Connect with us

Edu CEO

Young On Top Tandai Perjalannya yang Ke 10 Tahun

photo credit: CEO and Founder Young On Top Billy Boen/dok. istimewa

JAKARTA – Young On Top (YOT) pada Tanggal 6 April 2019, akan menandai perjalanannya yang ke 10 tahun.

Selama 1 dekade tersebut, YOT telah menginspirasi jutaan generasi Millenials Indonesia.

Di tahun kesepuluh ini, YOT sebagai salah satu komunitas anak muda terbesar dan yang paling konsisten  menjalankan visinya yaitu: “to create stronger generations of Indonesia”, kini tersebar di 24 kota di Indonesia.

YOT, mengambil peran aktif dalam menyatukan Indonesia di antara perbedaan-perbedaan dengan mengusung  tema: #MenyatukanINDONESIA.

“Di tahun politik ini, saya berharap seluruh anak muda di Indonesia bersatu dan tidak terpecah belah. Selama 10 tahun, Young On Top sudah membuktikan bahwa perbedaan itu indah dengan menyelenggarakan berbagai event dan program yang menyatukan Indonesia,” ujar CEO dan Founder Young On Top (YOT) Billy Boen, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (01/04/2019).

Organisasi-Komunitas YOT, lanjutnya, menghormati dan berbagi tanpa melihat perbedaan suku, ras, agama, status sosial, jenjang pendidikan, kesuksesan karir, dan lainnya.

Dia mengatakan, bahwa 10 Tahun bukanlah umur yang pendek untuk sebuah brand dan community organization.

Bukan perjalanan yang mudah, lanjut Dia, untuk membuat YOT menjadi sebesar hari ini.

“Banyak perjuangan berat yang mungkin seringkali tidak disadari oleh YOTers yang harus dilewati oleh tim kami,” katanya.

Di tahun ke 10 ini, dia mengatakan, YOT akan menyelenggarakan acara dan program yang pastinya  akan menginspirasi puluhan ribu anak muda secara offline, bahkan jutaan anak muda secara online.

Diantaranya Connext Conference yang akan hadir dan menyebarkan inspirasi ke 10 kota di Indonesia.

Kota-kota yang akan dikunjungi tahun ini adalah Bali, Medan, Palembang, Purwokerto, Bandung, Semarang, Samarinda, Surabaya, Pekanbaru dan Pontianak.

Selain itu, event tahunan terbesar Young On Top, yakni Young On Top National Conference akan diselenggarakan tepat pada hari ulang tahun Young On Top.

Acara yang akan diselenggarakan pada Hari Sabtu, 6 April 2019 mendatang ini akan mengundang pembicara-pembicara inspiratif, diantaranya Billy Boen (Founder YOT), Wishnutama (CEO NET Mediatama), Najwa Shihab (Journalist & Founder Narasi.tv), Chelsea Islan (Founder Youth of Indonesia), Bani Mulia (Managing Director PT Samudera Indonesia Tbk.), Agung Hapsah (Content Creator), William & Winston Utomo (COO & CEO IDN Media), Budi Sadikin (CEO Inalum), Nareend (Profesional Photographer) dan Wulan Tilaar (Vice Chairwoman Martha Tilaar Group)

Billy mengungkapkan, agar dapat mencapai visinya, disamping menyelenggarakan berbagai event tersebut secara offline.

Memasuki dekade kedua ini, YOT akan meluncurkan SocialConnext mobile app dengan tagline “Aplikasinya Generasi Muda Inspiratif Indonesia” yang akan menyatukan seluruh anak-anak muda di Indonesia secara digital.

Sehingga mereka bisa mendapatkan lebih dari 10,000 inspirasi positif dalam bentuk video, podcast, maupun artikel, serta tersambung satu sama lain, kapanpun dan dimanapun mereka berada.

“Karena dengan teknologi digital, kita dapat mengoneksikan seluruh anak muda di Indonesia, sesuai dengan tema yang kami usung di tahun kesepuluh yaitu: #MenyatukanINDONESIA,” ungkapnya.

Di dalam mobile app ini, kata Billy, nantinya YOTers dapat berinteraksi (chat) langsung dengan sesama YOTers, diskusi secara langsung dengan para mentor YOT yang dikurasi secara profesional dalam fitur AskMentor, dan mendapatkan puluhan ribuan konten inspiratif secara eksklusif, serta banyak penawaran menarik dari YOT dan mitra-mitra yang bekerjasama.

