Connect with us

LifeStyle

Ini Tujuh Tim Terbaik #SweatDanceCover

Published

on

photo credit: 7 finalis #sweatdancecover/dok.

JAKARTA – Pocari Sweat mengumumkan tujuh finalis terpilih dari ajang #SweatDanceCover. Satu dari tujuh finalis selanjutnya akan dipilih menjadi pemenang yang mendapatkan kesempatan menjadi bintang iklan dan syuting serta liburan ke Jepang.

“Kompetisi #SweatDanceCover tahap pertama telah sukses diselenggarakan sejak tanggal 2 November-7 Desember 2018. Kesuksesan tersebut dapat dibuktikan melalui ribuan submission video yang di posting ke Instagram hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan,” ujar Ricky Suhendar selaku Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Kegiatan tersebut, lanjutnya mengusung strategico-creation marketing ini telah menghasilkan kolaborasi yang baik antara brand dan konsumen dibuktikan dari antusiasme masyarakat.

Dia mengatakan, di tahap ini POCARI SWEAT telah memilih tujuh tim terbaik dari ribuan tim yang sudah mengupload #SweatDanceCover, mereka kemudian akan masuk ke tahap selanjutnya.

“Tujuh tim tersebut antara lain: The Blessha (Jakarta), Aozora (Palembang), Cheer4Sweat (Jakarta), Good Fellaz (Jogjakarta), Igeneration (Jakarta), WestJVCrew (Bandung), dan 7Steps (Jakarta),” katanya.

Tujuh tim yang berhasil masuk sudah melewati proses penjurian ketat yang di lakukan oleh coach professional seperti Ufa Sofura (@ufasofura) dan Reza Muhammad(@aeja_official).

Berikutnya, mereka ditantang untuk membuat koreografi baru. Koreografi terpilih dari tim terbaik akan mendapatkan kesempatan menjadi bintang iklan.

“Tidak hanya ditantang untuk membuat koregrafi baru, akan tetapi melalui mekanisme kami, tujuh finalis tersebut juga harus mengumpulkan dukungan dari masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan, melalui link https://www.pocarisweat.id/sweatdancecover/#vote seluruh masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi untuk mendukung tim favorit mereka melalui voting dan menulis dukungannya di kolom komentar yang sudah tersedia mulai 11 Desember 2018–13 Januari 2019 (sebelum pukul 14:00).

Dia menuturkan, dukungan bisa dilakukan setiap hari. Bagi pemilih (voters) terpilih akan berkesempatan liburan ke Jepang bersama dengan tim favoritnya.

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh tim yang telah mewakili generasi muda Indonesia untuk berani berkeringat demi meraih mimpi mereka melalui ajang ini,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, sangat menyadari bahwa di Indonesia memiliki banyak generasi muda bertalenta, yang memerlukan wadah untuk mereka berkembang.

“Kompetisi #SweatDanceCover ini kami harapkan dapat membantu mereka meraih apa yang mereka impikan,” tutupnya. [an]

Klik untuk komentar

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LifeStyle

Usung Brand Lokal Supaya Mendunia 88rising Management Sowan Ke MenkopUKM

Published

on

EDUPUBLIK, JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM mendukung penuh penyelenggaraan event musik 88rising Head In The Clouds Music and Arts Festival Jakarta, dengan mengusung brand lokal Indonesia untuk mendunia.

Event Head In The Clouds ini sendiri diselenggarakan oleh management hiburan yang berbasis di Amerika Serikat (AS), 88rising. Nama-nama beken seperti Rich Brian, Niki Zefanya, Stephanie Poetri dan Joji ini sukses menembus pasar Hollywood lewat management 88rising.

Kali ini, Perwakilan 88rising Management di Indonesia Andi Sadha menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantornya, terkait penyelenggaraan event tersebut di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Perwakilan 88rising Management di Indonesia Andi Sadha mengatakan, event yang akan dilaksanakan pada 7 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran mendatang ini, tak hanya menampilkan musisi Asia dan seniman art terbaik, juga menjadi ajang showcase beberapa produk brand Indonesia.

“Kemenkop dan UKM dalam hal ini menjajaki adanya kesempatan brand lokal yang sesuai dengan target market anak muda, untuk memiliki platform terbaik, memamerkan produknya ke target pasar yang lebih luas,” kata Andi.

Andi mengakui, saat ini sudah ada beberapa nama brand lokal yang sangat membanggakan untuk ditampilkan dalam Heads In The Clouds, yang sudah bekerja sama dengan 88rising. “Jadi kami berharap, beberapa nama yang belum bisa kami sebut ini menjadi Pop Culture asia yang bisa dikenal,” sebut Andi.

