melalui pesan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (29/12/2018).

Dia mengatakan tim pencarian dan pertolongan gabungan menemukan jenazah korban di sekitar pantai Pandeglang dan Serang.

Sementara itu, penanganan pengungsi terus dilakukan dengan mengirimkan bantuan logistik. Tiga helikopter BNPB hilir mudik mengirim bantuan ke beberapa desa di Kecamatan Sumur, Pandeglang.

“Tsunami di Selat Sunda juga menyebabkan sejumlah kerusakan terhadap sejumlah sarana dan prasarana, yaitu 1.527 rumah rusak berat, 70 rumah rusak sedang dan 181 rumah rusak ringan,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, 78 penginapan dan warung, 434 perahu dan kapal dan beberapa fasilitas umum juga mengalami kerusakan.

Tsunami Selat Sunda terjadi akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12).

Lima kabupaten di dua provinsi terdampak tsunami tersebut, yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten serta Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus di Provinsi Lampung. [ant]

Comodo SSL
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EduOto