“Mau sukses di usia muda? Ayo jadi bagian dari “YOT 2.0. Jangan lagi ada batasan dalam belajar dan berbagi. Sekarang sudah jamannya terkoneksi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 365 hari setahun,” ucap Billy.

“Dengan mengusung #MenyatukanINDONESIA, harapan saya untuk YOT dan YOTers satu: Mari kita bersatu dan jadikan Indonesia negara maju,” tambahnya.

Seperti yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, “Siapa yang siap untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0? Anak-anak muda Indonesia, YOTers!”, harap Billy Boen lewat akun Twitternya @billyboen.

“Young On Top mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh perusahaan/brand berikut yang telah menyatakan dukunganya untuk seluruh inisiatif dan program Young On Top selama tahun 2019, diantaranya: Sosro Grup, Optik Seis, GDILab, Top Karir, Bank BRI, HERE Technologies Indonesia, GK-Plug and Play Indonesia, dan Twitter Indonesia,” tandasnya. [fbl]

Penulis/Kontributor: Fabiola

Baca selanjutnya
Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edu CEO

CEO Bukalapak Diganti

Published

on

credit: bukalapak/via: facebook

EDUPUBLIK – Bukalapak mengumumkan akan ada perubahan manajemen di level C mulai Januari 2020, berdasarkan keputusan mereka per sore hari ini.

“Perubahan komposisi di level C-Suite meliputi suksesi persen CEO dari Achmad Zaky, salah satu dari tiga pendiri Bukalapak, ke Rachmat Kaimuddin sebagai CEO baru,” kata Bukalapak dalam keterangan resmi, Senin (9/12).

Pergantian ini terhitung efektif mulai 6 Januari 2020, Zaky akan menjabat sebagai Penasihat dan Pendiri Bukalapak setelah perubahan ini. Selain itu, Zaky juga akan menjadi mentor startup dan Ketua Yayasan Achmad Zaky yang akan segera didirikan.

Zaky, dalam keterangan yang sama, menyebutkan di tangan Rachmat Kaimuddin, Bukalapak akan semakin berkembang.

“Sekarang, kami mengajak Rachmat Kaimuddin bergabung dengan Bukalapak karena kepemimpinannya bisa mengarahkan Bukalapak ke tingkat yang lebih hebat lagi. Saya percaya Rachmat adalah orang yang tepat, bagian dari tim yang tepat, di posisi yang tepat dan datang pada waktu yang tepat,” kata Zaky.

Setelah perubahan ini, pimpinan Bukalapak terdiri dari CEO Rachmat Kaimuddin, Presiden dan pendiri Fajrin Rasyid, CTO dan pendiri Nugroho Herucahyono, COO Willix Halim dan Chief Financial Officer Natalia Firmansyah.

Selain mereka, juga pimpinan level C juga diisi oleh Chief Strategy Officer Teddy Oetomo dan Chief of Talent Bagus Harimawan. [rzy/ant]

Continue Reading

Edu CEO

Ini Pesan Jokowi Kepada Para CEO

Published

on

photo credit: Jokowi CEO Forum/akun @jokowi/via: twitter
JAKARTA – Presiden Joko Widodo berharap para pimpinan perusahaan atau CEO tetap optimistis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global ditengah perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok.

“Jangan lupa dan tidak takut, tetap optimis bahwa dalam kesempitan selalu ada kesempatan. Bahwa Dalam tiap kesulitan selalu ada peluang. Biasanya CEO seperti ini,” kata Presiden saat acara Kompas 100 CEO Forum di Jakarta, Selasa, (27/11/2018).

Kepala Negara mengungkapkan saat dirinya hadir di KTT APEC yang diselenggarakan di Port Moresby, Papua Nugini dua pemimpin negara dari dua ekonomi, nomor satu dan dua di dunia (AS dan Tiongkok) bersitegang dan sulit dipersatukan.

“Indonesia saat itu mencoba buat jembatan supaya bisa sambung, tapi sampai jam 14.30 (waktu setempat) gagal. Sana ucapkan terima kasih, sini ucapkan terima kasih. Bilang Indonesia telah berusaha dengan baik. Sini juga. Terima kasih tapi gagal,” kata Jokowi.