Meski belum mau menyebut nama brand tersebut, Andi merinci, beberapa kriteria brand Indonesia yang bisa mejeng di event internasional itu. Pertama, merek tersebut harus produk lokal asli Indonesia, baik itu makanan ataupun fashion.

“Selain itu, brand ini memiliki semacam ciri khas dan nilai lebih yang cukup keren untuk dibawa. Nggak mesti yang orientasi ekspor, karena kami melihat untuk tampil di event ini dulu. Nanti mungkin akan kita pikirkan proses ekspor untuk kerja sama lainnya,” tutur Andi.

Jelang penyelenggaraannya, Andi menyebut persiapan sudah dilakukan dengan sangat optimal. Yang terpenting katanya, siapa pun yang hadir bisa menikmati acara tersebut.

Tujuannya adalah, tidak hanya menyelenggarakan event di Jakarta saja, tapi membuka kesempatan bagi orang-orang di luar Jakarta dan Indonesia untuk hadir.

“Bagaimana Head In The Clouds jadi alasan dan destinasi penonton yang datang bukan hanya dari Jakarta atau Indonesia,” pungkas Andi.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku, mendukung penuh event ini, apalagi memiliki misi membawa produk Indonesia untuk dikenal oleh masyarakat luar.

“Untuk itu saya berharap, akan banyak event luar negeri lain yang diselenggarakan di Indonesia, tetap membawa brand lokal untuk promosi,” kata Teten Masduki.

Seperti diketahui, acara Head In The Clouds Music and Arts Festival akan diramaikan beberapa artis debutan 88rising yang mengisi acara di antaranya adalah Rich Brian, Joji, Niki, Higher Brothers dan August 08. Sebelumnya Head In The Clouds sukses diselenggarakan di Los Angeles State Historic Park pada Agustus lalu dengan pengunjung lebih dari 20 ribu orang.

penulis: azwar

Continue Reading

Edu Citizen

[SEDANG NAIK DAUN] Skuter Listrik Sewaan Dilarang Melaju Jalan Raya

Published

on

Ilustrasi/credit: @bryanbma/via: twitter

JAKARTA – Skuter listrik sewaan tidak boleh melalui jalan raya di DKI Jakarta baik jalur untuk sepeda maupun jalur kendaraan pribadi.

“Operator wajib beroperasi hanya di kawasan khusus atau tertentu, setelah mendapatkan izin dari pengelola kawasan. Selanjutnya untuk operasional di jalan raya itu tidak diperbolehkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Kawasan FX Sudirman, Jumat (22/11).

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Direktorat  Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah berkoordinasi terkait ketentuan tersebut.

Hal itu untuk menanggapi maraknya pengguna skuter listrik sewaan secara khusus milik GrabWheels yang menggunakan badan jalan.

Jika ditemukan pengguna skuter listrik milik GrabWheels di jalan raya dan di luar kawasan yang telah ditentukan maka polisi akan menindak pengguna skuter listrik itu.

“Pertama, adalah represif nonyudisial. Maksudnya, kita tegur mereka, kita suruh balik atau kembali masuk,” katanya.

Kedua, tindakan represif yudisial,  yakni ditindak tegas. “Misalnya ditilang atau sebagainya,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf.

Selain penilangan, pihaknya akan menyita unit skuter listrik sewaan yang ditemukan berkali-kali melewati kawasan yang telah ditetapkan untuk beroperasinya GrabWheels.

“Kita akan sita kendaraan (skuter) itu, kita berikan surat tilang dan proses selanjutnya kita lakukan aturan sesuai yang berlaku,” kata Yusuf.

Yusuf mengatakan, kawasan yang diperbolehkan untuk skuter sewaan di antaranya seperti area Gelora Bung Karno (GBK) dan Bandara Soekarno-Hatta.

Pelarangan skuter melintas di jalan raya hanya diberlakukan untuk skuter sewaan GrabWheels yang digunakan oleh penggunanya sebagai sarana hiburan.

Sedangkan untuk pemilik skuter pribadi yang menggunakan kendaraannya untuk mobilisasi diperbolehkan menggunakan jalur sepeda. Hingga saat ini secara khusus belum ada aturan yang mengatur pengoperasian skuter listrik baik di Jakarta maupun di Indonesia.

Tren penggunaan skuter listrik yang disewakan oleh GrabWheels sedang naik daun terutama bagi warga Ibu Kota Jakarta. Namun banyak pengguna melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh pihak GrabWheels.

Pelanggaran yang kerap ditemui seperti pengguna yang tidak menggunakan helm dan berboncengan serta mengoperasikan GrabWheels di jalan raya. [rzy/ant]

Continue Reading

LifeStyle

Film AIB ungkap cerita bullying di media sosial

Published

on

JAKARTA – Sutradara AIB #Cyberbully Amar Mukhi mengatakan film yang mengemas cerita dan isu film tentang bullying di media sosial, akan tayang mulai 2 Agustus 2018. Selain kampanye yang cukup masif, film ini juga memberikan promosi khusus kepada penonton film AIB.

“Program promosi ‘Buy 1 Get 1 free ticket’, ini berlangsung tidak lama terhitung empat hari di Minggu pertama film beredar secara nasional. Promosi pembelian tiket ‘separuh harga’ ini berlangsung di jaringan bioskop XXI, CGV, Cinemaxx maupun Platinum,” ujar Amar, saat acara Press Conference, di bioskop XXI, Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/7/2018).

Lebih lanjut, Dia menjelaskan beli satu tiket dapat tambahan satu tiket, mulai tanggal 2-5 Agustus 2018. Hal seperti ini bukan baru pertama kali dilakukan, beberapa film melakukan promosi penjualan tiket beli satu, dapat satu tiket gratis.

Namun, lanjutnya, penjualan ini didukung oleh pengelola aplikasi penjualan tiket, sebutlah TixID. Untuk promosi yang langsung di lakukan melalui pembelian tiket di bioskop baru dilakukan produser film AIB #Cyberbully.

“Cara pembeliannya sederhana, penonton tinggal datang ke ticket box. Setiap pembelian satu tiket akan mendapatkan satu tiket gratis. Hemat, kan?,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, rumah produksi Surya Films dan Anami Films sejak semula, meniatkan film ini juga sebagai film kampanye ‘Stop Bullying’. Rumah produksi sejak awal menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai mitra kampanye.

“Lonjakan atau laporan perundangan (bullying) yang terjadi pada anak-anak meningkat drastis,” ungkap Amar.

Selalu ada konsekuensi atas nyawa yang hilang. Karma atau balasan juga semakin cepat datangnya, bahwa yang balas dendam adalah sosok hantu atau setan, bisa saja itu metafora. Intinya, kejahatan selalu ada balasannya. Bahwa kematian berbalas kematian adalah konsekuensi dari satu perbuatan jahat.

Dia mengatakan, Film yang akan dirilis mulai 2 Agustus 2018 nanti, juga punya konsep kuat dalam menyampaikan pesan melalui cerita unik. Proses produksi yang rumit, juga konsep produksi yang menarik menjadi daya pikat film banyak menggunakan efek grafis komputer.

“Buat yang penasaran dengan cerita AIB #Cyberbully langsung saja ke bioskop dan beli tiketnya,” katanya.

“Kapan lagi bisa rame-rame nonton dengan bujet separuh, sisanya buat beli popcorn atau minuman. Nah jangan lupa juga, beli popcorn atau minuman dengan wadah bergambar film AIB #Cyberbully di bioskop XXI. Foto seheboh-hebohnya, lalu tag ke akun IG film @aibcyberbully. Boleh deh berharap dapatkan hadiah total senilai Rp.5 juta. Tuh makin untung, kan?,” tambahnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak (KPAI) Bidang Pendididikan, Retno Listyarti menjelaskan di tahun 2016 hanya puluhan aduan, namun tahun 2017 KPAI menerima ribuan pelaporan kasus-kasus bullying.

“Kami kewalahan, itu sebabnya kami dukung kampanye yang dilakukan pembuatan film AIB #Cyberbully di sekolah-sekolah yang bersama para pemain film AIB telah mengunjungi lebih dari 25 sekolah dan menemui lebih dari 11 ribu siswa di Jabotabek, Semarang, Solo, Yogya, Palembang, Medan, Makassar, Malang dan Surabaya,” ujar Retno.

Dia mengatakan, Film AIB #Cyberbully sangat pas dalam menyuarakan keprihatinan terhadap kasus-kasus bullying di media sosial.

Ada moral story, lanjutnya, yang bisa dipahami penonton film ini, diantaranya adalah sosial balasan yang bakal diterima pelaku bullying.

“Bahwa persekusi, fitnah, berita bohong, ancaman bukanlah tanpa konsekuensi. Apalagi bila bullying berujung kematian,” tandas Retno. [dade]

Continue Reading

Terpopuler