Dengan kondisi ini, lanjutnya, ekonomi dunia saat ini masih berpotensi dilanda ketidakpastian karena perang dagang AS dan Tiongkok masih berlanjut.

“Tapi Semoga ada keajaiban di G20 bisa sambung. Tapi ‘feeling’ (perasaan,red) saya kok tidak. Perasaan saya mengatakan seperti itu. Dan ini terjadi di saat Bank Sentral AS, Fed, masih menaikkan suku bunga dolar,” kata Jokowi.

Untuk itu, Presiden berharap para CEO melihat kondisi ekonomi global seperti ini memiliki pemikiran bisa melihat celah peluang yang bisa dimanfaatkan.

“Peluangnya apa? Saya peroleh banyak laporan dari menteri dan dibisiki dari beberapa pengusaha banyak minat, beberapa pabrik yang mereka ingin pindah ke negara ASEAN, termasuk Indonesia agar terhindar dari tarif impor mitra perang dagang,” katanya.

Jokowi mengatakan bahwa ada peluang bagi pengusaha Indonesia untuk ekspor, yakni mengisi potensi pasar mereka.

“Misalnya dulu pasar itu diisi ekspor dari china ke Amerika, tapi karena ekspor nggak mau diisi mitra perang dagangnya, nah ini peluang, kita bisa isi,” kata Presiden yang juga disampaikan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia yang diselenggarakan di tempat yang sama.

Untuk itu, Presiden meminta para CEO yang hadir menelusuri peluang apa yang kira-kira semakin terbuka lebar yang bisa diambil saat perang dagang AS-Tiongkok masih berlangsung.

“Di tengah kisruh global dan kisruh regional justru kita Jangan lengah, jangan kehilangan fokus. Kita harus fokus pada peluang yang ada di depan kita,” kata Jokowi. [rizky]

Continue Reading

Edu CEO

Akhirnya Situs Sejarah Parramatta Terungkap Dan Dibuka

Published

on

EDUPUBLIK.COM , Jakarta -Reruntuhan bekas rumah tahanan dan hotel yang terpelihara dengan baik di Australia akan dipamerkan bagi masyarakat umum untuk kali pertamanya setelah 200 tahun, dan akhirnya masyarakat dapat melihat pusat baru peninggalan sejarah Parramatta setelah diresmikan minggu lalu.

Situs sejarah ini bukan hanya menjadi yang pertama di Sydney dan Parramatta, namun juga merupakan sebuah proyek cagar budaya skala besar pertama di Australia yang terintegrasi dengan menara hunian dan diinisiasi oleh pengusaha kelahiran Indonesia.

Selama ini situs sejarah tersebut tersembunyi di bawah tanah, reruntuhan rumah tahanan tahun 1800-an dan gudang bawah tanah di salah satu pub tertua di Parramatta yang dibangun pada tahun 1801 “Wheatsheaf Hotel”ditemukan pada saat proses pembangunan menara hunian baru di 45 Macquarie Street.

Kepala Pemerintahan Negara Bagian NSW Gladys Berejiklian bersama dengan Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito memotong pita untuk membuka pusat peninggalan sejarah tersebut dihadapan lebih dari 100 orang undangan dan pemuka masyarakat tepat pada pukul 12 siang.

Wheatsheaf Hotel (1801-1809) terletak di “Western Road” di Parramatta, dan telah menjadi salah satu bangunan besar pertama yang dapat terlihat ketika memasuki area kota dari arah barat antara tahun 1801 dan 1810, selama proses penggalian terungkap, Wheatsheaf Hotel dahulu adalah reruntuhan hotel tertua di Australia.

Arkeolog juga menemukan sumur yang pernah digunakan untuk mengakses air minum, bengkel yang digunakan untuk membuat roda untuk gerobak tahun 1800-an, selain itu oven roti yang digunakan untuk membuat roti dalam jumlah besar juga ditemukan di samping piring makan, mainan anak-anak, botol dari abad ke-19, dan ratusan artefak yang ikut dipamerkan.

photo credit: Crown Group / dok. Istimewa

Setelah proses penggalian selesai, situs yang sensitif tersebut dilindungi dengan sebuah kanopi beton yang memungkinkan pembangunan menara apartemen setinggi 590 terus dilanjutkan, kemudian situs sejarah ini diabadikan menjadi ‘Philip Ruddock Heritage Centre’ yang baru, dan akan dibuka untuk umum setiap hari.

Pusat peninggalan sejarah yang terletak di lantai dasar bangunan ini secara resmi diabadikan dengan nama mantan anggota parlemen Parramatta dan salah satu politisi federal terlama di Australia Philip Ruddock yang baru-baru ini terpilih sebagai Walikota Hornsby.

Ruddock mengatakan, dia merasa sangat terhormat mengetahui pusat peninggalan sejarah tersebut yang mengabadikan namanya, “Crown Group telah melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk proyek ini, dan saya bangga mengetahui nama saya digunakan untuk situs ini,” kata Ruddock.

“Ini sangat mencerminkan pandangan saya tentang pembangunan, kita perlu terus melangkah maju, namun pada saat bersamaan sangat penting untuk mempertahankan warisan kita,” kata Ruddock.

Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, V by Crown Group telah menetapkan sebuah standar baru dalam integrasi ruang publik dan pribadi dalam pembangunan hunian.

“Saat kami mengakuisisi situs ini di Parramatta, kami langsung tahu kami harus membuat bangunan yang benar-benar istimewa,” kata Iwan Sunito, “Situs ini terletak di persimpangan utama dari CBD Parramatta yang sedang tumbuh ,dan kami tahu ini harus menjadi desain yang luar biasa untuk masa depan, sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya,” ujarnya.

“Banyak pengembang akan melihat penemuan arkeologi penting seperti ini sebagai rintangan yang tidak diinginkan, namun kami melihatnya sebagai kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk menciptakan sesuatu bagi masyarakat,” kata Iwan Sunito, “Visi kami untuk V by Crown Group adalah membawa masa lalu, saat ini dan masa depan bersama-sama,” tegasnya.

photo credit: Crown Group / dok. Istimewa

Kepala arkeolog untuk proyek situs ini Dr. Ted Higginbotham mengatakan, penemuan situs ini merupakan sebuah kejutan besar, karena sebelumnya diperkirakana situs di Macquarie Street kurang terjaga, Dr. Higginbotham sendiri memimpin tim yang terdiri dari lebih dari 20 arkeolog profesional dan sukarelawan selama proses penggalian.

“Ini adalah penemuan yang menarik, meskipun ada tiang beton dari pembangunan sebelumnya, situs ini terpelihara dengan baik,” kata Higginbotham, “Ini adalah pertama kalinya reruntuhan rumah tahanan dapat dipamerkan, oven tukang roti, bengkel tukang roda, pondok batu bata yang kemudian bisa dicocokkan dengan sejarah penghuni yang diketahui berdiam di lokasi tersebut,” ujarnya.

“Arkeologi ini mengungkapkan banyak kontribusi dari para pemukim awal terhadap perkembangan Parramatta, rumah tahanan terlihat mencolok jika dibandingkan dengan Gedung Pemerintahan Lama di Taman Parramatta,” ungkap Higginbotham.

“Ini adalah untuk pertama kalinya reruntuhan rumah tahanan bisa ditampilkan ke publik, sebelumnya pernah ditemukan reruntuhan rumah tahanan lainnya di lokasi berbeda dan tidak mungkin ditampilkan ke publik, karena materi kayunya tidak bertahan,” ungkap Higginbotham, “Namun dalam kasus ini, tetap dapat dilestarikan di pusat peninggalan sejarah ini dengan kondisi materi kayu yang masih terjaga dengan baik,” ujarnya.

Philip Ruddock Heritage Center juga dilengkapi dengan dinding “walk-through” yang menampilkan sejarah Parramatta secara lebih luas, dan sebuah video yang secara menjelaskan secara kronologis dan rinci tentang penemuannya, pusat sejarah ini terbuka untuk umum setiap harinya dari pukul 10 hingga 11.30 pagi, dan 14.30 hingga 16.00 waktu setempat, dan tidak perlu pemesanan tempat, para pengunjung dapat masuk dengan nyaman dan meluangkan waktunya menjelajahi sejarah daerah Parramatta yang kaya.

Selain itu, sebagai Kampung Vertikal Parramatta, V by Crown Group setinggi 29 lantai ini memiliki 590 unit apartemen, kolam renang, gym, hotel bintang lima dan restoran modern. [rls/SA]

 

Continue Reading

Terpopuler